4 Hari Hilang, Bilqis di Makassar Terekam CCTV Bersama Perempuan Rambut Pirang

Rabu, 5 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seorang perempuan berambut pirang (dilingkari merah) terlihat menggandeng seorang anak kecil, diduga Balita Bilqis (4), saat terekam CCTV di Jalan Pettarani, Makassar.

Seorang perempuan berambut pirang (dilingkari merah) terlihat menggandeng seorang anak kecil, diduga Balita Bilqis (4), saat terekam CCTV di Jalan Pettarani, Makassar.

Zonafaktualnews.com – Balita bernama Bilqis (4) dilaporkan hilang saat bermain di Taman Pakui Sayang, Jalan Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, pada Minggu (2/11/2025) sekitar pukul 09.40 Wita.

Hingga Rabu (5/11/2025), pihak keluarga masih terus mencari keberadaannya.

Kejadian bermula ketika ayah Bilqis, Dwi Nur Mas (34), mengajak anaknya bermain tenis di taman tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Di samping lapangan tenis terdapat playground, sehingga Bilqis diperbolehkan bermain di sana sementara ayahnya bermain tenis.

Selama bermain, Dwi rutin memanggil Bilqis agar tetap berada di dekatnya, namun pada panggilan terakhir, anak itu tidak lagi menjawab. Saat ayahnya mencari, Bilqis sudah tidak terlihat di area taman.

Orang tua Bilqis menduga anaknya ikut bersama anak lain pada saat kejadian. Dari rekaman kamera pengawas di sekitar lokasi, Bilqis tampak digandeng oleh seorang perempuan.

BACA JUGA :  Viral, 2 Kasus Narkoba di Makassar dan Wajo Diduga “86”, Duit Bicara, Hukum Mengalah?

Kondisi ini membuat keluarga khawatir dan mencurigai kemungkinan keterlibatan sindikat penculikan.

Tante Bilqis, MamaIda Corners, melalui media sosialnya pada Rabu (5/11/2025), menuliskan Bilqis dibawa oleh seorang ibu berambut pirang bersama dua anak lainnya.

“Hari ke-4 ponakan saya belum ditemukan. Info valid terakhir ponakan saya dibawa oleh seorang ibu berambut pirang bersama dua anak lainnya. Indikasinya adalah sindikat,” tulisnya.

Mamalda Corners juga mengimbau masyarakat untuk membantunya.

“Mohon bagi teman-teman, siapapun yang melihatnya hubungi saya. Mana tau ada yang lihat di jalanan, di dalam kota maupun luar kota Makassar. Kasihan ibu bapaknya, menangis terusmi, kasian lemas, sakitmi, yah Allah,” ungkap MamaIda Corners.

BACA JUGA :  Honor Tak Cair, Petugas KPPS di Makassar Diminta Bayar Jasa Joki LPJ

Selain itu, MamaIda menyinggung pelaku langsung agar tidak menyakiti Bilqis.

Balita Bilqis (4) dilaporkan hilang saat bermain di Taman Pakui Sayang, Jalan Pettarani, Makassar, Sulawesi
Balita Bilqis (4) dilaporkan hilang saat bermain di Taman Pakui Sayang, Jalan Pettarani, Makassar, Sulawesi

“Tolong siapa pun kamu, yang ambil ponakanku, janganki sakiti ponakanku, kasih makanki kodong. Sukaki itu makan sayur sup yang ada wortelnya,” ujarnya.

Keluarga juga meminta agar informasi terkait anak mereka dapat segera disampaikan.

“Mohon infota jikalau liat anak ini mohon inbox, atau WA saya atau telepon di 0821-5393-8842,” tulis MamaIda Corners.

Menurut informasi keluarga, pada Minggu pagi, 2 November 2025, Dwi membawa Bilqis ke Taman Pakui Pettarani untuk bermain tenis.

Anak itu bermain di playground di samping lapangan, sementara ayahnya bermain di lapangan.

BACA JUGA :  Ngeri, Anak di Makassar Tebas Ibu Kandung dengan Parang

Selama beberapa menit, ayahnya rutin memanggil, dan Bilqis menjawab. Namun, sekitar pukul 09.40–10.00 Wita, panggilan terakhir tidak dijawab dan Bilqis hilang dari pandangan.

Warga sekitar lokasi, terutama dari Jalan Pelita Makassar, ikut mencari keberadaan Bilqis, namun hingga kini belum membuahkan hasil.

Keluarga berharap masyarakat yang melihat anak ini di jalanan atau di luar kota Makassar segera menghubungi mereka.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kepolisian Makassar masih melakukan pencarian intensif untuk menemukan Bilqis dan memastikan keselamatannya.

Keluarga terus berharap anaknya dapat segera ditemukan dalam kondisi selamat.

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Internet Sering “Sekarat”, Pelanggan MyRepublic di Makassar Muak Layanan Lemot
Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti
Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan
3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas
Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba
Wali Kota Makassar Ditampar Balik Soal Wartawan Abal-abal, Jangan Alihkan Isu KPK
Nyaris Tabrak Petugas Dishub di Makassar, Pengendara Pajero Ngaku Keluarga Aparat
Kenalan Lewat Medsos, Gadis ABG di Polman Diperkosa dan Dijual ke Pria Lain

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:06 WITA

Internet Sering “Sekarat”, Pelanggan MyRepublic di Makassar Muak Layanan Lemot

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:27 WITA

Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:55 WITA

Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:19 WITA

3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WITA

Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba

Berita Terbaru