Jual Doa Online, Yusuf Mansur Dicibir: “Kalau Doamu Sakti, Nggak Nyari Donasi”

Sabtu, 11 Oktober 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangkapan layar video – Yusuf Mansur saat bertransaksi jual doa online melalui siaran langsung di media sosial pribadinya.

Tangkapan layar video – Yusuf Mansur saat bertransaksi jual doa online melalui siaran langsung di media sosial pribadinya.

Zonafaktualnews.com – Pendakwah Ustaz Yusuf Mansur dicibir sejumlah netizen usai membuka jasa kirim doa online lewat siaran langsung di media sosial pribadinya.

Pasalnya, praktik semacam ini dianggap oleh sebagian warganet melenceng dari esensi ibadah dan doa dalam Islam.

Dalam tayangan tersebut, Yusuf Mansur mengundang siapa saja untuk berdonasi, baik nominal kecil maupun besar, dengan janji bahwa doa yang dikirimkan akan diamini oleh 500 penonton siaran langsung serta dirinya sendiri.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Rp50 ribu boleh, seribu pakai PayTren boleh lho,” ujar Yusuf Mansur dalam salah satu sesi siaran langsung, dikutip Sabtu (11/10/2025).

BACA JUGA :  Akun FB Penjerumus Mama Muda Bertebaran, Netizen : Palsu Semua

Tak berhenti di situ, Yusuf Mansur juga menawarkan “doa khusus” bagi donatur dengan nominal besar.

Yusuf Mansur menyebut siap membaca surah Al-Fatihah secara khusus bagi penyumbang dengan nominal Rp10 juta ke atas.

“Belum ada yang Rp10 juta ini? Rp10 juta, Rp20 juta saya Fatihah khusus nih. Bismillah di-Fatihah-in sama 500 orang, yang Rp10 juta, besok Senin eksekusi. Bismillah atas nama orang tua dan keluarga,” kata Yusuf Mansur.

Potongan video siaran langsung tersebut langsung memicu komentar di media sosial. Banyak netizen menilai praktik ini melenceng dari esensi ibadah dan doa dalam Islam.

BACA JUGA :  Marco Marewou Karundeng Tebar Ancaman, Target Berjilbab dan Berkopiah

“Kalau doamu sakti, harusnya nggak nyari donasi, Ustaz. Tinggal doa aja biar rezekinya ngalir sendiri,” tulis seorang pengguna X (Twitter).

“Cek keranjang kuning,” tulis seorang netizen, seolah mengejek metode penggalangan dana Yusuf Mansur.

“Ini bukan dakwah tapi dagang. Menjual tembus ke langit dengan harga 10 juta adalah penistaan terhadap makna doa dan penghinaan terhadap umat yang tulus beribadah,” tulis netizen lainnya.

“Logikanya aja kalau doa lu pasti dikabulin langsung, lu nggak bakalan pusing nyari duit kemana-mana, dan yang masih percaya ana nih orang berarti gobloknya kebangetan,” timpal komentar lainnya.

BACA JUGA :  Ganjar Pranowo Bicara Soal Ketahanan Pangan Diledek Netizen

“Berdoa itu hubungan personal antara manusia dgn Tuhan. Tanpa perantara apalagi berbayar? Dia pikir Tuhan bisa disuap pake uang? Ustaz mata duitan,” kritik netizen lain dengan pedas.

Meski sebagian pengikutnya membela, mayoritas netizen menilai langkah ini mencampuradukkan spiritualitas dengan transaksi finansial, sehingga menimbulkan pro dan kontra di media sosial.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo
Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba
Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang
Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang
Kurniawan Nahkodai HMI KOMDAK Gowa, Tekankan Soliditas dan Amanah
Di Balik Candaan “Disiden”, Apa Sebenarnya Sinyal Politik Prabowo ke Rocky Gerung?
7 Penumpang Tewas, Tabrakan Kereta di Bekasi Timur Diduga Berawal dari Taksi

Berita Terkait

Kamis, 30 April 2026 - 13:52 WITA

Begini Rincian 13 Proyek Hilirisasi Rp116 Triliun yang Diluncurkan Prabowo

Kamis, 30 April 2026 - 12:49 WITA

Dulu Gagah Berseragam, Kini Didik–Malaungi Berbaju Oranye Terjerat TPPU Narkoba

Rabu, 29 April 2026 - 09:20 WITA

Perjalanan KRL dari Bekasi Timur Jadi yang Terakhir, Nur Ainia Kompas TV Berpulang

Rabu, 29 April 2026 - 08:23 WITA

Permintaan Izin Terbang Bebas AS di RI Dinilai Ancam Kedaulatan Negara

Selasa, 28 April 2026 - 21:15 WITA

Korban Tewas Tabrakan KA Argo Bromo–KRL di Bekasi Timur Jadi 15 Orang

Berita Terbaru