Jual Doa Online, Yusuf Mansur Dicibir: “Kalau Doamu Sakti, Nggak Nyari Donasi”

Sabtu, 11 Oktober 2025 - 19:14 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Jual Doa Online, Yusuf Mansur Dicibir: “Kalau Doamu Sakti, Nggak Nyari Donasi”

Tangkapan layar video – Yusuf Mansur saat bertransaksi jual doa online melalui siaran langsung di media sosial pribadinya.

Zonafaktualnews.com – Pendakwah Ustaz Yusuf Mansur dicibir sejumlah netizen usai membuka jasa kirim doa online lewat siaran langsung di media sosial pribadinya.

Pasalnya, praktik semacam ini dianggap oleh sebagian warganet melenceng dari esensi ibadah dan doa dalam Islam.

Dalam tayangan tersebut, Yusuf Mansur mengundang siapa saja untuk berdonasi, baik nominal kecil maupun besar, dengan janji bahwa doa yang dikirimkan akan diamini oleh 500 penonton siaran langsung serta dirinya sendiri.

“Rp50 ribu boleh, seribu pakai PayTren boleh lho,” ujar Yusuf Mansur dalam salah satu sesi siaran langsung, dikutip Sabtu (11/10/2025).

BACA JUGA :  Nusron Wahid Dirujak Netizen Usai Klaim Semua Tanah Milik Negara

Tak berhenti di situ, Yusuf Mansur juga menawarkan “doa khusus” bagi donatur dengan nominal besar.

Yusuf Mansur menyebut siap membaca surah Al-Fatihah secara khusus bagi penyumbang dengan nominal Rp10 juta ke atas.

“Belum ada yang Rp10 juta ini? Rp10 juta, Rp20 juta saya Fatihah khusus nih. Bismillah di-Fatihah-in sama 500 orang, yang Rp10 juta, besok Senin eksekusi. Bismillah atas nama orang tua dan keluarga,” kata Yusuf Mansur.

Potongan video siaran langsung tersebut langsung memicu komentar di media sosial. Banyak netizen menilai praktik ini melenceng dari esensi ibadah dan doa dalam Islam.

BACA JUGA :  Prahara “Si Paling Artikulasi”, Juri LCC MPR RI Dihujat Usai Begal Nilai Siswa

“Kalau doamu sakti, harusnya nggak nyari donasi, Ustaz. Tinggal doa aja biar rezekinya ngalir sendiri,” tulis seorang pengguna X (Twitter).

“Cek keranjang kuning,” tulis seorang netizen, seolah mengejek metode penggalangan dana Yusuf Mansur.

“Ini bukan dakwah tapi dagang. Menjual tembus ke langit dengan harga 10 juta adalah penistaan terhadap makna doa dan penghinaan terhadap umat yang tulus beribadah,” tulis netizen lainnya.

“Logikanya aja kalau doa lu pasti dikabulin langsung, lu nggak bakalan pusing nyari duit kemana-mana, dan yang masih percaya ana nih orang berarti gobloknya kebangetan,” timpal komentar lainnya.

BACA JUGA :  Netizen Sebut Suami Fenny Frans Minatnya Hanya Level Pembantu

“Berdoa itu hubungan personal antara manusia dgn Tuhan. Tanpa perantara apalagi berbayar? Dia pikir Tuhan bisa disuap pake uang? Ustaz mata duitan,” kritik netizen lain dengan pedas.

Meski sebagian pengikutnya membela, mayoritas netizen menilai langkah ini mencampuradukkan spiritualitas dengan transaksi finansial, sehingga menimbulkan pro dan kontra di media sosial.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Pembalut Wanita “Dipalak” PPN 11 Persen, Pemerintah Diminta Kaji Ulang
Binance Kena Hack Rp114 Triliun, Laptop Karyawan Jadi Celah Masuk Hacker
Kebijakan Tidak Jalan! Gerindra Sebut Tiga Menteri Layak Diberi “Rapor Merah”
Digeruduk Loyalis Usai Fitnah Anggota DPR RI, Kadispar Sultra Minta Maaf
Tawuran Pecah di Makassar, Konvoi Motor Diserang Pakai Busur dan Batu
Makam Tebing Toraja Utara Dilahap Karhutla, 270 Jenazah Berakhir Jadi Abu
Houthi Gempur Habis-habisan Arab Saudi, Kilang Minyak Ras Tanura Terbakar
Diduga Istimewakan Penipu, Polresta Gowa Diminta Cabut Penangguhan AHA