Purbaya Tolak Usulan Luhut Dirikan Family Office Pakai APBN: Bangun Saja Sendiri

Selasa, 14 Oktober 2025 - 15:19 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menolak penggunaan APBN untuk proyek family office yang tengah digagas Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. (Ilustrasi)

Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa menolak penggunaan APBN untuk proyek family office yang tengah digagas Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. (Ilustrasi)

Zonafaktualnews.com – Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menegaskan menolak penggunaan APBN untuk proyek family office yang tengah digagas Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan.

Menurut Purbaya, kementeriannya tidak akan mengalihkan anggaran negara untuk rencana yang tak sesuai dengan prioritas nasional.

“Saya sudah dengar isu ini lama, tapi biar saja. Kalau DEN bisa bangun sendiri, ya bangun saja sendiri. Saya fokus ke pengelolaan anggaran,” ujar Purbaya di Kantor Pusat DJP, Jakarta, Senin (13/10/2025).

BACA JUGA :  Psikiater UI dr. Mintarsih Soroti Dana Pemda Rp234 Triliun Mengendap

Purbaya menekankan bahwa prioritas Kementerian Keuangan saat ini adalah memastikan APBN digunakan secara efisien dan tepat sasaran, sehingga setiap rupiah yang dialokasikan dapat dikelola secara transparan dan tanpa kebocoran.

“Kalau anggarannya tepat, pelaksanaannya pun akan tepat waktu, tepat sasaran, dan tidak ada yang bocor. Itu saja,” jelasnya.

Menanggapi pertanyaan apakah ia memberikan masukan terkait konsep family office, Purbaya mengaku belum terlalu memahami mekanismenya.

BACA JUGA :  Rocky Gerung Balas Pedas Sindiran Menkeu Purbaya Sebut Hanya Setara Kasir

“Saya belum terlalu ngerti konsepnya, meski Pak Ketua DEN sering menyebutnya. Jadi, saya tidak bisa jawab. Yang penting, kalau mau saya doakan saja,” ucapnya sambil tersenyum.

Family office sendiri merupakan entitas pengelola kekayaan pribadi atau keluarga konglomerat, yang umumnya ditemui di negara-negara surga pajak seperti Singapura dan Hong Kong.

Di Indonesia, wacana pembentukan family office, terutama di Bali, mencuat sebagai bagian dari upaya DEN menarik investasi dari kalangan ultra high net worth individual (UHNWI).

BACA JUGA :  Prabowo Ogah-ogahan Lanjutkan Pembangunan IKN

Dengan tegas, Purbaya menegaskan bahwa APBN tidak akan menjadi sumber dana untuk proyek family office, menegaskan prinsip transparansi dan efisiensi pengelolaan keuangan negara.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh
BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik
Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara
Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang
DPRD Sulsel Klaim Stok BBM Aman, Fakta di Lapangan Warga Antre di Pertamini
Tak Ada Penindakan Tegas Antrean Truk di SPBU Parepare, Satgas BBM Ompong
Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 04:29 WITA

Antrean BBM Tak Surut di Makassar, Warga Bertahan hingga Waktu Subuh

Sabtu, 12 September 2026 - 02:18 WITA

BBM Langka, Disdik Makassar Alihkan Pembelajaran TK, SD-SMP Jadi Daring

Sabtu, 12 September 2026 - 01:20 WITA

Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik

Jumat, 11 September 2026 - 22:09 WITA

Tolak Isi Pertalite Pakai Galon, Operator SPBU di Maros Dihajar Pengendara

Jumat, 11 September 2026 - 02:02 WITA

Penertiban PETI Luwu Diduga Kongkalikong, Alat Disita, Mafia Eksis Melenggang

Berita Terbaru