Polemik Dana Kapal Memanas, Trenggono Sentil Purbaya Soal Klaim Pencairan

Rabu, 11 Februari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Zonafaktualnews.com – Polemik anggaran pembangunan 1.500 kapal ikan memicu ketegangan antara Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono dan Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa.

Perdebatan terbuka ini mencuat setelah muncul perbedaan pernyataan mengenai status pencairan dana proyek tersebut.

Persoalan bermula dari pernyataan Purbaya dalam forum Kamar Dagang dan Industri Indonesia (Kadin) Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kesempatan itu, ia mempertanyakan belum adanya pesanan kapal dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kepada industri galangan kapal nasional.

“Sudah terima order dari KKP?” tanya Purbaya kepada pelaku usaha galangan kapal.

BACA JUGA :  Sri Mulyani Tak Boleh Cuci Tangan, IWPI Desak KPK Usut Coretax

“Belum,” jawab peserta forum secara serempak, sebagaimana terekam dalam video yang beredar luas.

Purbaya menyebut anggaran untuk pembangunan kapal telah disiapkan dan dicairkan.

Ia menilai kondisi belum adanya pesanan tidak sejalan dengan upaya pemerintah mendorong belanja negara agar menggerakkan industri dalam negeri.

“Kan ada yang enggak masuk akal. Uangnya gue keluarin, order-nya enggak ada. Ini apa-apaan. Rugi saya, Pak. Utang-utang, dialokasi enggak dipakai,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Trenggono melalui akun Instagram pribadinya menyampaikan keberatan.

Ia meminta Menteri Keuangan memastikan terlebih dahulu informasi di internal kementeriannya sebelum menyatakan dana telah dikucurkan.

BACA JUGA :  Coretax Masih Kacau, Sri Mulyani Ultimatum Anak Buahnya

“Coba Anda tanya dulu deh sama anak buah Anda, benar nggak itu uang kapal sudah dikucurkan,” tulis Trenggono, Selasa (10/2/2026).

Lebih lanjut, Trenggono menegaskan bahwa pendanaan pembangunan kapal tersebut tidak bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Ia menjelaskan proyek itu dibiayai melalui skema pinjaman luar negeri dari Pemerintah Inggris (UK), sehingga mekanisme pencairannya berbeda dengan belanja reguler kementerian.

“Yth Menteri Keuangan, supaya Anda paham dan cerdas, bahwa dana untuk pembangunan kapal tersebut bersumber dari pinjaman luar negeri dari pemerintah UK,” tulisnya.

BACA JUGA :  Dana Triliunan Pemprov Sulsel dan Pemkot Makassar Masih “Bobo Syantik” Bestie

Perbedaan pandangan ini menyoroti belum sinkronnya komunikasi antar-kementerian dalam proyek strategis nasional tersebut.

Di satu sisi, Kementerian Keuangan menilai dana telah tersedia untuk mendorong industri galangan kapal dalam negeri.

Di sisi lain, KKP menegaskan proses realisasi bergantung pada mekanisme kredit luar negeri yang tidak bisa disamakan dengan prosedur pencairan APBN biasa.

Proyek pembangunan 1.500 kapal ikan sendiri merupakan bagian dari upaya memperkuat armada perikanan nasional sekaligus menghidupkan industri galangan kapal dalam negeri.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa
Menumpas Jin Penunggu Celana Dalam Janda
Polda Sulsel Pastikan Belum Ada Penahanan Basri Kajang Soal Korupsi Seragam
Suami di Sinjai Pergoki Istri Selingkuh, Drama Ranjang Berakhir Saling Lapor
KONAMI Sulsel Desak DPRD Makassar Usut Dugaan Gelar Akademik Legislator
Menikmati Desahan Istri Tetangga
Arena Judi Sabung Ayam di Maros Disikat Polisi, Oknum Satpol PP Ikut Diangkut
Balas Gempuran AS, Iran Serang Markas Jet Tempur F-18 di Pangkalan Yordania

Berita Terkait

Jumat, 17 Juli 2026 - 01:30 WITA

Ada Pembalikan Proses Hukum, Pengacara dr Tifa Sebut Jokowi Pantas Jadi Terdakwa

Jumat, 17 Juli 2026 - 00:25 WITA

Menumpas Jin Penunggu Celana Dalam Janda

Kamis, 16 Juli 2026 - 21:09 WITA

Polda Sulsel Pastikan Belum Ada Penahanan Basri Kajang Soal Korupsi Seragam

Kamis, 16 Juli 2026 - 02:25 WITA

Suami di Sinjai Pergoki Istri Selingkuh, Drama Ranjang Berakhir Saling Lapor

Rabu, 15 Juli 2026 - 21:28 WITA

KONAMI Sulsel Desak DPRD Makassar Usut Dugaan Gelar Akademik Legislator

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Menumpas Jin Penunggu Celana Dalam Janda

Jumat, 17 Jul 2026 - 00:25 WITA