Sulsel Dikepung Banjir dan Longsor, Rumah Hanyut di Soppeng, Mobil Tenggelam di Barru

Sabtu, 21 Desember 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase : Rumah Terseret Banjir di Soppeng dan Mobil Terendam di Dusun Pacciro, Kecamatan Takkalasi, Barru

Foto Kolase : Rumah Terseret Banjir di Soppeng dan Mobil Terendam di Dusun Pacciro, Kecamatan Takkalasi, Barru

Zonafaktualnews.com – Banjir melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Soppeng, Sulawesi Selatan, pada Sabtu (21/12/2024).

Di Desa Lakellu, Kecamatan Marioriwawo, sebuah rumah dilaporkan hanyut terbawa arus banjir.

Hal serupa terjadi di Kelurahan Ompo, Soppeng, di mana sebuah rumah lainnya terseret banjir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, longsor yang melanda menyebabkan 10 rumah terdampak, dan satu orang dinyatakan hilang karena tertimbun material longsor.

Kondisi serupa juga terjadi di Kabupaten Barru. Hujan deras yang mengguyur wilayah tersebut mengakibatkan mobil-mobil terendam banjir di Dusun Pacciro, Kecamatan Takkalasi.

Kepala Pelaksana BPBD Sulsel, Amson Padolo, menyebutkan bahwa delapan daerah di Sulawesi Selatan terdampak banjir akibat hujan dengan intensitas tinggi selama beberapa hari terakhir.

BACA JUGA :  Makassar, Barru, dan Parepare Lumpuh Akibat Banjir, Jalan Poros Jadi Sungai Dadakan

“Daerah yang terdampak banjir adalah Makassar, Maros, Gowa, Barru, Parepare, Jeneponto, Soppeng, dan Sidrap,” ujar Amson pada Sabtu (21/12/2024).

Ia menambahkan bahwa Makassar, Maros, dan Soppeng merupakan lokasi yang mengalami banjir terparah, sehingga pihaknya telah menyiapkan perahu karet dan mobil tangki air bersih untuk penanganan darurat.

Amson menjelaskan bahwa koordinasi lintas instansi, termasuk Dinas Sosial, Dinas PU, Balai Besar Pompengan, serta Balai Besar Jalan dan Jembatan, telah dilakukan untuk menangani dampak bencana.

“Kami telah menyiapkan bantuan logistik dan paket keluarga sebagai buffer stok agar dapat segera digunakan ketika bencana terjadi,” tambahnya.

BACA JUGA :  Makassar Dikepung Banjir, Lalu Lintas Lumpuh dan Pohon Tumbang

Di Kabupaten Soppeng, Kepala BPBD Soppeng, Shahrani, melaporkan bahwa banjir tidak hanya merusak rumah, tetapi juga fasilitas pendidikan, rumah ibadah, serta area persawahan dan perkebunan.

“Jumlah kerusakan masih dalam proses inventarisasi. Pembersihan material di lokasi banjir dan longsor juga sedang dilakukan,” jelasnya.

Kabupaten Soppeng merupakan daerah rawan bencana karena dilalui oleh beberapa daerah aliran sungai (DAS), seperti Sungai Lawo, Sungai Walennae, dan Sungai Pajalesang.

Hujan deras yang terjadi sejak Kamis (19/12/2024) menyebabkan sungai-sungai ini meluap, memicu banjir di berbagai kecamatan. Longsor juga dilaporkan terjadi di Desa Mattabulu, Kecamatan Lalabata.

BACA JUGA :  Jalanan Makassar Bak Lautan, Banjir Meluas Masuki Rumah-rumah Warga

Kerusakan infrastruktur meliputi amblasnya Sayap Bending di Tinco sejauh delapan meter, jebolnya tanggul Sungai Kaca sepanjang 25 meter, serta hanyutnya jembatan gantung penghubung Desa Soga dan Desa Mariorilau.

Penanganan darurat melibatkan Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Soppeng, TNI, Polri, pihak swasta, relawan, dan masyarakat setempat.

Upaya awal yang dilakukan meliputi pembersihan sampah di lokasi banjir untuk memperlancar aliran sungai serta gotong royong membersihkan material longsor yang menghalangi jalan.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Kejaksaan Pastikan Ada Tersangka di Kasus Korupsi Laptop Disdik Parepare
Kasus Dugaan Korupsi Jalan Beton Parepare 2025 Segera Diekspose Kejari
Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga
Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan
Laksus Minta Polda Sulsel Periksa Eks Dekan FIKK UNM Terkait Bukti Pungli CPNS
2 Tahun Kasus Pungli UNM “Tidur” di Polda Sulsel, Laksus Tuntut Ketegasan
Borong Makassar Ricuh, Warga Lempari Polisi, Emak-emak Teriak Uang Haram
Polda Sulsel Pastikan Belum Ada Penahanan Basri Kajang Soal Korupsi Seragam

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 19:21 WITA

Kasus Dugaan Korupsi Jalan Beton Parepare 2025 Segera Diekspose Kejari

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:45 WITA

Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:40 WITA

Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan

Jumat, 24 Juli 2026 - 19:36 WITA

Laksus Minta Polda Sulsel Periksa Eks Dekan FIKK UNM Terkait Bukti Pungli CPNS

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:26 WITA

2 Tahun Kasus Pungli UNM “Tidur” di Polda Sulsel, Laksus Tuntut Ketegasan

Berita Terbaru