Kinerja Kadisdik Barru “Dikuliti”, Penyaluran PIP Dianggap Salah Sasaran

Sabtu, 28 September 2024 - 12:02 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Kinerja Kadisdik Barru “Dikuliti”, Penyaluran PIP Dianggap Salah Sasaran

H. Muhammad Aras (Ist)

Zonafaktualnews.com – Kinerja Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Barru “dikuliti” usai penyaluran Program Indonesia Pintar (PIP) tersebut dianggap tidak tepat sasaran.

H. Muhammad Aras melalui relawan pendamping aktivasi rekening beasiswa PIP, Awal, yang menilai bahwa penyaluran beasiswa tersebut tidak sesuai dengan tujuan awal program.

Awal, yang juga Penanggung Jawab Monitoring Beasiswa Aspirasi PIP, mengungkapkan bahwa permasalahan ini sudah berlangsung cukup lama tanpa ada penyelesaian yang memadai dari pihak Kadisdik.

Ia menilai, Kadisdik Barru tidak sigap dalam menangani distribusi beasiswa sehingga hak-hak siswa yang membutuhkan justru terabaikan.

BACA JUGA :  Aktivasi PIP Ditolak, Kepsek SMPN 7 Barru Dinilai Halangi Hak Siswa yang Tak Berdosa

“Kadis Pendidikan seharusnya lebih memahami bahwa penyaluran beasiswa PIP ini bisa melalui beberapa jalur, termasuk bottom-up, top-down, atau partisipatif. Kalau ada yang tidak tepat sasaran, Kadis harus segera melaporkan kepada Kementerian,” ujar Awal, Sabtu (28/9/2024).

Ia menambahkan, jika Kadisdik Barru merasa ada siswa yang tidak berhak menerima beasiswa, maka Kadisdik harus membuktikan dengan data yang akurat.

BACA JUGA :  Relawan H.Aras Bongkar Dugaan Mobilisasi ASN di Pilkada Barru

“Apakah Kadis punya data yang valid tentang siswa yang layak menerima PIP? Jika tidak, bagaimana bisa menilai siapa yang berhak dan siapa yang tidak?” tanya Awal, menyoroti ketidaktepatan identifikasi penerima bantuan.

Selain itu, Awal meminta agar Kadisdik tidak menghalangi proses aktivasi rekening bagi siswa yang sudah dinyatakan berhak mendapatkan beasiswa.

“Kami berharap Kadis tidak mengarahkan kepala sekolah untuk menghambat penerbitan surat keterangan aktivasi PIP, karena itu hanya akan merugikan siswa,” tambahnya.

BACA JUGA :  Siswa Terancam Tanpa Beasiswa PIP, Sekolah dan Disdik di Barru Terkesan Acuh

Kritik ini muncul seiring dengan meningkatnya keluhan masyarakat yang merasa hak anak-anak mereka terhalang oleh birokrasi yang berbelit.

Awal pun berharap Kadisdik Barru segera mengambil tindakan cepat dan tepat untuk menyelesaikan masalah ini demi kepentingan pendidikan yang lebih baik di Barru.

 

(AK/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan
Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat
Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman
Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan
Janji Nikah Ternyata Prank, Gadis 14 Tahun di Gowa Diperkosa Pemuda 3 Kali
Dulu Minimarket Gowa Dihajar Tak Goyang, Terjawab Usai Bupati Tersangka PBG
Wawan Nur Rewa Ungkap Modus “Pakappala’ Tallang” Bos Kosmetik AHA
Beda Penampakan Fasilitas Lapas Cibinong saat Sidak Ombudsman dan Menteri

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 03:52 WITA

Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan

Senin, 28 September 2026 - 21:54 WITA

Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat

Senin, 28 September 2026 - 14:53 WITA

Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman

Senin, 28 September 2026 - 02:24 WITA

Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan

Minggu, 27 September 2026 - 15:15 WITA

Janji Nikah Ternyata Prank, Gadis 14 Tahun di Gowa Diperkosa Pemuda 3 Kali

Berita Terbaru