Tak Terima Dinasehati, Pemuda Mabuk Aniaya Ustaz dengan Taring Babi

Senin, 7 Juli 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi – Ustaz dianiaya anak punk

Foto ilustrasi – Ustaz dianiaya anak punk

Zonafaktualnews.com – Seorang ustaz di Tasikmalaya menjadi korban penganiayaan brutal setelah menasihati seorang pemuda berpenampilan punk agar tidak mengonsumsi minuman keras.

Peristiwa itu terjadi pada Minggu (6/7/2025) di Jalan Jamanis, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat.

Korban, Samsul Romli (42), mulanya melihat pelaku, Ayi Hermawan, tengah mabuk bersama teman-temannya.

Ustaz Samsul lantas menegur mereka agar menghentikan pesta miras tersebut. Bukannya sadar, pelaku justru tersinggung dan meluapkan amarahnya.

Kapolres Tasikmalaya Kota melalui Kasat Reskrim AKP Herman Suryatman menjelaskan bahwa pelaku sempat terjatuh dalam keadaan sempoyongan.

Ustaz Samsul yang berniat menolong malah diserang secara tiba-tiba.

“Pelaku memukul korban dengan tangan kosong. Saat ditangkis, pelaku mengeluarkan taring babi dari saku celana dan memukulkannya berkali-kali ke wajah korban,” ujar AKP Herman.

BACA JUGA :  Kades di Kalteng Mabuk Miras, Tiga Warga Dianiaya dengan Sajam

Akibatnya, pelipis kiri korban mengalami luka gores. Setelah insiden itu, pelaku sempat melarikan diri, namun berhasil ditangkap polisi tak jauh dari lokasi kejadian.

“Motif pelaku karena tidak terima ditegur saat mabuk. Miras yang dikonsumsi pelaku adalah racikan sendiri dari alkohol murni,” tambah Herman.

Kini pelaku telah diamankan dan sedang menjalani proses hukum di Polres Tasikmalaya Kota. Korban sendiri menjalani perawatan jalan setelah insiden tersebut.

BACA JUGA :  Dipecat Tidak Hormat, AKBP Achiruddin Ditetapkan Tersangka

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi
Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu
Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan
Ironi Perundungan Berdalih Artikulasi, LCC Bukan Tempat Menghakimi Anak Didik
Matinya Nalar di Panggung Pilar, Ketika Jawaban Benar Siswa Dihukum Minus 5
Kronologi Penemuan Mahasiswi Asal Torut Tewas di Kamar Kos Tidung Makassar
Prahara “Si Paling Artikulasi”, Juri LCC MPR RI Dihujat Usai Begal Nilai Siswa
Warga Tidung Makassar Geger, Mahasiswi Asal Torut Ditemukan Tewas di Kamar Kos

Berita Terkait

Sabtu, 16 Mei 2026 - 01:35 WITA

Mengusik Kenyamanan Penguasa, Ini Fakta di Balik Film Dokumenter Pesta Babi

Sabtu, 16 Mei 2026 - 00:28 WITA

Mahasiswi Perantau di Makassar Disekap dan Diperkosa Modus Loker Palsu

Jumat, 15 Mei 2026 - 16:32 WITA

Fasilitas Tahanan Rumah Terdakwa Korupsi Nadiem Makarim Dinilai Cederai Keadilan

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:47 WITA

Ironi Perundungan Berdalih Artikulasi, LCC Bukan Tempat Menghakimi Anak Didik

Jumat, 15 Mei 2026 - 00:40 WITA

Matinya Nalar di Panggung Pilar, Ketika Jawaban Benar Siswa Dihukum Minus 5

Berita Terbaru