2 Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Tembak dengan KKB di Papua Barat Daya

Senin, 23 Maret 2026 - 01:11 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

2 Prajurit TNI Gugur dalam Kontak Tembak dengan KKB di Papua Barat Daya

Ilustrasi prajurit TNI kontak tembak dengan KKB di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya

Zonafaktualnews.com – Dua prajurit TNI dilaporkan gugur setelah terjadi baku tembak dengan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di wilayah Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya, pada Minggu (22/3/2026).

Insiden tersebut kembali menunjukkan situasi keamanan di wilayah Papua yang masih rawan gangguan bersenjata.

Peristiwa kontak tembak itu terjadi di Kampung Sori, Distrik Aifat Selatan. Aparat TNI yang berada di wilayah tersebut terlibat baku tembak dengan kelompok bersenjata yang diduga KKB hingga mengakibatkan dua prajurit TNI meninggal dunia.

BACA JUGA :  Tambang Nikel di Pulau Gag Raja Ampat Dihentikan Sementara

Komandan Korem 181/Praja Vira Tama (PVT) Brigjen TNI Slamet Riyadi membenarkan adanya insiden tersebut.

Slamet mengatakan pihaknya sudah mengantongi indikasi pelaku penyerangan, namun belum dapat menyampaikan secara rinci karena masih menunggu validasi data di lapangan.

“Kami sudah memiliki dugaan terhadap pelaku, tetapi akan kami sampaikan setelah informasi benar-benar valid,” ujarnya.

Pasca insiden tersebut, TNI langsung meningkatkan status kewaspadaan di sejumlah wilayah rawan serta memperkuat fungsi intelijen untuk mengantisipasi kemungkinan gangguan lanjutan.

BACA JUGA :  KKB Ancam Warga Pendatang Wamena dan Bupati Angkat Kaki Atau Mati

Selain itu, koordinasi antar-satuan juga diperketat, termasuk dengan Satuan Tugas (Satgas) Operasi Habema yang di dalamnya terdapat prajurit dari Batalion Marinir 10.

Menurut Slamet Riyadi, pembagian sektor operasi antara satuan di bawah Korem 181/PVT dan Satgas Habema bertujuan agar setiap gangguan keamanan dapat direspons dengan cepat oleh pasukan di lapangan.

“Setelah kejadian ini, kami meningkatkan kewaspadaan, melakukan pemetaan wilayah rawan, serta memperketat pengawasan di lapangan,” jelasnya.

BACA JUGA :  Nafsu Tak Terbendung, Pemuda di Sorong Perkosa Wanita Sambil Gendong Bayi

Ia menambahkan, penambahan personel pasukan juga sedang direncanakan sebagai bagian dari penguatan pengamanan wilayah, termasuk peningkatan operasi intelijen dengan melibatkan informasi dari masyarakat setempat.

“Penambahan pasukan sedang direncanakan, termasuk penguatan intelijen. Informasi dari masyarakat dan aparat intelijen akan terus kami kembangkan,” tandasnya.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

DPO Bantaeng Tewas Ditembak, Dirnarkoba Polda Sulsel Diminta Dicopot
Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG
Husniah Masih Jabat Bupati Gowa Meski Tersangka, F-KRB :Sudahlah, Kasih DM Saja
Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan
Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat
Dua Kali Gagal P-21, H. Suradi Desak Kejati Sulsel Sikat Mafia Rincik Siluman
Tawuran Pecah di Kandea III Makassar, Rafli Tewas Diduga Kena Tembakan
Janji Nikah Ternyata Prank, Gadis 14 Tahun di Gowa Diperkosa Pemuda 3 Kali

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 03:50 WITA

DPO Bantaeng Tewas Ditembak, Dirnarkoba Polda Sulsel Diminta Dicopot

Rabu, 30 September 2026 - 01:30 WITA

Kejagung Jebloskan Kolonel Budi Utomo ke Sel Tahanan Kasus Korupsi MBG

Selasa, 29 September 2026 - 20:50 WITA

Husniah Masih Jabat Bupati Gowa Meski Tersangka, F-KRB :Sudahlah, Kasih DM Saja

Selasa, 29 September 2026 - 03:52 WITA

Terjerat Utang Misterius PNM Mekaar, Warga Takalar Ngaku Dirugikan

Senin, 28 September 2026 - 21:54 WITA

Owner Asaf Skincare Diciduk Polisi, Korban Desak Proses Hukum Dipercepat

Berita Terbaru