Audit Bertahun-tahun Hasil Nol, Bau Busuk Korupsi BUMDes di Takalar Makin Menyengat

Rabu, 9 April 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi - Praktik korupsi dana BUMDes di Takalar

Foto ilustrasi - Praktik korupsi dana BUMDes di Takalar

Zonafaktualnews.com – Dugaan korupsi dana Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) sebesar Rp14 miliar di Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan, kian menebar bau busuk.

Alih-alih ditangani serius, kasus ini justru tenggelam dalam audit bertahun-tahun yang tak pernah jelas ujungnya.

Audit investigatif yang dilakukan sejak 2021 oleh Inspektorat Takalar melibatkan 10 tim dan berlangsung selama lima bulan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ironisnya, hingga kini hasilnya tak pernah diserahkan ke Kejari Takalar, bahkan tidak satu pun pihak yang dimintai pertanggungjawaban secara hukum.

Kondisi tersebut menuai sorotan tajam dari Lembaga Pemantau Kinerja Aparatur Negara (Pemantik), yang menilai proses ini sebagai bentuk pembiaran sistematis.

BACA JUGA :  Kades di Langgikima Dilaporkan Korupsi dan Penggunaan Ijazah Palsu

“Negara sudah keluarkan ratusan juta rupiah untuk audit investigatif, tapi hasilnya nol besar. Kami muak. Ini jelas permainan yang sudah lewat batas,” ujar Ketua DPC Pemantik Takalar, Dg. Guling, dalam pernyataan resminya, Rabu (9/4/2025).

Menurut Pemantik, audit lanjutan tahun 2024–2025 juga tak menunjukkan hasil. Dana desa yang semestinya menyejahterakan rakyat justru diduga dijadikan ladang korupsi tanpa satupun tindakan hukum yang jelas.

“Kalau memang ada temuan, kenapa diam? Kalau tidak ada, ke mana anggaran audit itu mengalir? Ini bukan sekadar kelalaian, tapi dugaan pembungkaman,” lanjut Guling.

BACA JUGA :  Kasus Proyek UMKM Galesong Mangkrak, Kejari Takalar Dituding ‘Parkir’ Dana Rakyat

Sebanyak 76 desa di sembilan kecamatan disebut terlibat dalam skandal ini, namun hingga kini, tak satu pun kepala desa atau pengelola BUMDes yang diproses hukum.

Situasi ini memperkuat dugaan bahwa ada unsur perlindungan terhadap pihak-pihak tertentu.

Pemantik mendesak Kejati Sulsel untuk turun tangan dan mengambil alih penanganan perkara dari Kejari Takalar, yang dinilai pasif dan tidak profesional.

Dalam perspektif hukum, Inspektorat sebagai Aparat Pengawas Internal Pemerintah (APIP) seharusnya tidak hanya melakukan audit, tetapi juga memberikan rekomendasi administratif dan mendorong pengembalian kerugian negara.

BACA JUGA :  Diduga Ada Penyimpangan, Dana BUMDes Laikang Rp 500 Juta Hilang

Sementara Kejaksaan sebagai Aparat Penegak Hukum (APH) memiliki mandat untuk menindaklanjuti temuan audit melalui penyelidikan dan penuntutan, sesuai amanat UU No. 31 Tahun 1999 jo. UU No. 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

“Kalau ini terus dibiarkan, korupsi dana desa akan dianggap hal biasa. Rakyat jadi korban, aparat justru diam membisu. Saatnya Kejati Sulsel bersihkan bau busuk ini sampai ke akarnya,” tutup Guling.

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa
Menumpas Jin Penunggu Celana Dalam Janda
Polda Sulsel Pastikan Belum Ada Penahanan Basri Kajang Soal Korupsi Seragam
Suami di Sinjai Pergoki Istri Selingkuh, Drama Ranjang Berakhir Saling Lapor
KONAMI Sulsel Desak DPRD Makassar Usut Dugaan Gelar Akademik Legislator
Menikmati Desahan Istri Tetangga
Arena Judi Sabung Ayam di Maros Disikat Polisi, Oknum Satpol PP Ikut Diangkut
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:30 WITA

Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:25 WITA

Menumpas Jin Penunggu Celana Dalam Janda

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:09 WITA

Polda Sulsel Pastikan Belum Ada Penahanan Basri Kajang Soal Korupsi Seragam

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:25 WITA

Suami di Sinjai Pergoki Istri Selingkuh, Drama Ranjang Berakhir Saling Lapor

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:28 WITA

KONAMI Sulsel Desak DPRD Makassar Usut Dugaan Gelar Akademik Legislator

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Menumpas Jin Penunggu Celana Dalam Janda

Jumat, 17 Jul 2026 - 00:25 WITA