Kasir Alfamart Diperkosa dan Dibunuh Kepala Toko, Jasadnya Dibuang ke Sungai

Jumat, 10 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto Kolase – Korban, Dina Oktaviani, Kasir Alfamart dan Pelaku, Heryanto, Kepala Toko Alfamart

Foto Kolase – Korban, Dina Oktaviani, Kasir Alfamart dan Pelaku, Heryanto, Kepala Toko Alfamart

Zonafaktualnews.com – Kasir Alfamart, Dina Oktaviani (21), dibunuh dan diperkosa oleh kepala tokonya sendiri, Heryanto (27). Peristiwa tersebut terjadi di Purwakarta, Jawa Barat.

Jasad korban ditemukan mengambang di aliran Sungai Citarum, Selasa (7/10/2025) pagi, tepat di hari ulang tahunnya.

Warga Dusun Munjul Kaler RT 30 RW 05, Desa Curug, Kecamatan Klari, Kabupaten Karawang, sontak geger ketika melihat tubuh seorang perempuan mengapung di permukaan sungai sekitar pukul 06.00 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat didekati, korban diketahui sudah tak bernyawa. Penemuan itu langsung dilaporkan kepada kepala desa dan diteruskan ke pihak kepolisian.

BACA JUGA :  Dalih Mediasi, Sahar Malah Sekap dan Perkosa Istri Teman di Pinrang

Setelah dilakukan identifikasi, korban diketahui bernama Dina Oktaviani, karyawati Alfamart wilayah Purwakarta.

Sebelumnya, keluarga sempat melaporkan Dina hilang lantaran tak kunjung pulang ke rumahnya di Desa Talunjaya, Kecamatan Banyusari, Kabupaten Karawang.

Tim Satreskrim Polres Karawang bersama Tim Taktis Sanggabuana kemudian melakukan penyelidikan.

Dalam waktu kurang dari 24 jam, polisi berhasil mengidentifikasi dan menangkap pelaku yang tak lain adalah rekan kerja korban sendiri.

Pelaku bernama Heryanto (27), kepala toko Alfamart tempat Dina bekerja.

Heryanto ditangkap di Alfamart Rest Area KM 72A, Desa Cigelam, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, pada Rabu (8/10/2025) malam.

BACA JUGA :  Publik Tak Percaya Anak 12 Tahun Bunuh Ibu di Medan, Fakta Pisah Ranjang Terkuak

Kapolres Karawang, AKBP Fiki N. Ardiansyah, melalui Kasi Humas Ipda Cep Wildan, membenarkan penangkapan tersebut.

“Pelaku merupakan rekan kerja korban dan ditangkap kurang dari 24 jam setelah jasad korban ditemukan,” ujar Cep Wildan, Kamis (9/10/2025).

Dalam pemeriksaan, pelaku mengaku membunuh korban karena terdesak kebutuhan finansial.

Dina yang saat itu hendak pulang kerja diajak mampir ke rumah pelaku di wilayah Purwakarta. Tanpa curiga, korban mengikuti ajakan tersebut.

Sesampainya di rumah, pelaku langsung mencekik dan membekap korban hingga tewas.

Setelah memastikan korban tak bernyawa, pelaku melucuti pakaian korban dan menyetubuhinya.

BACA JUGA :  Lama Tak Disentuh "Burung", Janda Satu Anak Perkosa Brondong

Tak hanya itu, pelaku juga mengambil perhiasan dan handphone milik korban. Dalam kondisi panik, pelaku membungkus jasad Dina yang sudah tak berbusana, lalu membuangnya ke aliran Sungai Citarum untuk menghilangkan jejak.

Tim Taktis Sanggabuana yang dipimpin Ipda Heriansyah turut mengamankan sejumlah barang bukti berupa satu unit sepeda motor, satu mobil, dan dua handphone dari tangan pelaku.

Polisi menjerat Heryanto dengan Pasal 351 KUHP tentang Penganiayaan Berat yang Mengakibatkan Kematian serta pasal tambahan terkait pemerkosaan dan perampasan.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

SPMB “Beleng-beleng”, Data Luar Negeri dan Gunung Es Masuk Zonasi SMAN 1 Parepare
Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital
Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Akui Celah Aplikasi, Disdik-Sekolah Saling Lempar Bola
GOR SMKN 6 Makassar Disewakan, Aset Pendidikan Dituding Jadi “Sapi Perah”
Menakar Kinerja Polrestabes Makassar, Ada Apa di Balik Narasi “Kurang Bukti” Kasus MH?
Isi Chat Sony Sanjaya Terbongkar, Kejagung Kantongi 26 Tokoh di Balik Jatah SPPG
SPMB SMAN 1 Parepare Kacau, Jalur Domisili Diukur Skor, Bukan Jarak Rumah
Bandar Lintas Daerah Diciduk, 421 Gram Sabu Gagal Merusak Maros dan Bone

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:09 WITA

SPMB “Beleng-beleng”, Data Luar Negeri dan Gunung Es Masuk Zonasi SMAN 1 Parepare

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:02 WITA

Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:42 WITA

Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Akui Celah Aplikasi, Disdik-Sekolah Saling Lempar Bola

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:28 WITA

GOR SMKN 6 Makassar Disewakan, Aset Pendidikan Dituding Jadi “Sapi Perah”

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:42 WITA

Menakar Kinerja Polrestabes Makassar, Ada Apa di Balik Narasi “Kurang Bukti” Kasus MH?

Berita Terbaru