Viral, Pamflet Kompensasi Listrik Gratis Berseliweran di Medsos Makassar

Jumat, 10 November 2023 - 06:48 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Viral, Pamflet Kompensasi Listrik Gratis Berseliweran di Medsos Makassar

Viral, Pamflet Kompensasi Listrik Gratis Berseliweran di Medsos Makassar

Zonafaktualnews.com – Pamflet kompensasi pembayaran listrik gratis bersiliweran di media sosial Makassar dan viral.

Pamflet kompensasi pembayaran listrik gratis ini juga tersebar di grup-grup WhatsApp, Jumat (10/11/2023)

Dalam pamflet yang tersebar itu tercantum logo PLN, BUMN, dan ASEAN Indonesia.

Adapun nasarasi isi pamflet kompensasi pembayaran listrik itu tertulis:

Pelanggan yang Terhormat

Kami mohon maaf dalam beberapa bulan ini sering terjadi pemadam bergilir di berbagai wilayah Sulselbar dan Makassar.

Kami terus berupaya untuk mengatasi persoalan tersebut. Oleh sebab itu, Kami memberikan kompensasi gratis pembayaran listrik selama 2 bulan untuk pengguna daya 450-900 Watt, dan 1 bulan untuk pengguna daya di atas 900 watt.

Terima kasih atas perhatian para pelanggan untuk selalu membayar listriknya tepat waktu. Kompensasi ini berlaku di bulan November-Desember 2023. Demikian informasi ini untuk tidak dipercayai.

Dari pamflet tersebut, sejumlah netizen di grup WhatsApp tertipu beberapa netizen lainnya meminta untuk membaca baik-baik.

BACA JUGA :  Pemadaman Bergilir Berpotensi Kebakaran, Danny Minta PLN Bertanggung Jawab

“Baca baik-baik, di bagian terakhir ada tertulis : Demikian informasi ini untuk tidak dipercayai,” ujar salah satu netizen mengomentari.

Terpisah, Manager Komunikasi dan TJSL PLN UID Sulselrabar, Ahmad Amirul Syarif yang dikonfirmasi media ini mengatakan bahwa PLN tidak pernah mengeluarkan statement seperti itu.

“Izin bukan PLN yang mengeluarkan statement ini, gambar ini menyalagunakan logo korporat PLN,” ujar Ahmad Amiirul Syarif.

Kendati begitu, Ahmad Amiirul Syarif mengatakan bahwa PT PLN (Persero) terus berupaya memberikan pelayanan terbaik dengan menjaga pasokan listrik secara kontinyu di sistem Sulbagsel yang terganggu akibat fenomena El nino.

BACA JUGA :  PLN Makassar Utara Tak Berprikemanusiaan Cabut Listrik Pedagang Es Krim Tanpa Kompromi

Musim kering yang berkepanjangan tersebut telah berdampak terhadap keterbatasan kemampuan Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) yang memegang 33 persen dari total pasokan listrik sistem Sulbagsel.

Sehubungan dengan informasi grafis “Kompensasi Pembayaran Listrik” yang beredar di WAG dan media sosial terkait kompensasi pembayaran listrik gratis dengan ini ditegaskan hal tersebut tidak valid.

“Terkait kompensasi manajemen beban akibat kondisi kelistrikan saat ini, PLN memastikan akan menindaklanjuti sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.” ujarnya

Seperti diketahui, sistem Kelistrikan Sulbagsel terhubung mulai dari Sulawesi Selatan daratan, Sulawesi Barat, Palu, Poso (Sulawesi Tengah) dan Sulawesi Tenggara daratan tersebut sangat bergantung terhadap debit air PLTA.

Tercatat musim kering yang berkepanjangan telah berdampak terhadap berkurangnya debit air sehingga menyebabkan kemampuan PLTA turun sekitar 75 persen dari 850 Megawatt (MW) menjadi hanya 200 MW.

BACA JUGA :  Durasi Pemadaman Listrik di Makassar Naik 6-7 Jam, PLN Minta Maaf

Untuk memperkuat sistem kelistrikan, PLN memastikan akan berupaya semaksimal mungkin mulai dari Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) di daerah aliran sungai PLTA, relokasi tambahan pembangkit dan menerjunkan ahli di bidang pembangkitan dalam membantu percepatan pemulihan sistem kelistrikan.

PLN sangat mengapresiasi dukungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Barat, Pemerintah Kota/Kabupaten di seluruh Sulselrabar.

Selanjutnya, TNI-Polri, serta seluruh stakeholder yang sudah membantu PLN dalam melaksanakan berbagai upaya strategis dalam menjaga keandalan pasokan listrik

 

 

(Id Amor)

Berita Terkait

Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf
Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Kejati Sulsel Diduga Kangkangi SE JamPIDUM, Suradi Siapkan Aduan ke Jamwas
Tak Jelas Usut Dugaan Korupsi KONI Rp15 M, Kejari Makassar Diseret ke Jamwas
GRH Sulsel Minta Polri Jangan Cuma Tangkap Kurir, Sikat dan Miskinkan Bandar Sabu
Kecam Pungutan Listrik SDN Mangkura 1, GMMPH Desak Kepsek Dicopot
GRH Sulsel Tantang Prabowo-Gibran Bertanggung Jawab atas 21 Inpres Perampasan DPR