Tambang Nikel di Pulau Gag Raja Ampat Dihentikan Sementara

Sabtu, 7 Juni 2025 - 01:19 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: AFP/HANDOUT

Foto: AFP/HANDOUT

Zonafaktualnews.com – Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengambil keputusan untuk menangguhkan sementara aktivitas penambangan nikel yang dijalankan PT GAG Nikel di Pulau Gag, Raja Ampat, Papua Barat Daya.

Menanggapi hal ini, Plt Presiden Direktur PT GAG Nikel, Arya Arditya, menyatakan perusahaan sepenuhnya menghormati keputusan tersebut sembari menunggu proses verifikasi lapangan selesai.

Arya menegaskan bahwa PT GAG Nikel selalu menjunjung tinggi transparansi serta kepatuhan terhadap peraturan pemerintah, terutama terkait perlindungan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Perusahaan juga memastikan seluruh izin operasional sudah lengkap dan kegiatan penambangan dijalankan dengan prinsip Good Mining Practices.

BACA JUGA :  Menteri ESDM Didesak Perjuangkan Saham Negara di PT. Vale Indonesia

“Kami siap memberikan seluruh dokumen pendukung yang diperlukan kepada Kementerian ESDM selama proses konfirmasi berlangsung,” jelas Arya dalam pernyataannya, Kamis (5/6/2025).

Lebih lanjut, Arya menegaskan lokasi operasional PT GAG Nikel berada di luar kawasan konservasi maupun Geopark UNESCO, sesuai dengan tata ruang wilayah Raja Ampat.

Koordinasi intensif juga dilakukan dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan untuk pengawasan dan pemantauan aktivitas tambang.

Sejak memperoleh izin operasi pada 2017 dan mulai berproduksi tahun 2018, PT GAG Nikel telah melaksanakan berbagai program berkelanjutan, antara lain:

  • Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai (DAS): Melakukan pemulihan seluas 666,6 hektare sejak 2018, dengan 231,1 hektare tanaman yang berhasil tumbuh dan diserahterimakan, serta area lain yang masih dalam proses pemantauan dan perawatan.
  • Reklamasi Lahan Tambang: Menangani reklamasi seluas 136,72 hektare dengan penanaman lebih dari 350.000 pohon, termasuk 70.000 pohon endemik lokal guna mempercepat pemulihan ekosistem.
  • Konservasi Terumbu Karang: Melaksanakan transplantasi terumbu karang seluas 1.000 meter persegi di pesisir Raja Ampat, dengan monitoring rutin oleh tim internal serta pengawasan bersama Politeknik Kelautan dan Perikanan Sorong.
  • Pemantauan Kualitas Lingkungan: Data sepanjang 2024 menunjukkan bahwa tingkat polutan udara (SO₂, NO₂, PM₁₀, PM₂.₅) tetap jauh di bawah ambang batas, kualitas air limbah stabil, dan tingkat kebisingan terkontrol.
BACA JUGA :  YARA Desak Pemerintah Pusat Tindaklanjuti Permintaan Pengelolaan Migas di Aceh

“Keberadaan PT GAG Nikel membuktikan bahwa kegiatan tambang bisa berjalan seiring dengan pelestarian lingkungan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat lokal, dengan tetap memegang prinsip tanggung jawab,” tutup Arya.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Lomba Paling Heboh “Menangkap Janda”, Dg Jaka Sial Dapat Batangan
Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid
269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim
Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10
Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025
Anak Jahanam di Kuningan Bunuh Ibu Kandung hanya karena Dibangunkan Salat
Rugikan Negara Rp223,6 Miliar, KPK Jebloskan 4 Tersangka Iklan Bank BJB
Asyik Berdua Saat Suami Kerja, Istri di Bone dan Selingkuhan Digerebek Warga

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:14 WITA

Lomba Paling Heboh “Menangkap Janda”, Dg Jaka Sial Dapat Batangan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:14 WITA

Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:32 WITA

269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:12 WITA

Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:31 WITA