Zonafaktualnews.com – Jagat maya dihebohkan dengan aksi penggerudukan rumah konten kreator Herri Pras oleh petarung MMA Yudi Cahyadi bersama rombongannya.
Kedatangan Yudi Cahyadi dipicu oleh polemik tantangan terbuka yang sebelumnya dilemparkan Herri di media sosial, yang berujung pada perdebatan sengit hingga aksi kekerasan fisik di rumah Herri.
Ketegangan ini bermula dari komentar Herri terkait pembelaan publik terhadap sejumlah ulama terkemuka, termasuk Ustaz Abdul Somad (UAS), Ustaz Adi Hidayat (UAH), hingga Habib Umar bin Hafiz.
Bukannya langsung meladeni tantangan duel, Herri malah mengajukan syarat khusus. Ia menuntut agar kapasitas keilmuan para tokoh agama tersebut dibuktikan terlebih dahulu sebelum pertarungan resmi digelar.
Di sisi lain, Yudi Cahyadi merespons keras manuver tersebut. Melalui video balasannya, ia menjuluki Herri sebagai “Al-Kaburi” atau tukang kabur.
Yudi menilai tidak ada relevansinya menjadikan kemampuan bertarung sebagai tolok ukur atau tuntutan bagi kapasitas seorang ulama.
Meski sempat membantah menolak tantangan, Herri tetap bersikeras mengaitkan duel fisik tersebut dengan validitas klaim keagamaan kubu lawannya. Secara khusus, ia menyoroti rekam jejak Habib Umar bin Hafiz.
“Kita buktikan dulu bahwa Umar Hafiz benar-benar ahli hadis dan ahli Quran,” ujarnya seperti dalam video yang beredar, Senin (2/11/2026).
Herri berdalih, pernyataannya merujuk pada tawaran terbuka UAH sebelumnya yang berniat membiayai penelitian langsung ke tempat Habib Umar. Ia bahkan melontarkan kritik keras agar janji publik itu ditepati.
Situasi kian memanas ketika Yudi Cahyadi bersama rekan-rekannya mendatangi kediaman Herri secara langsung.
Dalam rekaman video yang beredar, kubu Yudi mempertanyakan konsistensi Herri yang mendadak sibuk mengajukan berbagai syarat setelah sebelumnya koar-koar menantang duel tanpa aturan.
Meskipun didatangi massa, Herri tetap kukuh pada pendiriannya.
“Sesuai! Asalkan persyaratan saya diterima, kita fight no rules. Persyaratannya dipenuhi dulu,” tandasnya dalam perdebatan tersebut.
Suasana di lokasi sempat tak terkendali di tengah adu mulut yang kian memanas.
Di tengah perdebatan alot mengenai syarat tarung, Herri tampak tak berkutik hingga mendapat hantaman tendangan dari salah satu orang yang menggeruduk rumahnya. Ia sama sekali tidak melawan dan hanya berulang kali meminta agar situasi diredam.
Hingga kini, benturan narasi seputar syarat duel dan polemik pembelaan terhadap ulama tersebut masih menjadi pokok perdebatan panas dalam rekaman video yang viral di berbagai platform digital.
Editor : Id Amor





















