Korban Tewas Banjir dan Longsor di Sumatera Terus Bertambah Jadi 659 Orang

Selasa, 2 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bencana banjir dan longsor di Sumatera (Ist)

Bencana banjir dan longsor di Sumatera (Ist)

Zonafaktualnews.com – Korban meninggal akibat bencana banjir dan longsor yang melanda sejumlah wilayah di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat kembali bertambah.

Hingga Selasa (2/12/2025) siang, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat 659 orang tewas dalam rangkaian bencana hidrometeorologi tersebut.

Data resmi yang ditampilkan melalui situs BNPB juga menunjukkan bahwa 475 warga masih dinyatakan hilang di tiga provinsi terdampak.

Sementara itu, jumlah korban luka mencapai 2.600 orang, dan total warga yang terdampak banjir besar di Aceh, Sumut, dan Sumbar telah menembus 3,2 juta jiwa.

Bencana banjir bandang dan tanah longsor yang terjadi pekan lalu itu menerjang sekitar 50 kabupaten/kota, menyebabkan ribuan rumah warga rusak berat dan memutus akses di berbagai titik.

Dari Aceh, Pos Komando Tanggap Darurat Bencana Hidrometeorologi melaporkan peningkatan jumlah korban jiwa.

BACA JUGA :  Kejam, Ternyata Paspampres Habisi Nyawa Warga Alasan Ekonomi

Hingga Selasa (2/12/2025) pukul 00.52 WIB, sebanyak 173 orang telah ditemukan meninggal dunia.

“Data sementara menunjukkan 173 korban meninggal akibat banjir dan longsor di Aceh,” ujar Ketua Tim Posko Tanggap Darurat Aceh, M. Nasir.

Sementara itu, BPBD Sumatera Utara melalui Pusdalops PB mencatat dampak bencana di Sumut terus meluas.

Hingga Selasa (2/12/2025) pukul 08.00 WIB, tercatat 1.669.996 jiwa terdampak di 17 kabupaten/kota.

BACA JUGA :  YARA Dorong Prabowo Percepat Peresmian Tol Padang Tiji - Seulimeum

Jumlah korban meninggal mencapai 290 orang, dan 154 warga lainnya masih hilang.

“Data terbaru menunjukkan 290 orang meninggal dunia, 538.792 warga mengalami luka-luka, dan 135.267 orang terpaksa mengungsi ke pos-pos darurat,” kata Kabid Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik BPBD Sumut, Sri Wahyuni Pancasilawati.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan Dinilai Janggal, “Investigasi” Netizen Bidik Sang Ayah
DPRD Sulsel Dorong Pemindahan Titik Lokasi Yon TP 872 agar Tak Rugikan Warga
Polemik Lahan Yon TP 872 Temui Titik Temu, DPRD Sulsel Sepakati Pengalihan Lokasi
Hutan Lindung di Malino Gundul, Puluhan Hektare Diduga Dikuasai Mafia Kayu
Siswi SD di Medan Diduga Habisi Ibu Kandung dengan 20 Kali Tusukan Pisau
Jasad Warga Luwu Utara Masih Utuh, Kain Kafan Tetap Bersih Meski 28 Tahun Dikubur
30 Tahun Beroperasi, KOSIPA Sulselbar Diduga Kelola Dana Puluhan Miliar Tanpa Pajak
Mobil MBG Tabrak Barisan Siswa di SD Kalibaru, Puluhan Anak Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:37 WITA

Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan Dinilai Janggal, “Investigasi” Netizen Bidik Sang Ayah

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:31 WITA

DPRD Sulsel Dorong Pemindahan Titik Lokasi Yon TP 872 agar Tak Rugikan Warga

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:28 WITA

Polemik Lahan Yon TP 872 Temui Titik Temu, DPRD Sulsel Sepakati Pengalihan Lokasi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:59 WITA

Hutan Lindung di Malino Gundul, Puluhan Hektare Diduga Dikuasai Mafia Kayu

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:18 WITA

Siswi SD di Medan Diduga Habisi Ibu Kandung dengan 20 Kali Tusukan Pisau

Berita Terbaru