Pemimpin Tertinggi Iran Tewas, AS dan Israel Aktor di Balik Operasi Militer

Minggu, 1 Maret 2026 - 18:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah warga Iran membawa poster bergambar Ali Khamenei sebagai bentuk dukungan sekaligus duka atas kabar meninggalnya pemimpin tertinggi Iran (Foto AFP/Ahmad Al-Rubaye)

Sejumlah warga Iran membawa poster bergambar Ali Khamenei sebagai bentuk dukungan sekaligus duka atas kabar meninggalnya pemimpin tertinggi Iran (Foto AFP/Ahmad Al-Rubaye)

Zonafaktualnews.com – Pemimpin Tertinggi Iran, Ali Khamenei, dilaporkan tewas dalam serangan udara besar yang disebut-sebut sebagai operasi militer gabungan Amerika Serikat (AS) dan Israel.

Serangan tersebut diklaim menghantam kompleks kediaman Khamenei pada Sabtu (28/2/2026) waktu setempat dan langsung memicu ketegangan baru di kawasan Timur Tengah.

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, menyatakan bahwa target utama operasi tersebut memang diarahkan kepada pimpinan tertinggi Iran.

Trump menegaskan bahwa sistem intelijen dan teknologi militer AS mampu melacak pergerakan para pejabat penting Iran sehingga serangan bisa dilakukan dengan presisi tinggi.

Trump juga menyebut sejumlah tokoh senior Iran turut menjadi korban dalam operasi tersebut.

Di sisi lain, pemerintah Iran melalui siaran televisi nasional mengabarkan wafatnya Khamenei dengan suasana penuh duka.

BACA JUGA :  Trump Cabut Dana Vaksin HIV, Ratusan Uji Klinis Terancam Mandek

Penyiar televisi bahkan terlihat menahan tangis saat membacakan pengumuman resmi, sementara pemerintah menetapkan masa berkabung nasional selama 40 hari.

Meski demikian, sejumlah pejabat di Teheran masih berhati-hati dalam memberikan pernyataan lengkap terkait kronologi serangan.

Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, sebelumnya juga memberi isyarat bahwa operasi militer terhadap Iran telah mengenai sasaran penting.

Ia mengatakan bahwa serangan udara yang dilakukan telah menghancurkan fasilitas yang diduga menjadi tempat tinggal Khamenei, dan menyebut semua indikasi menunjukkan bahwa pemimpin Iran itu tidak lagi hidup.

Ali Khamenei selama lebih dari tiga dekade dikenal sebagai tokoh paling berpengaruh dalam Republik Islam Iran.

BACA JUGA :  Netanyahu Iri dengan Perlakuan Baik Hamas ke Sandera Israel

Ia memimpin sejak 1989 menggantikan Ruhollah Khomeini, dan berperan besar dalam membentuk arah politik, militer, serta strategi regional Iran.

Di bawah kepemimpinannya, Iran memperkuat Korps Garda Revolusi serta memperluas pengaruh melalui jaringan sekutu di kawasan Timur Tengah.

Latar belakang Khamenei sebagai presiden pada masa perang Iran-Irak turut membentuk sikap kerasnya terhadap Barat.

Pengalaman konflik panjang tersebut membuatnya meyakini bahwa Iran harus selalu siap menghadapi ancaman dari luar, terutama dari Amerika Serikat yang saat itu mendukung Irak.

Selama masa kepemimpinannya, Khamenei mendorong konsep “ekonomi perlawanan” guna menghadapi sanksi internasional, sekaligus memperkuat hubungan dengan kelompok-kelompok yang dianggap sebagai bagian dari poros perlawanan di kawasan.

BACA JUGA :  Rudal Balistik Iran Robek Langit Israel, RS Soroka Hancur, Netanyahu Murka

Kebijakan ini membuat Iran menjadi pemain kunci dalam berbagai konflik regional, namun juga menjadikannya target utama serangan Israel.

Kematian Khamenei, jika benar sepenuhnya, diperkirakan menjadi titik balik paling besar bagi Republik Islam Iran sejak Revolusi 1979.

Selain membuka kemungkinan perubahan arah politik dalam negeri, peristiwa ini juga berpotensi memperbesar konflik antara Iran dengan Amerika Serikat dan Israel yang selama ini berada di ambang konfrontasi terbuka.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara
Ilyas Sitaba Divonis Bebas, Advokat Wawan Nur Rewa Kuliti Dakwaan JPU
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo
Aliran Dana Korupsi Dinkes Parepare Terkuak, Polda Sulsel Bidik Aktor dan Penikmat
Polda Sulsel Kejar Akun Eks Passobis yang Ngaku Setor Upeti ke Oknum Polisi
Tak Cuma Praperadilan, Taufik Juga Laporkan Polrestabes ke Propam Mabes Polri

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 01:43 WITA

Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:01 WITA

Ilyas Sitaba Divonis Bebas, Advokat Wawan Nur Rewa Kuliti Dakwaan JPU

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:16 WITA

Eks Projo Tuding Jokowi Otak di Balik Ucapan Liar Budi Arie Soal Prabowo

Berita Terbaru