Panglima Pajaji Dayak Kutuk Proyek IKN Sebut Jokowi Pembohong

Jumat, 15 Maret 2024 - 13:53 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Panglima Pajaji Dayak Kutuk Proyek IKN Sebut Jokowi Pembohong

Panglima Pajaji

Zonafaktualnews.com – Proyek pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara di Kalimantan terus menjadi sorotan publik.

Panglima Pajaji dari Suku Dayak mengutuk dan tidak menyetujui pembangunan IKN tersebut.

Dalam video yang beredar di Media sosial, Panglima Pajaji mengatakan bahwa Presiden Jokowi adalah sosok pembohong.

“Bapak insinyur Presiden Haji Joko Widodo, bapak sudah membohongi kami lagi. Apa buktinya? Buktinya masyarakat kami resah di Kalimantan,” kata Panglima Pajaji dikutip Jumat (15/3/2024).

BACA JUGA :  Jokowi Ngotot Tetap Cawe-cawe Tidak Akan Netral di Pilpres 2024

Panglima Pajaji menyebut bahwa masyarakat Kalimantan semakin gelisah karena adanya proyek pembangunan IKN tersebut.

“Ini tambah masuk lagi proyek IKN, pembangunan IKN di Kalimantan. Saya sampai dunia kiamat pun tidak pernah menyetujui proyek IKN itu, pemindahan IKN di Kalimantan dan saya akan mengutuk tempat itu,” tegasnya

“Saya akan kutuk. Ingat saya tidak pernah menyetujui barang itu dan saya sampai dunia kiamat pun saya tidak pernah menyetujui pemindahan IKN di Kalimantan,” sambungnya

BACA JUGA :  Jaksa Tangkap Jenderal, Polisi Balas Sikat Jaksa

Panglima Pajaji menegaskan, IKN hanyalah tempat yang akan dimanfaatkan oleh segelintir orang saja.

“Karena itu nantinya tangan-tangan penguasa garis keturunannya. Bukan untuk masyarakat kami yang ada di Kalimantan,” pungkasnya

 

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Kanit dan Penyidik “Dibuang” ke Polsek Usai Tangkap Politisi Gerindra Nyabu
Sentil Bahaya IPO Paksaan, Mintarsih Dukung Polri Sikat Penggoreng Saham
Pembalut Wanita “Dipalak” PPN 11 Persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
Letkol Arman Ditahan Buntut Rumah Dinas TNI di Cijantung Jadi Markas Judol