Rakyat Diabaikan Soal Polemik Yon TP 872, Danrem 141 Toddopuli Diminta Dievaluasi

Selasa, 25 November 2025 - 01:49 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Rakyat Diabaikan Soal Polemik Yon TP 872, Danrem 141 Toddopuli Diminta Dievaluasi

Sejumlah warga Desa Rampoang berkumpul di area kebun sawit saat menyampaikan keluhan terkait polemik pembangunan Yon TP 872/Andi Jemma di Kecamatan Tanalili, Luwu Utara.

Zonafaktualnews.com – Polemik pembangunan Yon TP 872/Andi Jemma di Desa Rampoang, Kecamatan Tanalili, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulawesi Selatan (Sulsel), terus menjadi perhatian warga.

Pasalnya, harapan besar masyarakat untuk bertemu langsung dengan Danrem 141/Toddopuli berujung kekecewaan mendalam.

Danrem 141/TP yang dijadwalkan menggelar audiensi dengan Bupati Luwu Utara dan meninjau lokasi pembangunan batal menemui warga yang terdampak proyek tersebut. Padahal, sejak siang hingga sore, puluhan warga sudah menunggu kedatangannya.

BACA JUGA :  Keparat, Ayah Gilir Dua Anak Tiri, Satu Hamil 6 Bulan

“Kami sangat antusias ingin bertemu dengan Danrem, namun kami diabaikan saat Danrem berkunjung ke lokasi pembangunan,” kata seorang warga kepada media ini, Senin (24/11/2025).

Warga Rampoang “Mengunci” Proyek Yon TP 872, Danrem Turun Tangan Cari Solusi
Warga Desa Rampoang berkumpul di tepi jalan sambil memantau aktivitas di sekitar lokasi proyek pembangunan Yon TP 872/Andi Jemma yang sementara dihentikan, Minggu (23/11/2025).

Momentum yang dinantikan warga itu berubah menjadi rasa kecewa. Mereka tak menyangka pejabat setingkat Danrem justru tidak memberi ruang dialog kepada masyarakat yang terdampak langsung.

“Kami merasa kecewa, kami diabaikan, kami tidak tahu apa yang akan terjadi selanjutnya, tapi kami tidak akan mundur,” ucap warga lainnya.

BACA JUGA :  Dihadiri Tokoh Penting, Ketua DPRD Pimpin Paripurna Puncak Hari Jadi Luwu Utara

Kekecewaan itu kini berbuntut pada desakan agar Danrem 141/Toddopuli dievaluasi oleh pimpinan TNI.

“Kami meminta kepada Bapak Panglima TNI agar mengevaluasi kinerja Danrem 141 Toddopuli,” tegas salah seorang warga.

Isu pembangunan Yon TP 872 sendiri telah menjadi sorotan lantaran lokasi yang dinilai tidak tepat dan belum memiliki kejelasan status.

Warga yang bergantung pada lahan tersebut khawatir mata pencaharian mereka hilang akibat proyek tersebut.

BACA JUGA :  Pemprov Sulsel “Kajili-jili” Hibahkan Lahan Salah, DPRD Lutra Minta Yon TP 868 Diselesaikan

“Kami tidak akan diam saja jika hak-hak kami terus diabaikan,” tutup seorang warga.

 

(Ono/Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi
Aksi Jilid II Rakyat Nusantara Ricuh di Kolaka, Polisi Diduga Pukuli Demonstran
Klaim 2015 Gibran “Kuliah di Singapura, Bukan Australia” Bentrok Data KPU
Mahasiswa di Makassar Tewas Dibusur Usai Diserang Komplotan Geng Motor
Denny Desak MK Tegakkan Konstitusi, Klaim Gibran Tak Memiliki Ijazah SMA
Feri Amsari Sindir Rocky Gerung Lewat Video Lama Janji Penolakan Jabatan
Proyek Jalan Rp46 M di Lutra Diduga Pakai Material Ilegal, PPK-DPRD Masa Bodoh
Tambang Bermasalah di Gowa Terus Eksis, Janji Penindakan Tipidter Sekadar Bual?

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 15:03 WITA

Protes Pelajar Ricuh di Prancis, Sekolah Dibakar hingga Bentrok dengan Polisi

Senin, 5 Oktober 2026 - 02:15 WITA

Aksi Jilid II Rakyat Nusantara Ricuh di Kolaka, Polisi Diduga Pukuli Demonstran

Senin, 5 Oktober 2026 - 01:15 WITA

Klaim 2015 Gibran “Kuliah di Singapura, Bukan Australia” Bentrok Data KPU

Minggu, 4 Oktober 2026 - 21:19 WITA

Mahasiswa di Makassar Tewas Dibusur Usai Diserang Komplotan Geng Motor

Minggu, 4 Oktober 2026 - 01:48 WITA

Denny Desak MK Tegakkan Konstitusi, Klaim Gibran Tak Memiliki Ijazah SMA

Berita Terbaru