Tak Terima Mantan Nikah Lagi, Pria di Pacitan Bantai Satu Keluarga, 1 Tewas 4 Luka

Senin, 22 September 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Ilustrasi – Garis polisi

Foto Ilustrasi – Garis polisi

Zonafaktualnews.com – Tragedi berdarah mengguncang Desa Temon, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur.

Seorang pria tega membantai keluarga mantan istrinya sendiri, Sabtu (20/9/2025) malam.

Diduga motifnya karena tidak terima sang mantan istri akan menikah lagi dengan pria lain.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam amukan itu, sang mertua bernama Timi tewas di lokasi dengan luka bacok di bagian leher.

BACA JUGA :  Potongan Tubuh Korban Mutilasi di Ngawi Ditemukan di Dua Kota

Sementara empat korban lain, yakni Miswati (mantan istri pelaku), Miskun (mertua), Eky (ipar), dan Arga (keponakan), mengalami luka serius dan kini menjalani perawatan intensif di RSUD dr Darsono Pacitan.

Menurut keterangan warga, pelaku mendatangi rumah keluarga mantan istri sekitar pukul 19.00 WIB.

Awalnya terjadi cekcok mulut, namun pelaku kemudian mengamuk menggunakan senjata tajam dan menyerang semua orang yang ada di dalam rumah.

BACA JUGA :  Lama Tak Disentuh "Burung", Janda Satu Anak Perkosa Brondong

Kepala Desa Temon, Jamiatin, membenarkan kejadian tersebut.

“Empat korban luka masih dalam perawatan intensif, sementara pelaku masih dalam pencarian polisi,” ujarnya, Minggu (21/9/2025).

Hingga kini, polisi masih memburu pelaku yang melarikan diri usai melakukan aksinya.

Motif pasti pembantaian ini masih didalami, namun dugaan kuat dipicu oleh kecemburuan.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

BACA JUGA :  Sadis! Satu Keluarga Sahroni Dibantai di Indramayu, Mayat Dikubur dalam Rumah

Berita Terkait

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi
Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu
Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan
Ironi Perundungan Berdalih Artikulasi, LCC Bukan Tempat Menghakimi Anak Didik
Matinya Nalar di Panggung Pilar, Ketika Jawaban Benar Siswa Dihukum Minus 5
Kronologi Penemuan Mahasiswi Asal Torut Tewas di Kamar Kos Tidung Makassar
Prahara “Si Paling Artikulasi”, Juri LCC MPR RI Dihujat Usai Begal Nilai Siswa
Warga Tidung Makassar Geger, Mahasiswi Asal Torut Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:35 WITA

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:28 WITA

Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:32 WITA

Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:47 WITA

Ironi Perundungan Berdalih Artikulasi, LCC Bukan Tempat Menghakimi Anak Didik

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:40 WITA

Matinya Nalar di Panggung Pilar, Ketika Jawaban Benar Siswa Dihukum Minus 5

Berita Terbaru