Pangdam Bantah Insiden Penyerangan Polres Jeneponto Bukan TNI

Kamis, 27 April 2023 - 15:14 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Pangdam Bantah Insiden Penyerangan Polres Jeneponto Bukan TNI

Konferensi pers Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen Totok Imam Santoso dan Kapolda Sulsel Irjen Setyo Boedi Moempoeni Harso

Zonafaktualnews.com – Pangdam XIV/Hasanuddin Mayjen Totok Imam Santoso membantah TNI menyerang Polres Jeneponto

Mayjen Totok Imam Santoso menyebut pelaku penyerangan tidak ada kaitannya dengan TNI

Pelaku penyerangan kata dia masih berstatus orang tidak dikenal (OTK).

Hal itu di sampaikam oleh Mayjen Totok saat melakukan konferensi pers bersama Kapolda Sulsel Irjen Setyo Boedi Moempoeni Harso di Ruang Binayuda Makodam XIV Hasanuddin, Makassar, Kamis (27/4/2023) malam

“Saya sampaikan pelaku penyerangan orang tidak dikenal karena sampai saat ini kita masih mencari pelakunya terhadap Polres Jeneponto,” ujarnya

Meski demikian, Mayjen Totok mengaku telah mendorong jajarannya untuk membantu mengungkap pelaku penyerangan.

Dia menegaskan TNI-Polri akan bahu membahu mengungkap pelaku penyerangan.

BACA JUGA :  Jokowi Ngotot Tetap Cawe-cawe Tidak Akan Netral di Pilpres 2024

“Dan setelah kejadian itu langsung cepat, Kasrem 141, Dandim dan beberapa pejabat dari Polres dengan Kodim langsung ke lokasi dan sudah diadakan koordinasi, komunikasi,” katanya.

Mayjen Totok menambahkan bahwa dia awalnya bangun pagi dan menemukan informasi di media sosial bahwa 100 OTK yang menyerang Polres Jeneponto merupakan oknum TNI. Dia mengatakan hal itu tidak benar.

Kondisi Polres Jeneponto usai diserang alami kerusakan terjadi pada ruang Kasi Propam dan ruang Kasat Intel
Kondisi Polres Jeneponto usai diserang alami kerusakan terjadi pada ruang Kasi Propam dan ruang Kasat Intel

“Nanti pihak TNI, Propam, Polda ada semuanya, nanti sama-sama kita tindak lanjuti dan nanti kita ingin semuanya terbuka secara transparan,” kata Totok.

“Berbeda dengan sosial media yang sifatnya mendiskreditkan kita, terutama saya melihat teman-teman nanti diralat berita pertama TNI 100 orang, pagi-pagi saya baca bangun jam 7 pagi, jam 8 jam 9 lah beredar,” lanjut dia.

BACA JUGA :  Saifuddin Sebut MUI Maling, Polisi hingga Hakim Bagi-bagi Uang

Totok sekali menegaskan informasi itu tak dapat dipertanggungjawabkan. Pasalnya TNI-Polri selalu menjaga komitmen sama-sama menjaga keamanan wilayah.

“Sampai saat ini juga penyerangan itu tidak ada kaitan dengan TNI, tidak ada,” ujarnya

Sebelumnya, Polres Jeneponto diserang OTK pada Kamis (27/4/2023) dini hari. Polisi menyebut para pelaku melakukan pelemparan molotov dan batu ke arah gedung Polres.

Para pelaku juga disebut menjadikan gedung Polres, musala Polres dan sejumlah fasilitas Polres lainnya sebagai sasaran penyerangan.

Penyerangan ini juga terekam kamera dan beredar di media sosial. Tampak massa beraksi di tengah lokasi yang gelap.

Terdengar pelaku mengeluarkan kata-kata kasar. Para pelaku juga berteriak bakar dan bakar.

BACA JUGA :  Protes Penghancuran Masjid di China, Warga Bentrok dengan Polisi

“Maju-maju, maju, we maju we, bakar-bakar,” terdengar suara pria dalam video beredar.

Penyerangan itu turut membuat anggota polisi, Bripka MM mengalami luka tembak pada bagian perutnya. Korban telah dievakuasi ke RS Bhayangkara.

“Sekarang dirawat di rumah sakit,” ujar Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Komang Suartana kepada wartawan

Suartana mengatakan korban MM menderita luka tembak di perut. Oleh sebab itu, korban MM akan lebih dulu dirawat sebelum dioperasi untuk mengeluarkan proyektil di tubuhnya.

“Sementara dirawat ya, karena akan dilakukan pengeluaran proyektil itu,” pungkasnya

 

Editor : Isal

Berita Terkait

Bahlil Tepis Tudingan Penyadapan: Gimana Bisa? Saya Pun Disadap, Abuleke!
Ayah Tiri Mabuk Mengamuk di Gowa, Istri dan Anak Dihajar Pakai Kipas Angin
Daftar Target Penyadapan Bocor, Luhut dan Gibran Tak Masuk, Ada Apa?
Dikabarkan Hilang Usai Listyo Tersangka, Begini Fakta Posisi Seskab Teddy
Diserang di Sidang Roy Suryo, Jokowi Tolak Permintaan Uji Labfor Ulang Ijazah
Jenderal Perusak Negara Bertambah, Eks Kadiv TIK Tersangka Sadap Prabowo
Jokowi Pamer Ijazah SD hingga S1, Roy Suryo Tertawa Nyinyir Sebut Palsu
Diduga Ulah Anak SMPN 26 Makassar, 2 Pelajar Dikeroyok hingga Pipi Bolong