Ojol di Pontianak Babak Belur, Oknum TNI Akui Salah: “Saya Menyesal”

Minggu, 21 September 2025 - 19:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto kolase – Pengemudi ojek online (ojol) teguh dan oknum anggota TNI berinisial FA

Foto kolase – Pengemudi ojek online (ojol) teguh dan oknum anggota TNI berinisial FA

Zonafaktualnews.com – Oknum anggota TNI berinisial FA akhirnya muncul dan mengakui kesalahannya usai menganiaya seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Teguh di Jalan Seruni, Kecamatan Pontianak Timur, Sabtu (20/9/2025).

Akibat sikutan keras FA, korban mengalami patah hidung dan lebam di wajah hingga harus dirawat di RS Bhayangkara Pontianak.

Dalam forum mediasi yang difasilitasi Polisi Militer Kodam XII/Tanjungpura, FA menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada korban dan keluarganya.

Dengan suara bergetar, ia menyesali tindakannya dan berjanji menanggung seluruh biaya pengobatan.

“Saya minta maaf yang sedalam-dalamnya kepada korban dan keluarga korban. Saya benar-benar menyesal dan siap bertanggung jawab untuk biaya pengobatan sampai sembuh,” ucap FA.

Wakapendam XII/Tanjungpura Letkol Inf Agung W. Palupi membenarkan adanya pertemuan antara pelaku, korban, dan keluarga korban.

Agung menegaskan, meski sudah ada permintaan maaf, proses hukum terhadap FA tetap berjalan.

“Dalam mediasi ini, pelaku kami hadirkan langsung. Tapi proses hukum tidak berhenti, sanksi masih menunggu hasil pemeriksaan lebih lanjut, baik internal maupun jalur hukum yang berlaku,” jelas Agung.

BACA JUGA :  Fenny Frans Nangis dan Minta Maaf di Podcast dr. Richard, dr. Oky: Jangan ke Saya

Keluarga korban maupun komunitas ojol menegaskan bahwa permintaan maaf tidak menghapus tuntutan hukum. Mereka mendesak agar FA dijatuhi hukuman setimpal.

“Kami menolak penyelesaian damai. Kasus ini harus transparan dan pelaku dihukum sesuai perbuatannya,” tegas Ahmad Budi, perwakilan komunitas ojol Pontianak.

Suasana mediasi sempat tegang, lantaran keluarga korban menolak bila kasus ini hanya selesai dengan maaf dan ganti biaya pengobatan.

BACA JUGA :  Dari Adu Mulut di Aplikasi Berujung Ojol Geruduk Rumah kos

Mereka menekankan bahwa kasus penganiayaan ini harus menjadi pelajaran agar kejadian serupa tidak terulang lagi.

Hingga kini, Teguh masih menjalani perawatan medis, sementara FA tetap dalam pemeriksaan di Markas Pomdam XII/Tanjungpura.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Lomba Paling Heboh “Menangkap Janda”, Dg Jaka Sial Dapat Batangan
Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid
269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim
Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10
Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025
Anak Jahanam di Kuningan Bunuh Ibu Kandung hanya karena Dibangunkan Salat
Rugikan Negara Rp223,6 Miliar, KPK Jebloskan 4 Tersangka Iklan Bank BJB
Asyik Berdua Saat Suami Kerja, Istri di Bone dan Selingkuhan Digerebek Warga

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:14 WITA

Lomba Paling Heboh “Menangkap Janda”, Dg Jaka Sial Dapat Batangan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:14 WITA

Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:32 WITA

269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:12 WITA

Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:31 WITA