Zonafaktualnews.com – Tim Opsnal Polsek Makassar berhasil mengamankan seorang remaja berinisial MA (17) yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan brutal terhadap bocah berusia 13 tahun, Hilal.
Pelaku diringkus di kawasan Jalan Abu Bakar Lambogo (Ablam), Makassar, saat mencoba kabur dari kejaran petugas.
Insiden berdarah ini bermula ketika sekelompok geng motor melintas di lokasi kejadian.
MA diduga sebagai salah satu eksekutor yang menebas korban menggunakan senjata tajam jenis parang.
“Pelaku dikejar, didapat lalu dipotong di jalan. Setelah diperiksa ternyata dia salah satu pelaku yang ikut serta saat kejadian,” ungkap Panit Opsnal Polsek Makassar, Aiptu Abdul Rais, Minggu (10/5/2026).
Pihak kepolisian saat ini tengah melakukan pengembangan untuk memburu anggota geng motor lainnya yang masih berkeliaran.
MA sendiri telah diserahkan ke unit Jatanras untuk proses hukum lebih lanjut.
“Di Ablam juga (diduga ikut dalam penyerangan) dia dikembangkan, dibawa ke kantor lalu diserahkan ke Jatanras,” tambah Abdul Rais.
Berdasarkan penyelidikan awal, aksi kekerasan ini dilakukan secara membabi buta. Antara kelompok pelaku dan korban diketahui tidak memiliki permasalahan pribadi maupun dendam sebelumnya.
“Tidak ada masalah. Tiba-tiba pelaku muncul sekitar 20 motor langsung menyerang,” bebernya.
Akibat serangan mendadak tersebut, Hilal menderita luka serius di area punggung. Karena kondisi luka yang cukup dalam, korban harus dilarikan ke rumah sakit untuk penanganan medis intensif.
“Korban usia 13 tahun mengalami luka tebasan di bagian belakangnya. Dibawa ke RSUD Daya karena sebelumnya di RS Pelamonia tidak bisa ditangani sehingga dirujuk,” jelas Abdul Rais.
Keluarga korban menceritakan bahwa peristiwa itu terjadi sekitar pukul 01.00 WITA. Saat itu, korban hanya sedang bersantai bersama rekan-rekannya di pinggir jalan sebelum gerombolan motor datang menyerbu.
“Posisinya adik saya itu dia duduk-duduk di pinggir jalan bersama teman-temannya itu. Tiba-tiba ada segerombolan geng motor itu menyerang,” tutur kakak korban, Tegar Aprilio.
Tegar menambahkan, sang adik sebenarnya sempat mencoba lari menyelamatkan diri. Namun, nasib malang menimpanya saat ia tersandung dan terjatuh, yang kemudian dimanfaatkan pelaku untuk melancarkan aksinya.
“Dan ini nda (tidak) tahu adikku kenapa, jatuh mungkin itu na langsung mi ditebas-tebas (menggunakan parang),” tutupnya sedih.
Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok





















