Polisi Salah Tangkap, Bjorka Asli Tertawa dan Sebar 341 Ribu Data Anggota Polri

Senin, 6 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi – Bjorka tertawa

Foto ilustrasi – Bjorka tertawa

Zonafaktualnews.com – Sosok misterius yang dikenal dengan nama Bjorka kembali membuat geger dunia siber Indonesia.

Peretas legendaris itu mendadak muncul dan membocorkan 341 ribu data personel Polri ke publik.

Langkah tersebut diduga sebagai bentuk sindiran terhadap tindakan kepolisian yang sebelumnya menangkap seseorang yang ternyata “Bjorka palsu”.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kabar mengenai kebocoran ini pertama kali diungkap oleh pakar keamanan siber Teguh Aprianto melalui akun X (Twitter) miliknya, @secgron.

Teguh menjelaskan bahwa data yang dibocorkan mencakup nama lengkap, pangkat, satuan tugas, nomor ponsel, hingga alamat email anggota Polri.

“Polisi mengklaim menangkap Bjorka. Padahal yang ditangkap itu cuma faker alias peniru. Bjorka kemudian merespons dengan membocorkan 341 ribu data pribadi anggota Polri,” tulis Teguh dalam unggahannya di platform X.

BACA JUGA :  Hacker Bjorka Serang Data Pajak, Presiden hingga Menteri Kominfo Dibobol

Data itu diunggah secara gratis pada Sabtu, 4 Oktober 2025, dan dapat diakses bebas oleh publik.

Meski begitu, hasil penelusuran menunjukkan bahwa informasi tersebut bukan data baru, melainkan data lama yang berasal dari periode 2016–2017.

Beberapa nama yang tercantum bahkan diduga sudah tidak aktif atau purnawirawan.

Pemicu aksi balasan ini diyakini berawal dari penangkapan seorang pria berinisial WFT di Minahasa, Sulawesi Utara, yang mengaku sebagai pemilik akun @bjorkanesiaaa.

Pria tersebut diketahui telah menggunakan identitas Bjorka sejak 2020 dan bahkan sempat mencoba memeras sebuah bank nasional dengan mengatasnamakan sang hacker.

BACA JUGA :  Terungkap! Hacker Bjorka Bukan Pakar IT, Cuma Pemuda Minahasa Tak Lulus SMK

Pihak kepolisian membenarkan penangkapan itu. Wakil Direktur Reserse Siber Polda Metro Jaya, AKBP Fian Yunus, mengatakan penyidik masih menelusuri peran WFT.

“WFT sudah lama beraktivitas di media sosial dengan mengaku sebagai Bjorka sejak 2020,” ujar Fian.

Hingga kini kepolisian belum dapat memastikan keterkaitan WFT dengan berbagai aksi besar Bjorka sebelumnya mulai dari kebocoran 1,3 miliar data SIM card, data pelanggan IndiHome, data pemilih KPU, hingga dokumen transaksi pemerintah yang sempat menghebohkan publik sejak 2022.

Aksi terbaru Bjorka ini sekali lagi memperlihatkan rapuhnya tata kelola keamanan siber di institusi negara.

Meski data yang dirilis bukan hasil peretasan baru, para pakar menilai kejadian ini merupakan peringatan serius bagi pemerintah untuk memperkuat perlindungan data dan memperbaiki sistem mitigasi insiden siber.

BACA JUGA :  Data NPWP Jokowi dan Sri Mulyani Bocor, Polisi Bereaksi

Di media sosial, peristiwa ini memicu gelombang komentar dari warganet.

Banyak yang menilai langkah kepolisian terburu-buru dalam menangani kasus siber.

“Nah loh, apa gue bilang Bjorka yang asli nggak bakal bisa ditangkap,” tulis seorang pengguna X.

“Malu-maluin, Bjorka asli tertawa polisi salah tangkap,” sindir akun lain.

“Ini bukti kalau keamanan digital kita masih lemah banget, data Polri aja bisa bocor,” komentar netizen lainnya.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo
Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba
Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:52 WITA

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 - 12:49 WITA

Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Berita Terbaru