Perbatasan Rafah Panas, Tentara Israel dan Mesir Baku Tembak

Selasa, 28 Mei 2024

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tank Israel menembaki sejumlah warga penduduk di wilayah perbatasan Rafah

Tank Israel menembaki sejumlah warga penduduk di wilayah perbatasan Rafah

Zonafaktualnews.com – Perbatasan Rafah memanas, tentara Israel dan Mesir terlibat baku tembak pada Senin (27/5/2024).

Insiden baku tembak ini pertama kali dilaporkan oleh Channel 13 Israel, kemudian dikonfirmasi oleh media lain.

Channel 14 Israel melaporkan baku tembak terjadi antara tentara Mesir dan Israel di wilayah perbatasan Rafah dan tidak ada korban jiwa yang dilaporkan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, Al-Jazeera mengutip laporan media Israel lainnya yang mengatakan bahwa pasukan Mesir melepaskan tembakan ke truk Israel, dan tentara Israel membalas dengan tembakan, sehingga menimbulkan korban jiwa.

Militer kedua negara ini belum berkomentar atas insiden baku tembak antar tentara tersebut.

BACA JUGA :  Tak Ada Perayaan Idul Adha di Gaza Hanya Derita dan Kelaparan

Sementara itu, Pemerintah Mesir mengecam keras tindakan tentara Israel yang menargetkan kamp pengungsi Palestina di kota Rafah.

Menurut Kementerian Luar Negeri Mesir, militer Israel telah melakukan pengeboman yang disengaja terhadap pusat pengungsi.

“Kementerian juga meminta Israel untuk menerapkan langkah-langkah yang diperintahkan oleh Mahkamah Internasional (ICJ) mengenai penghentian segera operasi militer di Rafah,” kata kementerian tersebut

Sementara itu, militer Israel mengabaikan banyak kecaman dengan mengatakan serangan ke Rafah harus dilakukan.

“Serangan terhadap Rafah dilakukan terhadap sasaran yang sah berdasarkan hukum internasional, menggunakan amunisi yang presisi dan berdasarkan intelijen yang tepat,” kata Pasukan Pertahanan Israel (IDF)

BACA JUGA :  Israel Murka, Masjid di Gaza Hancur Lebur, Pasar Palestina Banjir Darah

Menurut militer Israel, kelompok Hamas dengan jumlah milisi yang signifikan sedang beroperasi di lingkungan Tel Al-Sultan.

Namun, militer mengatakan pihaknya sedang meninjau insiden tersebut, menyusul adanya laporan kematian warga sipil dan kebakaran di kamp pengungsi tersebut.

Serangan terhadap Rafah terjadi setelah serangan roket terhadap kota Tel Aviv di Israel pada hari Minggu, yang menurut IDF berasal dari wilayah Rafah.

Sekadar diketahui, ICJ pada Jumat pekan lalu memutuskan Israel harus segera menghentikan serangan militer terhadap Rafah.

Perintah tersebut disetujui dengan 13 suara berbanding dua oleh hakim pengadilan.

“Israel harus segera menghentikan serangan militernya jika ada tindakan lain di wilayah Rafah yang dapat mengakibatkan warga Palestina di Gaza mengalami kehancuran fisik seluruhnya atau sebagian,” kata Presiden ICJ Hakim Nawaf Salam dalam pembacaan putusannya.

BACA JUGA :  Satu Persatu Propoganda Busuk Israel Terbongkar

“Israel perlu membuka kembali penyeberangan Rafah dan memastikan akses tanpa hambatan bagi komisi penyelidikan atau badan investigasi yang diberi mandat oleh PBB untuk menyelidiki tuduhan genosida,” lanjut putusan tersebut.

Keputusan diambil dua pekan setelah Afrika Selatan meminta ICJ memerintahkan tindakan darurat tambahan terhadap Israel atas serangan militernya terhadap Rafah.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Pertemuan Rahasia 27 Pemimpin Eropa Terbongkar, Skenario Perang Dunia ke-3 Dibahas
Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela
Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer
Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START
Amerika Gempur Venezuela, Trump Klaim Presiden Nicolas Maduro Ditangkap
Kediaman Putin Terbakar Usai Diserang dengan 91 Drone, Rusia Ancam Balasan Keras
Gempa 7,6 Guncang Jepang Timur Laut, Tsunami hingga 3 Meter Ancam Pesisir
Konflik Sudan Makin Brutal, Ratusan Warga Tewas Dibantai Pasukan RSF

Berita Terkait

Kamis, 22 Januari 2026 - 00:38 WITA

Pertemuan Rahasia 27 Pemimpin Eropa Terbongkar, Skenario Perang Dunia ke-3 Dibahas

Kamis, 15 Januari 2026 - 00:54 WITA

Trump Gulingkan Maduro Demi Minyak, Lalu Klaim Diri Presiden Venezuela

Rabu, 14 Januari 2026 - 00:00 WITA

Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer

Senin, 12 Januari 2026 - 00:05 WITA

Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START

Minggu, 4 Januari 2026 - 00:08 WITA

Amerika Gempur Venezuela, Trump Klaim Presiden Nicolas Maduro Ditangkap

Berita Terbaru