Relawan H.Aras Bongkar Dugaan Mobilisasi ASN di Pilkada Barru

Kamis, 3 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Calon Bupati dan Wakil Bupati Barru, Muh Aras dan Aska Mappe

Calon Bupati dan Wakil Bupati Barru, Muh Aras dan Aska Mappe

Zonafaktualnews.com – Netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) di Pilkada Barru 2024 kini menjadi sorotan.

Relawan H.Aras mengungkap dugaan adanya mobilisasi ASN yang memihak salah satu pasangan calon, menciptakan kekhawatiran di kalangan masyarakat.

Rahmat Fausta, salah satu relawan H.Aras, dalam sebuah wawancara di salah satu kafe di Barru, menyatakan ada indikasi kuat bahwa sejumlah kepala sekolah dan guru terlibat dalam kegiatan politik yang seharusnya netral.

Menurut Rahmat, para orang tua siswa penerima beasiswa PIP mulai resah karena adanya isu bahwa beasiswa tersebut dijadikan alat kampanye, dan beberapa ASN seolah menghalangi hak siswa untuk memperoleh bantuan.

“Kami mencurigai oknum ASN yang berusaha menggiring kepentingan politik dengan menggunakan program beasiswa ini,” ujarnya, Kamis (3/10/2024).

BACA JUGA :  Program Bedah Rumah Berlanjut, ARASKA Hadirkan Harapan Baru untuk Barru

Selain itu, Rahmat juga mengeluhkan tindakan pengawas pemilu di tingkat desa dan kecamatan yang dianggapnya terlalu dekat dengan pasangan calon tertentu.

Menurutnya, ini bisa menjadi ancaman bagi proses demokrasi yang adil dan bebas di Pilkada Barru.

Dengan adanya dugaan ini, relawan H.Aras meminta pihak berwenang untuk segera menindaklanjuti dan memastikan netralitas ASN serta pengawas pemilu dalam pelaksanaan Pilkada 2024 di Barru.

BACA JUGA :  Kinerja Kadisdik Barru “Dikuliti”, Penyaluran PIP Dianggap Salah Sasaran

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?
Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi
Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump
Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi
Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana
Gerah Diseret Isu Ijazah Palsu Jokowi, SBY–Megawati Pertimbangkan Langkah Hukum
Proses Pemilihan RT di Rappokalling Diduga Penuh Settingan, Warga Geruduk Lurah
Suara Seri, RW 006 Karampuang Tentukan Ketua Usai “Digoccang”, Husain Terpilih

Berita Terkait

Rabu, 18 Februari 2026 - 15:32 WITA

Refleksi Setahun Sayuti–Husaini Memimpin Lhokseumawe, Rutinitas atau Transformasi?

Selasa, 10 Februari 2026 - 13:35 WITA

Mantan Relawan: Jokowi Bukan Ahli Catur Politik, Tapi Manipulator Tak Tertandingi

Kamis, 29 Januari 2026 - 15:11 WITA

Bayar Rp16,7 Triliun, Prabowo Masuk Barisan “Anak Buah” Perdamaian Versi Trump

Minggu, 18 Januari 2026 - 18:41 WITA

Kasus Ijazah Palsu Gugur, Status Tersangka Eggi-Damai di-SP3 Kilat Usai Bertemu Jokowi

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Berita Terbaru