SD Negeri Parinring Rayakan HUT RI ke-80 dengan Dongeng Edukasi Stop Bullying

Senin, 18 Agustus 2025 - 12:51 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

SD Negeri Parinring Rayakan HUT RI ke-80 dengan Dongeng Edukasi Stop Bullying

Kak Mangga saat membawakan dongeng edukasi stop bullying di SD Negeri Parinring Kota Makassar

Zonafaktualnews.com – SD Negeri Parinring memanfaatkan momen perayaan HUT Kemerdekaan RI ke-80 untuk mengedukasi murid-muridnya tentang bullying.

Edukasi dilakukan dengan menghadirkan pendongeng Manggazali atau Kak Mangga, pada Sabtu, 16 Agustus 2025.

“Kami sengaja memanfaatkan perayaan kemerdekaan ini agar sekolah bebas dari bullying, dan setiap anak saling menghargai satu sama lain,” jelas Andi Etty Cahyani, S.Pd, M.Pd, Plt Kepala UPT SPF SD Negeri Parinring.

Karena itu, kata Andi Etty Cahyani, tema yang diangkat adalah “Stop Bullying: Merdeka dari Bullying Menuju Indonesia Emas 2045”. Dengan mendengarkan dongeng, anak-anak diharapkan teredukasi tentang bullying.

Jadi ini semacam tindakan pencegahan anak-anak dari perundungan di SD yang berada di Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar itu.

BACA JUGA :  Kasus Sabu di Makassar, Kuasa Hukum BI Nilai Unsur Kesengajaan Tak Terbukti

Bullying atau perundungan merupakan tindakan menyakiti atau menindas orang lain, baik secara verbal, psikis maupun fisik. Tindakan ini bisa juga terjadi lewat medsos atau dunia maya yang disebut cyber bullying.

Dalam dongengnya, Manggazali bercerita tentang monyet yang suka berperilaku mengganggu, suka mengejek teman-temannya. Di cerita itu, yang diejek adalah kura-kura karena berjalan lambat, dan kelinci yang suka menggaruk-garuk hidung.

“Pada akhirnya; monyet itu terkena sendiri batunya. Dia terjatuh ke sungai. Untungnya segera diselamatkan oleh kura-kura. Monyet itu jadi malu pernah mengejek kura-kura,” papar Kak Mangga.

Cerita yang dibawakan secara ringan dan segar ini, punya pesan moral bahwa setiap hewan di hutan itu punya kelemahan dan kelebihannya masing-masing. Begitupun dengan manusia, masing-masing punya kelebihan. Sehingga tidak boleh ada yang mengejek dan merendahkan orang lain.

BACA JUGA :  Kadisdik Makassar Pimpin Upacara, Bahas Perkembangan PPDB

Maka sebagai makhluk ciptaan Tuhan, harus saling menghargai satu sama lain. Karena sejatinya Allah sudah menciptakan kita dengan sebaik-baik ciptaan. Sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an Surah At-Tin ayat 4.

“Saya mengajak adik-adik untuk berani dan peduli pada persoalan bullying ini. Harus dihentikan. Tidak boleh dibiarkan. Stop bullying,” ajak Kak Mangga.

Anak-anak terlihat menikmati cerita yang dibawakan seru itu. Kegiatan mendongeng di SD Negeri Parinring ini diadakan di bawah pohon mangga yang rindang, yang berada di halaman sekolah.

Kegiatan ini merupakan bagian dari kegiatan perayaan HUT Kemerdekaan, yang tahun 2025 ini bertema “Bersatu Berdaulat, Rakyat Sejahtera, Indonesia Maju”.

BACA JUGA :  Kepala Bea Cukai Makassar Diperiksa, Netizen Ramai Komentar Copot

Andi Etty Cahyani menyampaikan, kegiatan perayaan HUT Kemerdekaan RI di sekolahnya dimulai sejak Jumat, 15 Agustus 2025. Prosesi pembukaan ditandai dengan pelepasan balon bernuansa merah putih.

Selain kegiatan mendongeng, SD Negeri Parinring mengakadan beberapa lomba khas 17-an.

Antara lain untuk kelas rendah berupa lomba lari kelereng dan lomba memasukkan pensil ke dalam botol. Sedangkan untuk kelas tinggi berupa lomba estafet sarung dan joged balon.

(RT/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

DPO Bantaeng Tewas Ditembak, Dirnarkoba Polda Sulsel Diminta Dicopot
Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG
Husniah Masih Jabat Bupati Gowa Meski Tersangka, F-KRB :Sudahlah, Kasih DM Saja
Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan
Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat
Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman
Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan
Janji Nikah Ternyata Prank, Gadis 14 Tahun di Gowa Diperkosa Pemuda 3 Kali

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 03:50 WITA

DPO Bantaeng Tewas Ditembak, Dirnarkoba Polda Sulsel Diminta Dicopot

Rabu, 30 September 2026 - 01:30 WITA

Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG

Selasa, 29 September 2026 - 20:50 WITA

Husniah Masih Jabat Bupati Gowa Meski Tersangka, F-KRB :Sudahlah, Kasih DM Saja

Selasa, 29 September 2026 - 03:52 WITA

Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan

Senin, 28 September 2026 - 21:54 WITA

Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat

Berita Terbaru