KKB Ancam Warga Pendatang Wamena dan Bupati Angkat Kaki Atau Mati

Sabtu, 7 Juni 2025 - 20:15 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

TPNPB-OPM saat berada di salah satu kawasan pegunungan Papua.

TPNPB-OPM saat berada di salah satu kawasan pegunungan Papua.

Zonafaktualnews.com, Papua – Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) melontarkan ancaman terbuka di Wamena, Papua.

Kelompok separatis yang menamakan diri Tentara Pembebasan Nasional Papua Barat–Organisasi Papua Merdeka (TPNPB-OPM) itu mengultimatum dua pihak sekaligus yakni warga pendatang dan Bupati Jayawijaya, Atenius Murib.

Dalam pernyataannya, Juru Bicara TPNPB-OPM Sebby Sambon menegaskan bahwa seluruh warga non-Papua yang mencari nafkah di Wamena diminta segera meninggalkan wilayah tersebut. Jika tidak, nyawa mereka menjadi taruhannya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Manajemen markas pusat TPNPB mengingatkan seluruh warga imigran (non-Papua) yang sedang mencari makan di Wamena untuk segera keluar. Jangan tinggal di Papua. Jika tidak, nyawa Anda jadi tanggungan sendiri,” ujar Sebby dalam keterangan tertulis, Sabtu (7/6/2025).

BACA JUGA :  2 Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Tembak dengan KKB di Papua Barat Daya

Ancaman itu muncul seiring meningkatnya aktivitas KKB di wilayah pegunungan tengah Papua, khususnya Wamena, yang disebut sebagai target penguasaan kelompok tersebut.

KKB mengklaim akan mengepung dan menguasai kota, serta melakukan serangan acak terhadap pendatang, aparat TNI-Polri, dan pejabat daerah.

Tidak hanya pendatang, KKB juga secara langsung meminta Bupati Jayawijaya, Atenius Murib, untuk mundur dari jabatannya.

BACA JUGA :  Pekerja Proyek Asal Makassar Tewas Ditembak KKB di Papua Tengah

Kelompok ini menuduh sang bupati tidak berpihak kepada kepentingan orang asli Papua (OAP), bahkan mendukung tindakan represif aparat.

Menurut Sebby, Atenius Murib telah meminta aparat keamanan menggelar operasi khusus untuk mengidentifikasi warga Papua yang tidak memiliki KTP. KKB menilai langkah tersebut sebagai bentuk kriminalisasi terhadap OAP.

“Jabatan yang Anda pegang hanya digunakan untuk membunuh, meneror, dan mengintimidasi rakyat Papua,” kecam Sebby.

Situasi di Wamena pun kian mencekam. Dalam beberapa hari terakhir, laporan penembakan terhadap aparat kembali terjadi.

BACA JUGA :  KKB Tembak Mati Anak Kepala Suku Marcel Kasipmabin

Dua anggota kepolisian dilaporkan ditembak di depan RSUD Wamena pekan lalu, diduga kuat dilakukan oleh kelompok separatis bersenjata.

Aparat keamanan kini meningkatkan pengamanan di berbagai titik, namun kekhawatiran masyarakat—baik pendatang maupun OAP—masih tinggi.

Wamena kembali berada di bawah bayang-bayang konflik, dengan ancaman kekerasan yang nyata dan terbuka.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Lomba Paling Heboh “Menangkap Janda”, Dg Jaka Sial Dapat Batangan
Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid
269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim
Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10
Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025
Anak Jahanam di Kuningan Bunuh Ibu Kandung hanya karena Dibangunkan Salat
Rugikan Negara Rp223,6 Miliar, KPK Jebloskan 4 Tersangka Iklan Bank BJB
Asyik Berdua Saat Suami Kerja, Istri di Bone dan Selingkuhan Digerebek Warga

Berita Terkait

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:14 WITA

Lomba Paling Heboh “Menangkap Janda”, Dg Jaka Sial Dapat Batangan

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 03:14 WITA

Heboh, Guru SD di Jeneponto Dijambak dan Dikeroyok Tiga Orang Tua Murid

Jumat, 14 Agustus 2026 - 14:32 WITA

269 Siswa di Karo Keracunan Massal Usai Santap MBG dari Dapur SPPG Kodim

Kamis, 13 Agustus 2026 - 12:31 WITA

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agustus 2026 - 00:12 WITA

Kejari Ekspose Kasus Korupsi Jalan Beton PUPR Parepare 2025

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Dg Beddu Apes! Minta 5+5=10, Dikasih Jalan 6×2+10-2-11+1=10

Kamis, 13 Agu 2026 - 12:31 WITA