Mencekam, Warga AS Diminta Tinggalkan Iran, Trump Keluarkan Ancaman Militer

Rabu, 14 Januari 2026

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Demo pro-pemerintah Iran terus bermunculan sebagai bentuk solidaritas terhadap rezim setelah meningkatnya ancaman serangan dari Amerika Serikat. (Foto/X @khamenei_ir)

Demo pro-pemerintah Iran terus bermunculan sebagai bentuk solidaritas terhadap rezim setelah meningkatnya ancaman serangan dari Amerika Serikat. (Foto/X @khamenei_ir)

Zonafaktualnews.com – Ketegangan di Iran semakin mencekam usai Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman militer terhadap Teheran.

Menyusul pernyataan itu, Kedutaan Besar Virtual Amerika Serikat di Iran pada Selasa (13/1/2026) meminta seluruh warga negaranya untuk segera meninggalkan wilayah tersebut.

Dalam pernyataannya, Kedutaan menekankan agar warga AS membuat rencana perjalanan mandiri tanpa bergantung pada bantuan pemerintah.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Tinggalkan Iran sekarang. Rencanakan keberangkatan Anda secara mandiri,” tulis pernyataan resmi Kedubes.

Selain mengimbau evakuasi, Kedutaan juga memperingatkan agar warga Amerika meningkatkan kewaspadaan. Mereka yang belum dapat pergi disarankan mencari lokasi aman serta menyiapkan persediaan penting, termasuk makanan, air, dan obat-obatan.

BACA JUGA :  Rudal Hantam Bunker Petinggi Israel, Tel Aviv Gelap dan Kilang Minyak Ikut Terbakar

“Hindari demonstrasi, tetap rendah profil, dan awasi lingkungan sekitar,” lanjut pernyataan itu.

Kedutaan menegaskan warga AS di Iran berisiko ditangkap atau diinterogasi.

“Menunjukkan paspor AS atau mengaku terkait dengan Amerika Serikat bisa menjadi alasan pihak berwenang Iran menahan seseorang,” tulis Kedubes.

Mengingat tidak adanya hubungan diplomatik resmi antara AS dan Iran, warga Amerika disarankan memanfaatkan Kedutaan Besar Swiss di Teheran sebagai perlindungan.

Peringatan ini dikeluarkan beberapa hari setelah Trump menegaskan kemungkinan intervensi militer jika pemerintah Iran melakukan tindakan keras terhadap demonstran sipil.

BACA JUGA :  Israel Kewalahan, AS Ambil Alih Serang Tiga Lokasi Nuklir Iran dengan Rudal

“Militer AS terus memantau situasi, dan beberapa opsi yang serius sedang dipertimbangkan,” kata Trump pada Senin (12/1/2026), dikutip dari The Guardian.

Trump juga sebelumnya menyampaikan ancamannya melalui media sosial Truth, menegaskan bahwa Amerika siap membantu kebebasan di Iran, serta mengancam sanksi tarif ekspor 25 persen bagi negara-negara yang bekerja sama dengan Teheran.

Pemerintah Iran merespons keras pernyataan Trump. Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menuduh AS dan Israel ikut memicu gelombang protes yang berlangsung sejak 29 Desember 2025.

“Mereka melatih beberapa orang di dalam dan luar negeri, serta membawa masuk teroris dari luar,” kata Pezeshkian, dikutip Aljazeera.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, menegaskan kesiapan negaranya menghadapi kemungkinan intervensi militer.

BACA JUGA :  Kebohongan AS Terkuak, Ahmadinejad yang Diklaim Tewas Ternyata Masih Hidup

“Jika Washington ingin menguji opsi militer, kami siap menghadapinya,” tegas Araghchi.

Di tengah ketegangan ini, protes sipil di Iran masih berlangsung. Meski angka pastinya sulit dikonfirmasi karena pembatasan internet sejak 8 Januari 2026, media pemerintah melaporkan sedikitnya 109 aparat tewas, sementara organisasi HAM berbasis AS, HRANA, mencatat 646 korban tewas.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Jantung Bermasalah, Nanik Sudaryati Deyang Pamit Mundur dari Kepala BGN
2 Tahun Kasus Pungli UNM “Tidur” di Polda Sulsel, Laksus Tuntut Ketegasan
Borong Makassar Ricuh, Warga Lempari Polisi, Emak-emak Teriak Uang Haram
Prabowo Rombak Kesejahteraan Hakim Naik 300 Persen Agar Tak Bisa Disogok
Antre Solar 7 Jam Diserobot, Sopir Truk di Makassar Nekat Tikam Rekan Seprofesi
Bandit Tua di Makassar Disikat 3 LP Kasus Cabul Usai Laporan Awal Dicabut
Eks Wakapolri Oegroseno Marah Sebut Tindakan Kortastipidkor Sarat Kriminalisasi
Pamer Duit Segepok Diduga Hasil HB Ilegal, Owner Dhi Lana Belum Terciduk

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:08 WITA

Jantung Bermasalah, Nanik Sudaryati Deyang Pamit Mundur dari Kepala BGN

Selasa, 21 Juli 2026 - 15:26 WITA

2 Tahun Kasus Pungli UNM “Tidur” di Polda Sulsel, Laksus Tuntut Ketegasan

Selasa, 21 Juli 2026 - 14:19 WITA

Borong Makassar Ricuh, Warga Lempari Polisi, Emak-emak Teriak Uang Haram

Selasa, 21 Juli 2026 - 11:51 WITA

Prabowo Rombak Kesejahteraan Hakim Naik 300 Persen Agar Tak Bisa Disogok

Senin, 20 Juli 2026 - 14:53 WITA

Antre Solar 7 Jam Diserobot, Sopir Truk di Makassar Nekat Tikam Rekan Seprofesi

Berita Terbaru