Mulut Berbusa hingga Kejang, Siswi SMKN 1 Cihampelas Meninggal, Isu MBG Merebak

Kamis, 2 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi - Meninggal dunia

Foto ilustrasi - Meninggal dunia

Zonafaktualnews.com – Siswi SMKN 1 Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat (KBB), bernama Bunga Rahmawati (kelas 12), meninggal mendadak pada Selasa (30/9/2025).

Kepergian Bunga sontak menggemparkan media sosial setelah pihak keluarga membagikan unggahan doa perpisahan di Facebook, lengkap dengan cerita kondisi terakhir korban.

“Innalillahi wa inna ilaihi raajiun. Selamat jalan ponakan ku, semoga husnul khotimah. Allah berikan kekuatan dan ketabahan bagi keluarga yang ditinggalkan,” tulis akun keluarga dalam unggahan yang viral tersebut.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Unggahan itu juga menyebutkan kondisi korban sebelum meninggal, termasuk muntah-muntah, kejang-kejang, wajah membiru, dan mulut mengeluarkan busa.

“Yang meninggal siswi SMK1 Cihampelas KBB, kelas 12. Semoga dia meninggal bukan karena MBG,” tulis salah satu warganet yang mengomentari unggahan tersebut, menyinggung program MBG yang sempat menimpa sejumlah siswa sekolah yang sama pada 24 September lalu.

BACA JUGA :  Miris, Polri Diam Soal Ribuan Korban Keracunan MBG, Kasus Hajatan Cepat Ditangani

Camat Cihampelas, Agus Rudianto, menjelaskan bahwa sehari sebelum meninggal, Bunga sempat mengeluhkan sakit kepala ringan.

“Senin masih sekolah, enggak ada tanda-tanda sakit. Baru malamnya dia mengeluh sakit kepala,” jelas Agus, Rabu (1/10/2025).

Keluarga kemudian memberikan obat masuk angin karena gejala dianggap ringan.

Pada Selasa pagi, Bunga tetap berangkat sekolah. Namun sepulangnya, kondisi korban tiba-tiba memburuk.

“Adiknya yang laki-laki melihat kakaknya di kamar, melotot sambil mulutnya berbusa,” tutur Agus.

BACA JUGA :  Ratusan Siswa SD hingga SMA dan Guru di Jaktim Diduga Keracunan MBG

Bunga sempat dibawa ke bidan terdekat, lalu dirujuk ke RSUD Cililin. Sayangnya, nyawanya tak tertolong di perjalanan menuju rumah sakit.

“Meninggalnya katanya di ambulans waktu mau dibawa ke RSUD Cililin. Informasinya sudah dimakamkan kemarin,” jelas Agus.

Kematian Bunga sempat dikaitkan warganet dengan kasus keracunan massal MBG. Namun Camat Agus menegaskan, korban tidak terlibat sama sekali.

“Pada saat kejadian keracunan itu, Bunga ini enggak ada tanda-tanda sakit. Dia juga enggak dirawat seperti yang lain. Jadi aman. Saya cek ke posko KLB juga tidak ada,” tegasnya.

Agus menambahkan, penyebab pasti kematian Bunga seharusnya diketahui lewat visum. Namun keluarga memilih untuk menerima peristiwa ini sebagai musibah dan tidak meminta pemeriksaan lebih lanjut.

BACA JUGA :  Pemerintah Pastikan Biaya Perawatan Korban Keracunan MBG Ditanggung Negara

Hal senada disampaikan Kepala Puskesmas Cihampelas, Edah Jubaidah. Menurutnya, meskipun gejala kematian mirip keracunan, penyebab pastinya belum dapat dipastikan.

“Bisa jadi keracunan, cuma sepertinya bukan dari MBG. Karena jarak waktu dari makan MBG sudah jauh. Kemungkinan juga karena makanan lain yang dikonsumsi,” ujar Edah.

Dengan kondisi ini, pihak terkait menegaskan bahwa tidak ada kaitan langsung antara kasus MBG dengan meninggalnya Bunga.

Keluarga memilih menerima kejadian ini sebagai takdir dan tidak melakukan pemeriksaan lebih lanjut.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

SPBU Pettuadae Jadi Biang Keladi Antrean Truk, Pengawasan Pertamina Minim
Arah Drama Perselingkuhan Surti dan Tejo Berbelok
DNA 99 Persen Diabaikan, Polisi Beralibi Kurang Bukti di Kasus Pemerkosaan Tator
Disangka “Si Joni” Ternyata Terong, Istri Polisikan Suami
Digoyang Kasus Korupsi Batubara, Isu Jampidsus Febrie Mundur Beredar
Tepis Isu Penggerudukan, TNI Minta Publik Waspada Provokator Medsos
Jaksa Tangkap Jenderal, Polisi Balas Sikat Jaksa
Bos MNC Group Diduga Sumpal Bawahan Pakai Sepatu hingga Disuruh Buka Baju

Berita Terkait

Minggu, 12 Juli 2026 - 12:52 WITA

SPBU Pettuadae Jadi Biang Keladi Antrean Truk, Pengawasan Pertamina Minim

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:51 WITA

Arah Drama Perselingkuhan Surti dan Tejo Berbelok

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:28 WITA

DNA 99 Persen Diabaikan, Polisi Beralibi Kurang Bukti di Kasus Pemerkosaan Tator

Sabtu, 11 Juli 2026 - 01:39 WITA

Disangka “Si Joni” Ternyata Terong, Istri Polisikan Suami

Jumat, 10 Juli 2026 - 01:09 WITA

Digoyang Kasus Korupsi Batubara, Isu Jampidsus Febrie Mundur Beredar

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Arah Drama Perselingkuhan Surti dan Tejo Berbelok

Minggu, 12 Jul 2026 - 01:51 WITA

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Disangka “Si Joni” Ternyata Terong, Istri Polisikan Suami

Sabtu, 11 Jul 2026 - 01:39 WITA