Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi

Kamis, 22 Januari 2026 - 02:27 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Cuaca Ekstrem Mengintai Sulsel, BMKG Ingatkan Banjir dan Gelombang Tinggi

Kondisi cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan petir di wilayah Makassar, Sulawesi Selatan, seiring peringatan dini BMKG terkait potensi banjir dan gelombang laut tinggi di sejumlah daerah. (Ilustrasi)

Zonafaktualnews.com – Cuaca ekstrem disertai potensi banjir dan gelombang laut tinggi mulai mengintai sejumlah wilayah di Sulawesi Selatan.

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah IV Makassar mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan menyusul kondisi atmosfer yang dinilai berisiko memicu bencana hidrometeorologi.

Peringatan dini tersebut disusun berdasarkan analisis berbasis dampak melalui Indonesia Flood & Landslide Early Warning System (InaFLEWS).

BMKG memprakirakan ancaman banjir dan longsor berpotensi berlangsung hingga 22 Januari 2026, sementara risiko gelombang tinggi di wilayah perairan diperkirakan berlanjut sampai 23 Januari 2026.

BMKG mencatat, potensi banjir pada 20 Januari berpeluang terjadi di wilayah Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, dan Takalar.

Pada 21 Januari, area rawan meluas hingga mencakup Barru, sebelum kembali terkonsentrasi di wilayah Gowa, Makassar, Maros, Pangkep, dan Takalar pada 22 Januari.

BACA JUGA :  Sulsel Dikepung Banjir dan Longsor, Rumah Hanyut di Soppeng, Mobil Tenggelam di Barru

Tak hanya di daratan, kondisi cuaca ekstrem juga berdampak pada wilayah perairan Sulsel.

BMKG mengungkapkan, munculnya bibit siklon tropis 975 di perairan utara Australia menjadi salah satu faktor utama yang memicu peningkatan aktivitas angin dan gelombang laut.

Sistem tersebut terpantau memiliki kecepatan angin maksimum sekitar 20 knot dengan tekanan udara minimum 1001 hPa.

Pengaruh bibit siklon ini menyebabkan kecepatan angin di perairan Sulawesi meningkat hingga lebih dari 25 knot.

Secara umum, pola angin di Sulsel bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan berkisar 5–35 knot, sehingga berpotensi memicu gelombang laut yang lebih tinggi dari normal.

BACA JUGA :  Cuaca Ekstrem, Bangladesh Tembus 51 Derajat, Aspal India Meleleh

BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter di sejumlah perairan, antara lain Pinrang, Pangkep, Bulukumba, Takabonerate, Wajo, Luwu Utara, Barru, Makassar, Selayar, Sinjai, dan Luwu.

Sementara itu, gelombang dengan ketinggian lebih ekstrem, yakni 2,5 hingga 4 meter, berpotensi terjadi di perairan Jeneponto dan Kepulauan Takabonerate.

BMKG mengimbau masyarakat yang tinggal di wilayah rawan bencana untuk lebih waspada terhadap kemungkinan banjir dan longsor.

Peringatan serupa juga ditujukan kepada nelayan serta pengguna transportasi laut agar terus memantau perkembangan informasi cuaca terkini.

Dalam keterangannya, BMKG menegaskan bahwa kondisi gelombang tersebut berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

BACA JUGA :  Waspada, Makassar Diperkirakan Dikepung Banjir Rob

Perahu nelayan, misalnya, sudah berisiko saat kecepatan angin mencapai 15 knot dengan tinggi gelombang 1,25 meter.

Kapal tongkang berpotensi terdampak pada angin 16 knot dan gelombang 1,5 meter, sedangkan kapal feri perlu mewaspadai kondisi ketika angin mencapai 21 knot dengan tinggi gelombang 2,5 meter.

BMKG pun meminta masyarakat pesisir, nelayan, dan operator pelayaran untuk tidak memaksakan aktivitas di laut serta menunda pelayaran apabila kondisi cuaca dinilai tidak aman, sembari terus mengikuti pembaruan informasi cuaca maritim dari sumber resmi.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah
Skandal CCTV di Gang Sepi
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?