Sentimen Negatif Meledak! Saham Bank Mandiri Tergerus Isu Rekening Pati

Selasa, 25 Agustus 2026 - 02:29 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Bank Mandiri (Foto : Ist)

Bank Mandiri (Foto : Ist)

Ringkasan

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk mengalami penurunan pada perdagangan awal pekan akibat sentimen negatif publik. Pelemahan harga saham ini terjadi seiring sorotan masyarakat terhadap kebijakan penanganan rekening milik seorang warga Pati yang digunakan untuk menampung dana donasi aksi.

Manajemen Bank Mandiri menyatakan bahwa tindakan pada rekening tersebut dilakukan atas permintaan aparat penegak hukum sesuai prosedur. Sementara itu, pihak Polda Metro Jaya mengklarifikasi bahwa langkah yang diambil adalah penundaan transaksi sementara guna memfasilitasi penyelidikan aliran dana.

Zonafaktualnews.com – Tekanan sentimen negatif langsung menghantam pergerakan bursa saham Bank Mandiri awal pekan ini.

Saham PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) tercatat melemah pada sesi I perdagangan Senin (24/8/2026).

Koreksi harga ini terjadi di tengah sorotan publik terhadap penanganan rekening bank milik Supriyono, seorang warga Pati, Jawa Tengah.

Saham Bank Mandiri terpantau turun 30 poin atau 0,71% ke level Rp 4.190 per saham.

BACA JUGA :  Polda Sulsel Bongkar Kasus Korupsi Kredit Bank BUMN, Tiga Terlapor Diperiksa

Pada penutupan perdagangan sebelumnya, Jumat (21/8/2026), emiten bersandi BMRI tersebut berada di posisi Rp 4.220 per saham.

Sorotan publik bermula dari fungsi rekening Supriyono yang dipakai untuk menampung donasi masyarakat.

Koordinator AMPB Teguh Istianto menyebutkan, total dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp 80 juta untuk keperluan logistik peserta aksi.

Menanggapi polemik itu, manajemen Bank Mandiri melayangkan permohonan maaf kepada nasabah atas ketidaknyamanan yang timbul.

Pernyataan resmi disampaikan melalui kolom komentar akun Instagram terverifikasi milik bank pada Minggu (23/8/2026).

BACA JUGA :  Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM

Manajemen menegaskan langkah pada rekening tersebut dijalankan atas permintaan penegak hukum.

“Dapat kami sampaikan, Bank Mandiri memohon maaf atas ketidaknyamanan yang ditimbulkan kepada nasabah terkait pemblokiran rekening. Pemblokiran tersebut merupakan tindak lanjut atas permintaan aparat penegak hukum dan telah dilakukan sesuai prosedur serta ketentuan yang berlaku,” tulis pihak bank dalam keterangannya.

Selain itu, perseroan menegaskan tetap memegang komitmen penuh terhadap tata kelola perusahaan yang baik atau good corporate governance (GCG), kepatuhan, serta prinsip kehati-hatian.

Di sisi lain, Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto memberikan penjelasan berbeda terkait status rekening tersebut.

Ia membenarkan adanya permintaan pembatasan sementara pada rekening penampung dana aksi tanggal 27 Agustus 2026 di Jakarta.

BACA JUGA :  Siap-siap! Livin by Mandiri Galesong Trail Run 2025 Akan Hadirkan Lintasan Ekstrem

Kendati demikian, Budi membantah keras tindakan tersebut disebut sebagai pemblokiran rekening sebagaimana beredar di tengah masyarakat.

Penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya disebut melayangkan surat terkait penundaan transaksi.

“Kami luruskan, bahwa surat yang diajukan oleh penyidik Ditreskrimsus Polda Metro Jaya itu tentang penundaan transaksi,” ujar Budi di Jakarta, Senin (24/8/2026).

Ia menambahkan, kebijakan penundaan transaksi ini ditempuh semata-mata untuk mengawal proses penyelidikan aliran dana yang masuk ke rekening bersangkutan.

Dua narasi kini mengiringi polemik rekening warga Pati tersebut.

Di satu sisi ada penjelasan Bank Mandiri mengenai pemenuhan permintaan aparat, sementara di sisi lain ada penegasan Polda Metro Jaya perihal mekanisme penundaan transaksi.

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang
Truk Dilarang Isi BBM Siang Hari di Makassar, Satgas BBM Diminta Sikat Bila Langgar
Kebijakan Pengisian BBM di Makassar Berlaku, Plat Nomor Ganjil Genap Diatur
Irigasi Bungadidi di Lutra Jebol Lagi, Proyek Rp16,2 Miliar Menguap Sia-sia
Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir
Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Berita Terkait

Senin, 14 September 2026 - 01:58 WITA

Rumor Aksi September Hitam Diprediksi Akan Ricuh Tanggal 24 Mendatang

Minggu, 13 September 2026 - 22:03 WITA

Truk Dilarang Isi BBM Siang Hari di Makassar, Satgas BBM Diminta Sikat Bila Langgar

Minggu, 13 September 2026 - 17:39 WITA

Kebijakan Pengisian BBM di Makassar Berlaku, Plat Nomor Ganjil Genap Diatur

Minggu, 13 September 2026 - 16:26 WITA

Irigasi Bungadidi di Lutra Jebol Lagi, Proyek Rp16,2 Miliar Menguap Sia-sia

Sabtu, 12 September 2026 - 07:57 WITA

Sulsel Dilanda Kelangkaan Solar, GRH Sebut Ini Kejahatan Ekonomi Terorganisir

Berita Terbaru