Ketua DPRD Lutim Tolak Jabat Tangan Warga Berakhir Salam Komando

Kamis, 16 Maret 2023 - 13:01 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Ketua DPRD Lutim Tolak Jabat Tangan Warga Berakhir Salam Komando

Ketua DPRD Lutim, Aripin yang menolak berjabat tangan dengan warga berakhir salam komando dengan warga bernama Arif (Foto Istimewa)

Zonafaktualnews.com – Ketua DPRD Luwu Timur (Lutim), Sulawesi Selatan, Aripin yang menolak berjabat tangan dengan warga berakhir salam komando

Belakangan diketahui, Aripin dan Arif ternyata saling kenal sejak lama. Meski demikian, Aripin mengaku salah dan sudah meminta maaf kepada Arif.

“Saya dan Arif sebenarnya sudah kenal lama. Saya masih Kades beliau sudah sering ke rumah saya, bahkan sering ngopi di kantor. Tapi atas perbuatan saya kemarin saya mengaku salah dan meminta maaf kepada Arif serta segenap masyarakat Lutim,” kata Aripin, Kamis (16/3/2023)

Aripin mengakui perbuatannya salah dan sudah meminta maaf. Ia menyambangi Arif di salah satu warung kopi di Kecamatan Malili, Luwu Timur sekitar pukul 16.00 Wita, Rabu (15/3/2023) kemarin.

BACA JUGA :  Emosi, Anak Anggota DPRD Wajo Tendang dan Pukul Juru Parkir

Aripin yang mengenakan kemeja putih dan songkok hitam meminta maaf kepada Arif sambil salam komandan dan memeluknya berulang kali. Arif pun ikut larut atas permohonan maaf Ketua DPRD Lutim

“Kemarin saya sudah ketemu. Saya sudah meminta maaf, dia pun sudah meminta maaf. Jadi kita sama-sama memaafkanlah atas perbuatan itu,” ujarnya

Menurut Aripin, dirinya khilaf dengan kejadian tersebut. Saat itu dia spontan tidak melihat Arif yang hendak menyalaminya saat memasuki gedung DPRD Lutim.

BACA JUGA :  Kejari Lutim Tetapkan 2 Tersangka Mafia Pupuk Bersubsidi

“Saya menyesal dan juga khilaf. Sebagai manusia biasa, ini terjadi di luar kemampuan saya. Saat itu memang dalam keadaan spontanitas dan terburu-buru tidak sempat melihat saudara saya itu menyodorkan tangannya,” ucapnya.

Sementara itu, Arif mengatakan, sudah memaafkan Aripin yang menurutnya hal itu wajar dilakukan saat terdesak. Dia pun meminta segenap masyarakat juga memaafkan Aripin.

“Saya sudah maafkan. Saya cuma memikirkan ini, wajar itu saat kita dalam terburu-buru. Semoga ke depan lebih baik lagi,” ujarnya.

Sebelumnya Aripin menjadi perbincangan usai video dirinya menolak berjabat tangan dengan warga viral di media sosial.

BACA JUGA :  Huru-hara Tambang “Tuyul” di Bantaran Sungai Kalaena Semakin Menggeliat

Aripin bahkan mengepalkan tangannya ketika berpapasan dengan warga.

Momen itu terjadi saat Aripin hendak memasuki gedung DPRD Luwu Timur pada Senin (7/3/2023) lalu.

Aripin saat itu akan memimpin sidang paripurna pemilihan Wakil Bupati Luwu Timur

Atas perbuatannya itu, DPD I Golkar Sulsel langsung membuka wacana pencopotan Aripin sebagai Ketua DPRD Lutim.

Wakil Ketua DPD I Golkar Sulsel Bidang Kaderisasi dan Keanggotaan Abbas Hady menilai, sikap Aripin sebagai bentuk keangkuhan.

Editor : Isal

Berita Terkait

Makam Tebing Toraja Utara Dilahap Karhutla, 270 Jenazah Berakhir Jadi Abu
DPRD Luwu Utara Perkuat Pengawasan APBD Lewat Bimtek di Makassar
Gunung Latimojong Enrekang Mencekam, Api Karhutla 7 Hari Belum Padam
Neon Box Nganro Mart di Barru “Offside”, Tinggal Tunggu Dihantam Truk
Balap Liar di Gowa Didenda Rp 3 Juta, Polisi Didesak Transparansi Soal BRIVA
Pasokan Elpiji Diputus Agen 4 Bulan, Pangkalan di Takalar Ngaku Diancam
Cabor Jeneponto Menjerit! Dana Porprov Rp590 Juta Diduga Diatur Oknum KONI
Heriansa Effendi: Satu Komando dalam Perjuangan, Satu Cinta dalam Kehidupan