Hutan Lindung di Pegunungan Bawakaraeng–Lompobattang Jadi Surga Perambah Mafia

Minggu, 14 Desember 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hutan Lindung Bawakaraeng–Lompobattang yang dirusak dan digunduli akibat perambahan ilegal

Hutan Lindung Bawakaraeng–Lompobattang yang dirusak dan digunduli akibat perambahan ilegal

Zonafaktualnews.com – Hutan Lindung Bawakaraeng–Lompobattang kini dikepung mafia hutan.

Aktivitas perambahan ilegal terus berlangsung, sementara aparat dan pejabat Departemen Kehutanan di Sulsel diduga tutup mata dan abai terhadap kondisi hutan di wilayah tersebut.

Erelembang, desa yang terletak di Kecamatan Tombolo Pao, Kabupaten Gowa, yang beberapa hari lalu digerebek oleh Wakil Bupati Gowa dan AKBP Muh Aldy Sulaeman, Kapolres Gowa beserta jajarannya, hanyalah salah satu titik perambahan kawasan hutan secara sporadis oleh para mafioso.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Erelembang hanyalah puncak gunung es dari menguak keserahan para oknum aparat kehutanan bekerjasama dengan beberapa pihak merampok, mencaplok kawasan hutan Gowa,” ujar Mudri Walker, aktivis lingkungan hidup Gowa, Minggu (14/12/2025).

BACA JUGA :  Dikira Calon Penghuni Kos, Ternyata “Palukka”, Pelaku Curat Ditembak Polisi

Sudirman, salah satu pendaki gunung senior, kini ikut bersuara.

“Area hutan lindung Lankoa yang juga berada di Kecamatan Tombolo Pao kini sudah lenyap, ratusan hektar hutan telah sirna dan aparat hukum khususnya polisi kehutanan memang lalai dan gagal menjalankan amanah,” ungkapnya.

Keduanya menambahkan, sepanjang rute menuju puncak Bawakaraeng kini juga sedang dirambah.

“Baik jalur pendakian kawasan Hutan Lindung Bawakaraeng–Lompobattang maupun Gunung Lompobattang menjadi syurga bagi perambah hutan, mereka bergerak memakai alat berat dan aparat lagi-lagi tutup mata,” ungkapnya.

BACA JUGA :  Gagal Eksekusi Terpidana Pemerasan Putusan MA, Kajari Gowa Diminta Dicopot

Langkah awal Pemkab Gowa melalui Wakil Bupati seketika memberikan semangat kepada para aktivis lingkungan hidup Gowa untuk penyelamatan kawasan hutan.

“Program penghijauan atau penanaman baru hanya pada proses pencitraan, karena usai pejabat hadir di lokasi penghijauan, program pemeliharaan tidak dilakukan,” ungkap Hirsan Bachtiar.

Ketiga aktivis senior yang bergerak di lingkungan hidup mengajak semua pihak untuk mendukung dan mengawal program Presiden Prabowo.

“Saatnya rakyat Gowa bersatu menjalankan perintah presiden untuk penyelamatan kawasan hutan Gowa, mari bersama melawan para penjahat lingkungan, mereka menang karena bergerak terorganisir maka kita juga warga harus bergerak bersama secara organisir,” kunci ketiganya.

BACA JUGA :  Disergap di Jeneponto! Residivis Perampasan di Gowa Ditangkap Usai Dorong IRT ke Drainase

Pasca bencana yang menimpa tiga provinsi di Pulau Sumatera, kesadaran elemen masyarakat Kabupaten Gowa untuk bersama bangkit menyelamatkan area hutan di sepanjang Hutan Lindung Bawakaraeng–Lompobattang kini terus membahana di akar rumput.

Ratusan aktivis lingkungan hidup dari berbagai latar belakang profesi menyatakan akan membentuk konsorsium bersama dan bergerak mengidentifikasi gerakan para mafia hutan.

“Insyaa Allah, konsolidasi mulai jalan dan kami pastikan semua aktivis Gowa berada dalam satu shaf mengawal dan mendukung Program Presiden Prabowo,” ungkap Hirsan Bachtiar.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak
Polisi Amankan 4 Brimob Pelaku Penembakan di Tambang Ilegal Bombana
Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START
Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana
Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi
Pengawasan Bobrok, Napi “Spanyol” Bebas Pakai HP, Pimpinan Lapas Bollangi Lalai
Kecewa Tak Dibelikan Motor, Anak di Bulukumba Tikam Ayah Kandung hingga Tewas
Eggi Sudjana dan Damai Hari Lubis Dicap Pecundang Usai Diam-diam Temui Jokowi

Berita Terkait

Selasa, 13 Januari 2026 - 01:35 WITA

Demo Pemekaran Luwu Tengah Ricuh, 7 Orang Luka dan Pagar Kantor Gubernur Rusak

Senin, 12 Januari 2026 - 01:22 WITA

Polisi Amankan 4 Brimob Pelaku Penembakan di Tambang Ilegal Bombana

Senin, 12 Januari 2026 - 00:05 WITA

Dunia di Ambang Kiamat Nuklir, AS dan Rusia Gagal Sepakati Perjanjian New START

Minggu, 11 Januari 2026 - 21:40 WITA

Damai Hari Lubis Tepis Isu Permohonan Maaf Datangi Jokowi Bersama Eggi Sudjana

Minggu, 11 Januari 2026 - 19:39 WITA

Banjir Rendam Biringkanaya Makassar, Puluhan Warga Terpaksa Mengungsi

Berita Terbaru