Polisi Amankan 4 Brimob Pelaku Penembakan di Tambang Ilegal Bombana

Senin, 12 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi penembakan

Ilustrasi penembakan

Zonafaktualnews.com – Polda Sultra menahan empat anggota Brimob Resimen II Pasukan Pelopor terkait insiden penembakan terhadap warga di lokasi tambang ilegal di Kabupaten Bombana.

Polisi juga mengungkap peran masing-masing oknum dalam peristiwa tersebut.

Keempat anggota yang diamankan adalah Bharaka ALB, Bharatu IC, Bharatu MY, dan Bharaka RJS.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pemeriksaan sementara, Bharaka ALB diduga sebagai pelaku yang melepaskan tembakan, sementara tiga rekannya ikut diamankan karena berada di lokasi kejadian.

BACA JUGA :  Kades di Langgikima Dilaporkan Korupsi dan Penggunaan Ijazah Palsu

“Bharaka ALB merupakan terduga pelaku penembakan. Sementara tiga anggota lainnya masih diperiksa karena mereka berada di sekitar lokasi saat insiden terjadi,” kata Paur Subbid Penmas Bid Humas Polda Sultra, Ipda Hasrun, Sabtu (10/1/2026).

Saat ini keempat personel tengah menjalani pemeriksaan intensif. Polda Sultra juga berkoordinasi dengan satuan induk tempat mereka bertugas untuk memastikan proses hukum berjalan transparan.

Hasrun menambahkan, kedatangan keempat anggota Brimob ke lokasi dipicu laporan masyarakat mengenai aktivitas tambang ilegal di kawasan PT Batu Sinabar, yang terbagi dalam dua titik dan dikelola secara ilegal oleh dua orang berinisial R dan B.

BACA JUGA :  Perwira Polisi di Kendari Digerebek Istri Bersama Wanita Lain di Homestay

“Keempat anggota Brimob datang untuk melakukan penertiban. Namun, mereka dihadang oleh warga, hingga akhirnya terjadi insiden penembakan. Korban mengalami luka tembak di kaki, yang diduga berasal dari senjata Bharaka ALB,” jelasnya.

Kejadian bermula pada Kamis siang (8/1/2026) di Desa Wambarema, Kecamatan Poleang Utara, Kabupaten Bombana.

Kasi Humas Polres Bombana, Iptu Abdul Hakim, membenarkan insiden tersebut.

BACA JUGA :  Oalah, Masak Belum Selesai Sudah Dibopong, Menantu Polisi Lecehkan Ibu Mertua

“Memang terjadi penembakan di area tambang ilegal. Empat anggota Brimob dari Resimen II Korps Brimob yang terlibat sudah diamankan untuk proses pemeriksaan lebih lanjut,” ujarnya.

Polda Sultra menegaskan, pendalaman kasus akan terus dilakukan dengan koordinasi penuh bersama Korps Brimob Polri, untuk memastikan siapa saja yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh
PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul
Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius
Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan
Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor
2 Lurah di Kendari Terciduk Pesta Miras dan Open BO, Kantor Dijadikan Lokalisasi
Usai Jadi Tersangka MBG, Sony Sonjaya Sebut Nanik S Deyang Pemain Utama
Viral, Tangis Ibu Lansia di RS Balai Paru : “Rita, Sakit’ka Nak, Tidak Ada yang Lihat’ka”

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 02:23 WITA

Massa Tak Dikenal Merangsek, Sesi Diskusi 3 Pejabat di UGM Berakhir Ricuh

Rabu, 17 Juni 2026 - 01:29 WITA

PERMAHI Kritisi Krisis Air Bersih di Tallo, Sebut Pelayanan Publik Amburadul

Rabu, 17 Juni 2026 - 00:33 WITA

Polisi Dalami Kasus Kematian Pegawai SPPG di Kos Makassar, Motif Masih Misterius

Selasa, 16 Juni 2026 - 01:51 WITA

Reformasi Jilid II Meledak, Mahasiswa Desak Prabowo-Gibran Lengser dari Jabatan

Senin, 15 Juni 2026 - 16:38 WITA

Disdik Cuci Tangan, Kepsek-Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Gagal Jelaskan Skor

Berita Terbaru