Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf

Kamis, 29 Oktober 2026 - 20:14 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf

Kadispar Sultra, Ridwan Badallah, menyampaikan permintaan maaf usai konten media sosialnya menyinggung Anggota DPR RI terkait tanaman jati di Muna

Zonafaktualnews.com – Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Sulawesi Tenggara (Sultra), Ridwan Badallah, menyampaikan permintaan maaf setelah konten media sosialnya yang menyinggung persoalan tanaman jati di Muna menuai polemik.

Permintaan maaf itu disampaikan menyusul kedatangan sejumlah loyalis anggota DPR RI Ridwan Bae yang mendatangi kantornya di Kendari.

Di hadapan para loyalis tersebut, Ridwan Badallah mengakui kekeliruannya terkait konten yang menyinggung Ridwan Bae. Dia menyatakan penyesalan dan berjanji tidak mengulangi perbuatannya.

“Saya atas nama Ridwan Badallah meminta maaf atas apa yang telah saya lakukan kepada masyarakat terkait konten Pak Ridwan Bae,” ujar Ridwan Badallah, Rabu (28/10/2026).

Ridwan Badallah juga mengakui dirinya khilaf dalam menyampaikan pernyataan di media sosial yang dinilai menyudutkan politikus Partai Golkar tersebut. Dia menegaskan tidak akan kembali membuat pernyataan serupa.

BACA JUGA :  Surya Paloh Turun Tangan, Sahroni dan Nafa Urbach Dinonaktifkan dari DPR

“Saya khilaf dan saya tidak akan melakukan lagi,” katanya.

Tak hanya menyampaikan permintaan maaf, Ridwan Badallah mengaku telah menghapus konten di akun media sosialnya yang berkaitan dengan Ridwan Bae.

Langkah itu dilakukan setelah pernyataannya menjadi persoalan dan mendapat protes dari para loyalis anggota DPR RI tersebut.

“Semua konten di TikTok yang menyangkut dengan Pak Ridwan Bae sudah saya hapus,” ungkapnya.

Sebelumnya, Ridwan Badallah mengunggah konten yang menyinggung kondisi tanaman jati di Raha, Kabupaten Muna, saat Ridwan Bae menjabat sebagai bupati.

BACA JUGA :  DPR RI Desak MPR Tetapkan Narkotika Sebagai Bahaya Laten Bangsa

Dalam video tersebut, dia mempertanyakan pihak yang bertanggung jawab atas kondisi tanaman jati yang disebutnya telah habis.

“Kita kembali ke belakang, kita masyarakat Muna belum lupa bagaimana jati yang di Raha itu habis, siapa sih bupatinya. Siapa yang melatarbelakangi menghabisi jati di Muna. Saya tidak mau menjustifikasi, hanya mengingatkan saja sejarah masa lalu,” ujar Ridwan Badallah dalam videonya.

Pernyataan tersebut kemudian dipersoalkan oleh sejumlah loyalis Ridwan Bae. Mereka mendatangi Kantor Dinas Pariwisata Sultra di Jalan Tebaununggu, Kelurahan Korumba, Kecamatan Mandonga, Kendari, pada Rabu (28/10/2026), untuk meminta penjelasan langsung dari Ridwan Badallah.

BACA JUGA :  PAN Singkirkan Dua "Benalu" dari Kursi DPR, Uya dan Eko Patrio Kini Gigit Jari

Salah satu loyalis Ridwan Bae, Jems, mengatakan kedatangan mereka bertujuan mengklarifikasi sejumlah pernyataan yang dinilai menyerang anggota DPR RI tersebut.

Dia menyebut Ridwan Badallah telah melontarkan ungkapan yang merendahkan hingga tuduhan terkait tanaman jati.

“Kami datang di sini untuk mengonfirmasi semua pernyataan-pernyataan yang dia katakan. Pak Ridwan Bae kebodohan berpikir, dia katakan Pak Ridwan Bae ketololan berpikir, dia katakan Pak Ridwan Bae pencuri jati,” kata Jems kepada wartawan, Rabu (28/10/2026).

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu
Makam Tebing Toraja Utara Dilahap Karhutla, 270 Jenazah Berakhir Jadi Abu
Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Diduga Istimewakan Penipu, Polresta Gowa Diminta Cabut Penangguhan AHA
Tiga Pemalsu STNK di Kendari Diringkus, Duit Haram Dipakai Beli Sabu dan Judol
Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan