Bikin Resah, Komisi XII Minta Bahlil Cabut Aturan Larangan Pengecer LPG 3 Kg

Senin, 3 Februari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana dalam Rapat Komisi IXX DPR RI (Ist)

Suasana dalam Rapat Komisi IXX DPR RI (Ist)

Zonafaktualnews.com – Polemik seputar kelangkaan LPG 3 kilogram (Kg) semakin memanas setelah pemerintah memberlakukan larangan bagi pedagang pengecer untuk menjual gas bersubsidi tersebut.

Kebijakan ini dinilai menjadi pemicu utama kelangkaan yang terjadi di berbagai daerah dan menciptakan keresahan di kalangan masyarakat.

Anggota Komisi XII DPR RI, Zulfikar Hamonangan, menyuarakan kritik tajam terhadap kebijakan ini.

Zulfikar menilai bahwa keputusan tersebut berdampak langsung pada terhambatnya distribusi LPG 3 Kg, sehingga memicu panic buying di berbagai wilayah.

“Saat ini terjadi kegaduhan di masyarakat akibat kelangkaan gas 3 kilogram. Saya minta dalam rapat ini, cabut segera kebijakan tersebut dan sampaikan kepada Pertamina untuk menunda pelaksanaannya,” tegas Zulfikar dalam rapat kerja bersama Menteri ESDM Bahlil Lahadalia di Gedung Nusantara I, Komplek DPR RI, Senayan, Senin (3/2/2025).

BACA JUGA :  Tambang Ilegal di Kutai Barat Menggila, Adian Napitupulu Serukan Aksi Tegas Bahlil

Legislator dari Fraksi Demokrat ini mengingatkan pemerintah untuk tidak gegabah dalam mengambil keputusan yang berdampak luas.

Menurutnya, pengecer memiliki peran vital dalam memastikan ketersediaan gas bagi masyarakat kecil.

“Cabut dulu, Pak Menteri. Situasi di lapangan sudah gaduh. Pengecer harus tetap diizinkan beroperasi untuk menjaga ketersediaan gas di masyarakat,” tegas Zulfikar.

BACA JUGA :  KPK Bongkar Awal Dugaan Korupsi Tambang di Kawasan Geopark Raja Ampat

Komisi XII DPR RI berharap pemerintah segera melakukan evaluasi terhadap kebijakan tersebut. Langkah ini penting untuk memastikan distribusi energi tetap lancar dan kebutuhan masyarakat kecil terpenuhi tanpa hambatan

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Kasus BUMDes di Takalar “Impoten”, Inspektorat dan Kejari Kehilangan Taring
Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo
Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba
Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?

Berita Terkait

Jumat, 1 Mei 2026 - 01:19 WITA

Kasus BUMDes di Takalar “Impoten”, Inspektorat dan Kejari Kehilangan Taring

Kamis, 30 April 2026 - 13:52 WITA

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 - 12:49 WITA

Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Berita Terbaru