Pegiat Media Sosial Pertanyakan Penghapusan Video Anggota DPRD Gowa yang Viral

Senin, 16 Maret 2026 - 22:03 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Pegiat Media Sosial Pertanyakan Penghapusan Video Anggota DPRD Gowa yang Viral

Ilustrasi tampilan notifikasi di aplikasi TikTok yang menunjukkan sebuah video telah dihapus atau tidak lagi tersedia, setelah sebelumnya sempat viral dan ramai diperbincangkan di media sosial

Zonafaktualnews.com – Polemik terkait video yang sempat beredar di media sosial dan dikaitkan dengan aktivitas sejumlah anggota DPRD Kabupaten Gowa saat kunjungan kerja di Yogyakarta masih terus menjadi perhatian publik.

Pegiat media sosial yang dikenal dengan sapaan Om Joni mempertanyakan hilangnya video tersebut dari media sosial, padahal sebelumnya sempat viral dan ramai diperbincangkan warganet.

Menurut Om Joni, penghapusan video tersebut justru menimbulkan tanda tanya baru di tengah masyarakat yang ingin mengetahui secara jelas apa yang sebenarnya terjadi dalam rekaman yang beredar.

BACA JUGA :  Tak Bisa Diakses Lagi, Komdigi Takedown Video Amien Rais soal ‘Skandal Istana’

“Kalau memang video itu pernah beredar dan sempat viral, publik tentu ingin melihat langsung isi rekamannya. Sekarang justru sudah tidak ada lagi, sehingga orang bertanya-tanya kenapa dihapus,” ujar Om Joni dalam keterangannya, Senin (16/3/2026).

Joni menilai, keberadaan video tersebut sebelumnya menjadi bahan diskusi di media sosial karena memperlihatkan momen yang kemudian dikaitkan dengan aktivitas sejumlah anggota DPRD Gowa saat berada di Yogyakarta.

Karena itu, menurutnya, transparansi sangat penting agar polemik yang berkembang di ruang publik tidak semakin memicu spekulasi.

BACA JUGA :  Pria Maros yang Ancam Bakar Makassar Ternyata Pengidap ODGJ

Om Joni juga menyinggung kondisi masyarakat Kabupaten Gowa pada waktu yang hampir bersamaan dengan peristiwa tersebut.

Saat itu, kata dia, wilayah Gowa sedang menghadapi cuaca ekstrem yang menyebabkan angin kencang dan banjir di sejumlah wilayah.

“Waktu itu masyarakat Gowa juga sedang menghadapi dampak cuaca ekstrem. Ada rumah warga yang rusak akibat angin kencang dan banjir di beberapa tempat, sehingga wajar jika publik cukup sensitif terhadap isu yang beredar,” katanya.

Meski demikian, ia mengingatkan agar masyarakat tidak terburu-buru menarik kesimpulan sebelum mengetahui fakta yang sebenarnya.

BACA JUGA :  Cuitan Lama Jakarta Tengil Viral, Ridwan Kamil Menyesal dan Minta Maaf

Menurutnya, polemik ini sebaiknya disikapi secara terbuka dengan memberikan klarifikasi yang jelas kepada publik agar tidak menimbulkan kesalahpahaman yang berkepanjangan.

“Yang dibutuhkan masyarakat sebenarnya hanya kejelasan. Kalau semuanya terbuka, publik juga bisa menilai sendiri tanpa harus berspekulasi,” tutupnya.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kosmetik Merkuri Firfin Glowing hingga RD Viral Disikat, Owner NF Ditahan
Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran
Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi
Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang
PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR
Diduga Terpengaruh Tekanan, 9 Hakim MK Diadukan Terkait Kasus Gibran
Polisi Sikat Tujuh Anggota Geng Motor yang Kerap Meneror Warga di Gowa
Sindir Putusan MK, F-KRB: Gibran Ukir Sejarah Jadi Wapres Pertama Tanpa Ijazah SMA

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:08 WITA

Kosmetik Merkuri Firfin Glowing hingga RD Viral Disikat, Owner NF Ditahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 02:28 WITA

Putusan MK Buka Jalan Pemakzulan, Denny Dorong DPR Impeachment Gibran

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:13 WITA

Putusan MK Gagal Puaskan Publik, Prof Henri Sentil Polemik Ijazah Jokowi

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:34 WITA

Mahfud MD Sebut Wantimpres Lembaga Tak Berguna, Ruang Bicara Terkekang

Kamis, 8 Oktober 2026 - 12:35 WITA

PDIP Diminta Tebus Dosa Politik, Segera Eksekusi Gibran Mundur Lewat DPR

Berita Terbaru