2 Penyidik Polsek Tallo yang ‘Aniaya’ Wartawan di Makassar Dilaporkan

Kamis, 1 Februari 2024 - 04:48 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

2 Penyidik Polsek Tallo yang ‘Aniaya’ Wartawan di Makassar Dilaporkan

Tangkapan Layar video Oknum Penyidik Polsek Tallo Makassar

Zonafaktualnews.com – Dua penyidik Polsek Tallo resmi dilaporkan di Polrestabes Makassar.

Keduanya diadukan dengan No: LP/B/171/1/2024/SPKT/Polrestabes Makassar/Polda Sulsel, tanggal 31 Januari 2024.

Oknum kedua penyidik Polsek Tallo Makassar itu masing-masing berinisial DD dan ND

DD dan ND diduga telah melakukan kekerasan dan intimidasi kepada wartawan online di Makassar.

Video kekerasan disertai penyerangan dan intimidasi itu viral di paltfrom media sosial, Kamis (1/2/2024).

Dalam video yang beredar, tampak penyidik tersebut naik pitam dan membentak, ia juga mempersilakan melapor bila merasa dirugikan.

“Silakan anda melapor kalau anda merasa dirugikan,” kata penyidik dalam video viral tersebut.

Penyidik yang tengah naik pitam itu tetiba mengarah kepada kamera wartawan online dengan ‘memaksa’ untuk tidak menfoto.

BACA JUGA :  Modus Bos Coto Makassar Ajak ABG Difabel Lihat Porno Lalu Diembat

Wartawan yang dihampiri tersebut mengatakan, “silakan kita pukul’ka,” katanya, sembari penyidik tersebut ‘memaksa’ dan ‘menganiaya’ wartawan media online.

Dibelakangan diketahui, wartawan yang menjadi korban kekerasan dan intimidasi tersebut bernama Yusuf (Uchu) yang bernaung di salah satu media kumbanews.com

Kepada media, Uchu sapaan akrabnya mengatakan telah menjadi korban kekerasan dari penyidik Polsek Tallo Makassar.

Uchu menceritakan, berawal teman korban bernama Fitri Annur mempunyai permasalahan di Polsek Tallo.

Sehingga korban ke Polsek Tallo berniat menemani adik letting sekampusnya.

Saat hendak berbicara kerugian pada mediasi itu, oknum penyidik ND membentak korban.

Tersinggung ulah pelaku, korban berinisiatif menelpon Kapolsek Tallo dan berniat melaporkan hal itu.

Korban akhirnya turun ke lantai satu dan saat ingin kembali naik, pada saat itu korban ditemani oleh pelaku lainnya berinisial DD.

BACA JUGA :  Karier Hukum Tamat di Tangan Ayam, Oknum Pengacara di Makassar Jadi Tersangka

Saat tiba di lantai dua, penyidik langsung menarik kera baju korban sehingga kacamata korban terjatuh dan rusak.

Tak hanya kacamata, jam tangan korban juga ikut rusak akibat membela diri.

Lalu kedua pelaku itu menarik korban dengan keras keluar dari ruangan penyidikan lalu hingga ke depan pintu.

Kemudian saat didepan pintu itu, pelaku lalu mendorong korban hingga ke lantai bawah.

“Saya ditarik dari atas lantai dua hingga ke bawah dengan keras,” kata Uchu, Kamis (1/2/2024)

Akibat kekerasan itu, korban mengalami kesakitan pada kedua lengan dan kerugian.

Sementara itu, Kapolsek Tallo Kota Makassar AKP Ismail membantah hal itu, bahwa tidak benar bila korban dipukuli.

BACA JUGA :  Owner Citra Insani Polisikan Aktivis Anti-Korupsi, Andi Fatmasari Ditangkap

“Justru anggotanya itu kena cakaran dari korban sendiri” ujarnya.

Lanjut, kata dia, korban ini sudah beberapa kali di suruh keluar, tapi dia tidak hiraukan.

“Korban disuruh keluar, tapi tidak didengar, yang membuat penyidik marah itu, pada saat mengangkat kamera korban” jelasnya

Terkait, Standar Operasional Prosedur (SOP) Tidak begitu membentak

“Kalau membentak, iya itu melanggar, biarkan lah proses berjalan, terkait barang korban itu jatuh sendiri dan propam Polrestabes Makassar sudah turun” akunya saat dikonfirmasi di ruangannya

 

 

(Oda)

Berita Terkait

Pembacok Pedagang Percut Sei Tuan Ingkar Janji, Polisi Didesak Bertindak
Anak Pejabat Legislatif di Bone Tak Berkutik Dicokok Polisi Usai Nikmati Sabu
Jejak WNI di Luar Negeri Didalami Polisi Terkait Kasus Dolar Singapura Rp4,7 Miliar
Setahun Buron, Pemuda di Bantaeng yang Ancam Polisi Pakai Badik Dicokok
Polisi Tangkap Empat “Palukka” Sapi di Maros, Tiga Ternak Laku Rp24 Juta
Kayu Ilegal di Luwu Utara Digagalkan, Sopir dan Truk Diamankan Petugas
Dalih Operasional MBG, Wanita di Makassar Sikat 19 Mobil Rental Lalu Digadai
Polisi Bongkar Modus Operator SPBU Parepare “Kuras” BBM, Izin Terancam Dicabut

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 01:19 WITA

Pembacok Pedagang Percut Sei Tuan Ingkar Janji, Polisi Didesak Bertindak

Selasa, 22 September 2026 - 19:58 WITA

Anak Pejabat Legislatif di Bone Tak Berkutik Dicokok Polisi Usai Nikmati Sabu

Senin, 21 September 2026 - 19:15 WITA

Jejak WNI di Luar Negeri Didalami Polisi Terkait Kasus Dolar Singapura Rp4,7 Miliar

Senin, 21 September 2026 - 01:26 WITA

Setahun Buron, Pemuda di Bantaeng yang Ancam Polisi Pakai Badik Dicokok

Minggu, 20 September 2026 - 01:54 WITA

Polisi Tangkap Empat “Palukka” Sapi di Maros, Tiga Ternak Laku Rp24 Juta

Berita Terbaru