OMG! Otak Perampokan di Rumah Dinas Ternyata Eks Wali Kota

Sabtu, 28 Januari 2023 - 04:08 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Polisi menangkap Mantan Wali Kota Blitar M Samanhudi Anwar (Foto Istimewa)

Polisi menangkap Mantan Wali Kota Blitar M Samanhudi Anwar (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Sungguh memalukan dan keterlaluan. Seorang mantan Wali kota seharusnya menjadi suri tauladan, ini malah menjadi otak dan dalang tindak kejahatan

Adalah mantan Wali Kota Blitar, M Samanhudi Anwar ditangkap polisi, karena menjadi otak perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar. Perampokan sendiri terjadi pada Desember tahun 2022 lalu.

Terkait perampokan di rumah dinas Wali Kota Blitar tersebut, polisi sudah menangkap 5 pelaku. Dari keterangan 5 pelaku tersebut, diperoleh keterangan, jika otak perampokan adalah M Samanhudi Anwar (MSA)

“Kita memastikan menangkap mantan Wali kota Blitar, MSA dalam keterlibatan kasus pencurian dan kekerasan di Rumah Dinas Bapak Wali Kota Blitar,” ungkap Kapolda Jawa Timur Irjen Toni Harmanto dalam keterangannya, Jumat (27/1/2023)

BACA JUGA :  Pemuda Sial, Pakai Motor Curian ke Rumah Pacar Terciduk Polisi

Polisi meringkus mantan Wali kota Blitar M. Samanhudi Anwar karena diduga menjadi otak perampokan di rumah dinas Wali kota Blitar, yang saat ini sedang menjabat.

Perampokan yang dilakukan sekelompok orang itu terjadi pada Desember 2022 lalu.

Sedangkan Samanhudi ditangkap di sebuah pusat olahraga di Blitar.

Toni menjelaskan penetapan tersangka itu berdasarkan bukti-bukti yang diperoleh oleh pihak Jatanras Polda Jawa Timur.

“Jadi kami tegaskan dengan fakta dan bukti-bukti yang ada dan kita peroleh. Sehingga, kita yakini, kita memastikan yang bersangkutan ini sebagai tersangka dalam pencurian dan kekerasan di Rumah Dinas Wali Kota Blitar,” lanjut dia.

Toni menjelaskan peran MSA sebagai otak pembobolan Rumdin Wali Kota Blitar, ia memberikan informasi kepada pelaku atau eksekutor dari dalam lapas. Informasi tersebut berkaitan dengan lokasi, waktu dan juga kondisi lokasi rumah Wali Kota Blitar, yang dijabat oleh Santoso.

BACA JUGA :  Pasca Penangkapan Lukas Enembe, 2 Lokasi di Jayapura Ricuh

“Ini berdasar pemeriksaan intensif dari para pelaku yang sudah kita tangkap sebelumnya dan kita pastikan mereka bertemu, dan berkomunikasi di satu lapas, dan memberikan informasi keberadaan tempat penyimpanan uang dan waktu yang baik untuk melakukan aksi itu,” tandasnya.

Sementara itu, Dirreskrimum Kombes Pol Totok Suharyanto menambahkan, MSA yang pernah dipenjara di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Sragen, karena kasus suap pada 2018 lalu merupakan informan kelima pelaku yang melakukan perampokan pada 12 Desember 2022 lalu.

BACA JUGA :  Terpengaruh Situs Jual Beli Organ Tubuh, 2 Pemuda Bunuh Bocah

Kata Kombes Totok, Samanhudi mengetahui profil kelima tersangka yang memang spesialis rampok.

Pada Agustus 2020, mereka bertemu di satu Lapas Sragen, di situ MSA membeberkan informasi hingga waktu yang pas untuk eksekusi.

“Diawali dari Agustus 2020 sampai dengan Februari 2021 saat tersangka yang kemarin kita tangkap lebih dulu itu sedang menjalani hukuman pidana di LP Jawa Tengah” ujarnya

“Disitulah mereka ketemu, dan memberikan informasi, selanjutnya tersangka satu tim 5 orang itu melakukan tindak pidana Curas di bulan Desember 2022 kemarin,” pungkasnya mengakhiri

Editor : Isal

Berita Terkait

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird
Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada
Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?
Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri
Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja
Saham Mandiri Terkapar Usai Kepercayaan Publik Hilang Disusul Gunting ATM
Setkab Balas Kritik “Prabowo Bedebah” Pakai Video Massa Menuai Polemik
Guru PPPK Jadi PNS, Kebijakan Juga Berlaku Pengajar TK dan Madrasah Negeri

Berita Terkait

Selasa, 8 September 2026 - 00:35 WITA

Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Senin, 7 September 2026 - 12:00 WITA

Abu Vulkanik Jangkau Empat Provinsi, Warga Diminta Tetap Tenang dan Waspada

Kamis, 3 September 2026 - 08:19 WITA

Nama Nusron Wahid Terseret Kasus Kuota Haji, Diduga Terima US$400 Ribu?

Minggu, 30 Agustus 2026 - 12:33 WITA

Grib Jaya Diminta Dibubarkan Tanpa Kompromi, Aksi Hercules Lampaui Polri

Minggu, 30 Agustus 2026 - 11:55 WITA

Bahar Smith Tantang Grib Jaya Usai Bambang Tewas Dikeroyok: Lawan Saya Saja

Berita Terbaru