Kejari Sinjai Buru Jejak Korupsi Rp22 Miliar di PDAM, Geledah 4 Lokasi Termasuk Dinas PU

Selasa, 11 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto ilustrasi menelisik jejak korupsi

Foto ilustrasi menelisik jejak korupsi

Zonafaktualnews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Sinjai menelisik jejak korupsi dana hibah proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) di PDAM Sinjai yang nilainya mencapai sekitar Rp22 miliar.

Langkah hukum ini dilakukan di bawah komando Jaksa Agung ST Burhanuddin melalui jajaran Kejaksaan Tinggi (Kejati) Sulawesi Selatan.

Di tingkat daerah, pengusutan dipimpin langsung oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Sinjai, Mohammad Ridwan Bugis.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Penggeledahan berlangsung sejak pagi, Selasa (11/11/2025). Tim penyidik Kejari Sinjai bergerak dari kantor menuju empat titik lokasi yang diduga kuat berkaitan dengan aliran dana hibah proyek air bersih tahun anggaran 2019–2023.

Salah satu lokasi yang menjadi sasaran utama adalah Kantor Dinas Pekerjaan Umum (Dinas PU) Kabupaten Sinjai.

BACA JUGA :  Kasus ART DPRD Tator Bak Main Petak Umpet, Soetarmi “Pikun” Pernyataan Sendiri

Berdasarkan hasil investigasi insertrakyat.com, jaringan zonafaktualnews.com, selain Dinas PU, penyidik juga menyisir tiga titik lokasi lain yang diduga menyimpan dokumen pelaksanaan serta administrasi proyek SPAM tersebut.

Hingga pukul 14.50 WITA, tim penyidik Kejari Sinjai masih berada di lapangan melakukan penggeledahan.

Seorang pejabat publik di Sinjai yang dikonfirmasi tidak menampik adanya kegiatan itu.

“Iya, termasuk Dinas PU,” ujarnya singkat kepada insertrakyat.com.

Sementara pihak Kejari Sinjai hingga berita ini ditulis belum memberikan keterangan resmi terkait hasil penggeledahan.

Sebelumnya, pada Senin (10/11/2025), sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Sinjai telah diperiksa sebagai saksi oleh tim penyidik.

Mereka antara lain Sekretaris Daerah (Sekda) Andi Jefrianto Asapa, Kepala Bappenda Asdar Amal Darmawan, dan Kepala Dinas Pendidikan Irwan Suaib.

BACA JUGA :  Kejati Sulsel Diminta Transparan Usut Korupsi ART DPRD Tana Toraja

Ketiganya tercatat dalam struktur Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD) pada masa pengelolaan dana hibah yang kini diusut.

Kepala Kejari Sinjai, Mohammad Ridwan Bugis, menegaskan bahwa terdapat tiga poin anggaran yang sedang diusut oleh tim penyidik.

“Untuk penyidikan perkara hibah, mulai anggaran tahun 2019, 2020, dan 2023,”demikian diungkap mantan Penyidik/Satgassus Gedung Bundar Jampidsus, Senin (10/11/2025).

Kendati demikian, hingga berita ini disiarkan, Kejari Sinjai belum menetapkan tersangka dalam perkara tiga proyek air bersih tersebut.

Proses penyidikan masih berlangsung secara intensif dengan tetap menjunjung tinggi asas praduga tak bersalah.

Sebelumnya pada 1 Oktober 2025, Kasi Intel Kejari Sinjai, Jhadi Wijaya, menegaskan bahwa penyelidikan kasus ini bermula dari laporan adanya dugaan penyimpangan dalam penggunaan dana hibah proyek air bersih tahun anggaran 2019–2023. Total nilai proyek yang kini disidik mencapai sekitar Rp22.000.000.000.

BACA JUGA :  Bahtiar Menang Praperadilan, Kejati Sulsel Buka Peluang Penyidikan Ulang

Tiga paket utama yang menjadi fokus penyidikan antara lain:

  • Pembangunan Jaringan Perpipaan SPAM Tahun 2019 senilai Rp10.042.830.000.
  • Pembangunan Jaringan Perpipaan SPAM Tahun 2020 senilai Rp9.622.914.316.
  • Dana Hibah Tahun 2023 untuk BUMD PDAM Tirta Sinjai Bersatu senilai Rp2.300.000.000.

“Ketiga proyek tersebut kini disidik berdasarkan Surat Perintah Penyidikan (Sprindik). Salah satunya dengan Nomor Print-889, 890, dan 891/P.4.31/Fd.2/09/2025,” tegas Jhadi Wijaya.

Diketahui pula, dari Dinas PU Sinjai yang telah diperiksa meliputi PPTK/PPK masing-masing Badri dan Sabri.


Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Prabowo Didesak Minta Maaf, 6 Organisasi Pers Kecam Sebutan “Londo Ireng”
Atas Kerudung, Bawah Warung
Bentrok Sengketa Lahan di Panakkukang Makassar, Tiga Kubu Saling Serang
Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS
Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga
Tak Terima Dituding Aniaya Staf, Ketua DPRD Bone Bakal Lapor Balik
Aksi Jilid III Meledak di DPRD, KONAMI Sulsel Tuntut Verifikasi Gelar Akademik Dewan
Laksus Minta Polda Sulsel Periksa Eks Dekan FIKK UNM Terkait Bukti Pungli CPNS

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 01:20 WITA

Prabowo Didesak Minta Maaf, 6 Organisasi Pers Kecam Sebutan “Londo Ireng”

Senin, 27 Juli 2026 - 00:22 WITA

Atas Kerudung, Bawah Warung

Minggu, 26 Juli 2026 - 11:47 WITA

Bentrok Sengketa Lahan di Panakkukang Makassar, Tiga Kubu Saling Serang

Minggu, 26 Juli 2026 - 00:56 WITA

Iran Gempur Gudang Amunisi dan Menara Pengawas Armada Kelima AS

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:45 WITA

Korban Pengeroyokan Jadi Tersangka, Polsek Tallo Diduga Kriminalisasi Warga

Berita Terbaru

Visual dibuat dengan AI

Geleng Kepala

Atas Kerudung, Bawah Warung

Senin, 27 Jul 2026 - 00:22 WITA