Aliansi BEM Se-Kota Makassar Evaluasi 100 Hari Kerja Prabowo-Gibran

Jumat, 24 Januari 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Aliansi BEM Universitas Se-kota Makassar menggelar aksi demonstrasi di Fly Over dan depan Kantor DPRD Sulsel

Aliansi BEM Universitas Se-kota Makassar menggelar aksi demonstrasi di Fly Over dan depan Kantor DPRD Sulsel

Zonafaktualnews.com – Aliansi Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Se-kota Makassar menggelar aksi demonstrasi di Fly Over dan depan Kantor DPRD Sulsel pada Kamis, 23 Januari 2025.

Aksi ini digelar sebagai bentuk evaluasi terhadap 100 hari kerja Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka, yang dilantik pada 20 Oktober 2024.

Demonstrasi tersebut dilatarbelakangi berbagai persoalan yang dianggap belum terselesaikan dan justru semakin kompleks.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Isu yang disorot mencakup penegakan hukum yang dinilai tumpul, tindakan represif aparat kepolisian, hingga pemberantasan korupsi yang dianggap tidak menunjukkan kemajuan berarti.

BACA JUGA :  Menguak Modus Tipu-tipu Bisnis Rokok Ilegal, HRJ Gold Manipulasi Pita Cukai

“Seharusnya rezim Prabowo-Gibran menjadikan segala permasalahan di masa lalu sebagai pembelajaran. Namun nyatanya, hingga hari ini, tepatnya selama 100 hari kerja Prabowo-Gibran, justru semakin banyak problematika yang terjadi.

Seperti penegakan hukum yang tumpul, maraknya tindakan represif aparat kepolisian, pembengkakan kementerian yang menguras APBN, kurangnya perhatian terhadap tenaga pendidik, dan berbagai permasalahan lainnya,” ujar Hasrul, Presiden BEM Universitas Negeri Makassar sekaligus Jenderal Lapangan aksi.

Lebih lanjut, Hasrul menyampaikan bahwa aksi tersebut didasarkan pada hasil kajian dan konsolidasi internal.

BACA JUGA :  Disbun Mangkir, Polemik Lahan Pembangunan Yon TP 872 Berlanjut ke DPRD Sulsel

BEM mendesak pemerintah untuk segera mengambil langkah nyata, termasuk pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset sebagai efek jera bagi koruptor.

“Belum lagi jika kita berbicara tentang kasus korupsi yang tidak mampu diberantas dengan tindakan tegas. Salah satu yang kami desak adalah pengesahan Undang-Undang Perampasan Aset sebagai bentuk pemberian efek jera bagi para koruptor. Oleh karena itu, kami menyampaikan aspirasi ini agar DPRD Provinsi dapat meneruskannya ke pemerintah pusat,” lanjutnya.

Namun, hingga malam hari setelah berjam-jam berorasi di depan Kantor DPRD Provinsi Sulawesi Selatan, tidak ada satu pun anggota DPRD yang menemui para mahasiswa.

BACA JUGA :  Diduga Dibekingi Oknum Aparat, Tambang Ilegal di Takalar Kebal Hukum

Hal ini memicu kekecewaan di kalangan massa aksi, yang menilai kehadiran mereka sebagai representasi masyarakat Sulawesi Selatan tidak mendapat perhatian yang semestinya.

Hasrul menegaskan bahwa aksi ini baru langkah awal dari gerakan yang lebih besar.

“Kami akan kembali turun ke jalan hingga aspirasi mahasiswa dan masyarakat benar-benar didengar oleh para wakil rakyat,” tutupnya.

 

(Id Amor)
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas
Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba
Wali Kota Makassar Ditampar Balik Soal Wartawan Abal-abal, Jangan Alihkan Isu KPK
Nyaris Tabrak Petugas Dishub di Makassar, Pengendara Pajero Ngaku Keluarga Aparat
Kenalan Lewat Medsos, Gadis ABG di Polman Diperkosa dan Dijual ke Pria Lain
Tak Lagi Kelola Gizi, Dadan Hindayana Kini “Dipromosi” Jadi Tahanan Kejagung
Surat Kuasa “Mandul” di SPBU Bunga Didi, Nelayan Munte Tercekik Aturan Solar
Pencopotan Dadan Tak Cukup, Netizen: “Usut Korupsi BGN dan Tangkap Si Botak”

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 04:19 WITA

3 Tahun Tak Tuntas, Kasus Hatta Hamzah di Makassar Tersandera Tarik-Ulur Berkas

Kamis, 4 Juni 2026 - 18:35 WITA

Proyek Jalan Seko Pakai Material Ilegal, PT Millenium Persada Kangkangi UU Minerba

Kamis, 4 Juni 2026 - 15:29 WITA

Wali Kota Makassar Ditampar Balik Soal Wartawan Abal-abal, Jangan Alihkan Isu KPK

Kamis, 4 Juni 2026 - 04:37 WITA

Nyaris Tabrak Petugas Dishub di Makassar, Pengendara Pajero Ngaku Keluarga Aparat

Kamis, 4 Juni 2026 - 03:29 WITA

Kenalan Lewat Medsos, Gadis ABG di Polman Diperkosa dan Dijual ke Pria Lain

Berita Terbaru