Proyek RSUD Camba Maros ‘Gagal’, Anggaran Miliaran Berpotensi Rugikan Negara

Selasa, 1 Oktober 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Proyek Pembangunan RSUD Camba Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan

Proyek Pembangunan RSUD Camba Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan

Zonafaktualnews.com – Proyek pembangunan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Tipe D di Kecamatan Camba, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan, terancam gagal.

Anggaran sebesar Rp44,3 miliar yang dialokasikan melalui kontrak nomor 05/SP-BM/DK-SDK/DAU/2024 berpotensi merugikan negara, seiring dengan lambatnya progres pembangunan RSUD Camba Kabupaten Maros yang jauh dari target.

Proyek RSUD Camba Maros yang dijadwalkan rampung dalam satu tahun ini kini memasuki hari ke-300. Namun, hasil di lapangan jauh dari harapan, memicu kekhawatiran masyarakat setempat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Warga Camba, yang semula optimis dengan hadirnya RSUD tersebut, kini mulai khawatir proyek ini akan mangkrak dan tidak selesai sesuai dengan waktu yang dijanjikan.

BACA JUGA :  Modus Mutilasi! Akbar Curi Sapi di Maros, Dagingnya Dijual Usai Dipotong-potong

“Kami sudah menunggu hampir satu tahun, tapi pembangunannya masih terlihat setengah jalan. Kapan rumah sakit ini akan selesai? Kami sangat membutuhkan fasilitas kesehatan ini,” ujar seorang warga Camba yang enggan disebutkan namanya, Selasa (1/10/2024).

Keterlambatan ini memunculkan spekulasi terkait pengelolaan anggaran yang tidak transparan.

Banyak pihak mempertanyakan apakah dana sebesar Rp44,3 miliar tersebut telah digunakan sesuai peruntukannya atau terdapat potensi penyalahgunaan yang dapat merugikan negara.

BACA JUGA :  Bisnis “Crot” Berkedok Warkop Terbongkar, Pasutri di Maros Dibekuk
Proyek RSUD Camba Maros ‘Gagal’, Anggaran Miliaran Berpotensi Rugikan Negara
Papan Proyek Pembangunan RSUD Tipe D Camba

Ketua Forum Koalisi Rakyat Bersatu (F-KRB), Muhammad Darwis, turut menyoroti masalah manajemen proyek yang diduga menjadi penyebab utama keterlambatan ini.

“Kurangnya pengawasan serta kendala dalam pengadaan material dan tenaga kerja bisa menjadi faktor utama yang menghambat proyek ini. Jika terus berlanjut tanpa tindakan tegas, potensi kerugian negara dari sisi anggaran semakin besar,” ungkap Darwis.

Seiring dengan kekhawatiran yang semakin meluas, Pemerintah Kabupaten Maros didesak untuk segera mengambil langkah konkret dalam mengevaluasi proyek ini.

Beberapa pihak menyarankan perlunya investigasi mendalam terkait pengelolaan anggaran agar dana negara tidak terbuang sia-sia.

BACA JUGA :  Pasokan Air Terganggu, Proyek Normalisasi Lekopancing Dituding Rugikan Warga

Masyarakat semakin pesimis mengenai prospek penyelesaian rumah sakit yang diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan di wilayah tersebut.

Tanpa tindakan nyata untuk memperbaiki situasi ini, proyek RSUD Camba yang dianggarkan sebesar Rp44,3 miliar berpotensi menimbulkan kerugian besar bagi negara dan masyarakat.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak kontraktor belum memberikan pernyataan resmi mengenai keterlambatan proyek

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

SPBU Kalabbirang dan Kalampa di Takalar Diduga Selewengkan Kuota BBM Subsidi
Mira Hayati Dikabarkan Akan Pindah Lapas, Indikasi Perubahan Data Disorot
Kades Akui Tambang Tanpa Izin Jalan Lagi, Polres Torut Bak Tersandera, UU Tak Ditegakkan
Pelayanan PDAM Makassar Buruk, Aduan Krisis Air Warga di Toddopuli Tak Digubris
Pegadaian UPC Bitoa Makassar Lalai, Emas Nasabah 40 Gram Ditebus Orang Lain
Pasien Cuci Darah Disuntik ‘Obat Kedaluwarsa’, Apotek Mattoangin di Makassar Disomasi
Top Up E-Money di Tol Makassar Dikeluhkan, Sikap Petugas Dinilai Kasar
Mutu Tak Sesuai Spesifikasi, Dugaan Borok Proyek Irigasi di Takalar Terendus

Berita Terkait

Kamis, 23 April 2026 - 13:53 WITA

SPBU Kalabbirang dan Kalampa di Takalar Diduga Selewengkan Kuota BBM Subsidi

Minggu, 12 April 2026 - 17:08 WITA

Mira Hayati Dikabarkan Akan Pindah Lapas, Indikasi Perubahan Data Disorot

Selasa, 7 April 2026 - 19:44 WITA

Kades Akui Tambang Tanpa Izin Jalan Lagi, Polres Torut Bak Tersandera, UU Tak Ditegakkan

Senin, 6 April 2026 - 11:24 WITA

Pelayanan PDAM Makassar Buruk, Aduan Krisis Air Warga di Toddopuli Tak Digubris

Selasa, 24 Maret 2026 - 00:18 WITA

Pegadaian UPC Bitoa Makassar Lalai, Emas Nasabah 40 Gram Ditebus Orang Lain

Berita Terbaru