PT Wings Group Jelaskan Mekanisme PHK dan Upaya Mediasi di RDP DPRD Gowa

Rabu, 13 Agustus 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Komisi IV DPRD Kabupaten Gowa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama tiga anak perusahaan PT Wings Group, yakni PT Kia, PT Kis, dan PT SMS, pada Rabu (13/8/2025) di ruang rapat DPRD Gowa.

Komisi IV DPRD Kabupaten Gowa menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama tiga anak perusahaan PT Wings Group, yakni PT Kia, PT Kis, dan PT SMS, pada Rabu (13/8/2025) di ruang rapat DPRD Gowa.

Zonafaktualnews.com – PT Wings Group melalui vendor dan mitra kerjanya memaparkan alasan berakhirnya kontrak kerja sejumlah karyawan, sekaligus membantah dugaan pungutan liar, dalam Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Komisi IV DPRD Kabupaten Gowa, Rabu (13/8/2025).

RDP yang dipimpin Ketua Komisi IV DPRD Gowa, Ardiyansyah Sabir (Demokrat), ini membahas perselisihan terkait pemutusan kontrak kerja lima karyawan vendor PT Surya Mandiri Semesta (SMS) yang bekerja untuk PT Wings.

Pertemuan di ruang rapat DPRD Gowa itu dihadiri perwakilan PT Wings, Randi, bersama mitra kerja PT Karya Indah Abadi (KIA) dan KIS, Nataya Leonita, serta perwakilan vendor PT SMS, Fadli dari pusat dan A. Irwan dari Sulsel. Hadir pula unsur Forkopimda, perwakilan kepolisian, TNI, camat, dan Dinas Tenaga Kerja.

RDP ini menindaklanjuti surat audiensi dari Aliansi Buruh Gowa (ABG) terkait pemutusan kontrak pada 27 Juni 2025. Ketua ABG, Nurhadi, menjelaskan bahwa sebelumnya, pada 22 Juni 2025, pihaknya telah berdiskusi dengan perusahaan.

Lima hari kemudian kontrak sejumlah karyawan diputus dengan alasan pengurangan tenaga kerja, yang disebut melibatkan salah satu pihak Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI).

“Ini sebelum RDP kami sudah sering kali melakukan aksi. Kami minta karyawan yang kontraknya diputus bisa dipekerjakan kembali demi keadilan,” ujar Nurhadi.

Camat Bontomarannu, Syafaat, berharap permasalahan ini dapat diselesaikan damai mengingat aksi berulang berpotensi mengganggu ketertiban di wilayah, khususnya di Desa Romangloe dan Desa Bontomanai.

BACA JUGA :  Pejalan Kaki Terpinggirkan, Trotoar di Gowa Disulap Jadi Lahan Komersil

Perwakilan kepolisian, Kompol Darwis, menegaskan pihaknya siap memfasilitasi negosiasi untuk mencegah bentrokan.

“Tugas kami adalah melayani, mengayomi, dan menjaga keamanan masyarakat,” ujarnya.

Manajemen PT Wings menjelaskan bahwa kontrak kerja sama dengan vendor KIA dan KIS telah berakhir untuk tujuh karyawan, disusul dua karyawan lainnya.

Menurut perusahaan, hal ini murni karena berakhirnya Perjanjian Kerja Waktu Tertentu (PKWT).

“Ini bukan pemecatan, tapi memang kontrak tidak diperpanjang,” jelas perwakilan Komisi IV yang hadir.

Komisi IV DPRD Gowa menegaskan bahwa yang terjadi bukan PHK, melainkan kontrak yang tidak dilanjutkan per 30 Juni 2025.

Meski begitu, Komisi IV meminta agar lima karyawan yang kontraknya berakhir dapat dipertimbangkan untuk dipekerjakan kembali.

BACA JUGA :  TikTok Bakal Pangkas Seribu Pekerja Secara Global

Pihak PT SMS juga membantah adanya pungutan liar dalam proses perekrutan karyawan.

“Kami sampaikan dari pihak PT SMS tidak ada seperti itu yang dituduhkan. Kalau toh ada yang didapati, silakan dilaporkan ke pihak kepolisian. Kami pasti akan tindaki langsung,” kata perwakilan PT SMS saat RDP berlangsung.

Bantahan serupa disampaikan Fadli dari PT SMS.

“Kalau memang ada, silakan laporkan ke pihak berwajib. Kami pastikan tidak ada pungutan,” tegasnya.

Rapat diakhiri dengan dorongan semua pihak agar perusahaan, pekerja, dan pemerintah bersama-sama menjaga hubungan industrial yang sehat, adil, dan berkelanjutan di Kabupaten Gowa.

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Isi Chat Sony Sanjaya Terbongkar, Kejagung Kantongi 26 Tokoh di Balik Jatah SPPG
SPMB SMAN 1 Parepare Kacau, Jalur Domisili Diukur Skor, Bukan Jarak Rumah
Bandar Lintas Daerah Diciduk, 421 Gram Sabu Gagal Merusak Maros dan Bone
Bukan Prank! Pertamax Tembus Rp16.250, Pertalite dan Biosolar Belum Ikut Gila
Potret Buram Kelalaian Sistemik Pengelola Apparalang Tanpa Standar Keselamatan
Pesta Gay di Helen’s Night Mart Disikat Habis, Tiga Pemilik Diskotek Jadi Tersangka
Perang Kembali Membara, Iran Hujani Israel dengan Rudal Pasca Gencatan Senjata
Gempa 7,8 Magnitudo Guncang Filipina, Gunung di Danau Holon Runtuh

Berita Terkait

Kamis, 11 Juni 2026 - 03:34 WITA

Isi Chat Sony Sanjaya Terbongkar, Kejagung Kantongi 26 Tokoh di Balik Jatah SPPG

Kamis, 11 Juni 2026 - 02:00 WITA

SPMB SMAN 1 Parepare Kacau, Jalur Domisili Diukur Skor, Bukan Jarak Rumah

Rabu, 10 Juni 2026 - 16:19 WITA

Bandar Lintas Daerah Diciduk, 421 Gram Sabu Gagal Merusak Maros dan Bone

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:55 WITA

Bukan Prank! Pertamax Tembus Rp16.250, Pertalite dan Biosolar Belum Ikut Gila

Rabu, 10 Juni 2026 - 02:14 WITA

Potret Buram Kelalaian Sistemik Pengelola Apparalang Tanpa Standar Keselamatan

Berita Terbaru