Viral di TikTok, Kepala BNPB Ungkap Fakta di Balik Video “Penjarahan” Sibolga

Senin, 1 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video warga Sibolga saat mengambil bahan makanan dari sebuah minimarket yang sempat viral di media sosial.

Tangkapan layar video warga Sibolga saat mengambil bahan makanan dari sebuah minimarket yang sempat viral di media sosial.

Zonafaktualnews.com – Video warga Sibolga yang tampak mengambil barang dari sebuah minimarket mendadak ramai di TikTok dan memicu berbagai tudingan penjarahan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memberikan penjelasan resmi dalam konferensi pers bersama Menko PMK, Minggu (30/11/2025).

Suharyanto menegaskan bahwa apa yang terlihat dalam video tersebut bukan tindakan penjarahan, melainkan warga yang mengambil bahan makanan karena situasi darurat di wilayah terdampak bencana.

Suharyanto mengatakan personel BNPB di lapangan telah mengecek langsung kondisi lokasi kejadian.

“Kami sudah cek ke personel kami yang bisa masuk ke sana. Mereka mengambil bahan makanan, bukan menjarah, tidak ada yang memecahkan kaca atau merusak,” jelasnya.

Menurutnya, warga bertindak demikian karena khawatir pasokan makanan makin menipis setelah jalur logistik terputus akibat bencana yang melanda beberapa hari terakhir.

BACA JUGA :  Konten Panas Yanti TKW Taiwan Trending di Google

“Mungkin mereka takut karena akses tertutup dan bahan makanan terbatas, sehingga muncul video yang viral itu,” tambahnya.

Suharyanto juga mengakui bahwa penanganan bencana di Sibolga menuai kritik dari sebagian masyarakat.

Unggahan terkait insiden tersebut di TikTok bahkan dipenuhi komentar negatif yang menyudutkan BNPB.

“Kalau bapak-ibu buka TikTok, ada video saya bicara soal penjarahan. Yang menghujat bisa 10 ribu, 5 ribu. Itu semua jadi masukan bagi kami,” ujarnya.

BACA JUGA :  Jilbab Tak Berakhlak, Konten Jilat Es Krim Oklin Fia Dilaknat Netizen

Meski banyak menerima hujatan, Suharyanto menegaskan bahwa dukungan publik tetap lebih besar.

Suharyanto memastikan BNPB terus bekerja menangani situasi dan evaluasi tetap dilakukan agar distribusi bantuan serta penanganan warga terdampak berjalan lebih optimal.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Internet Sering “Sekarat”, Pelanggan MyRepublic di Makassar Muak Layanan Lemot
Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti
Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan
3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas
Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba
Wali Kota Makassar Ditampar Balik Soal Wartawan Abal-abal, Jangan Alihkan Isu KPK
Nyaris Tabrak Petugas Dishub di Makassar, Pengendara Pajero Ngaku Keluarga Aparat
Kenalan Lewat Medsos, Gadis ABG di Polman Diperkosa dan Dijual ke Pria Lain

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 03:06 WITA

Internet Sering “Sekarat”, Pelanggan MyRepublic di Makassar Muak Layanan Lemot

Sabtu, 6 Juni 2026 - 02:27 WITA

Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti

Sabtu, 6 Juni 2026 - 01:55 WITA

Gudang Obat Overload, Dugaan Korupsi Pengadaan RSUD Syekh Yusuf Dilaporkan

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:19 WITA

3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WITA

Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba

Berita Terbaru