Granat Tersembunyi Puluhan Tahun Ditemukan di Rumah Pejuang Sidrap

Selasa, 3 Juni 2025 - 00:49 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Granat Tersembunyi Puluhan Tahun Ditemukan di Rumah Pejuang Sidrap

Detik-detik proses evakuasi granat atau peninggalan senjata di Kelurahan Arateng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan

Zonafaktualnews.com – Dua granat jenis nanas dan sejumlah barang inventaris militer ditemukan tersimpan rapi di dalam peti kayu tua di rumah peninggalan mendiang Serma Purnawirawan TNI Kanto, seorang pejuang kemerdekaan asal Sidrap.

Penemuan granat tersebut terjadi di Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, pada Minggu (1/6/2025).

Barang-barang tersebut pertama kali ditemukan oleh Muhammad Ikbal (22), warga yang sedang memperbaiki atap seng rumah peninggalan almarhum.

Saat berada di loteng rumah tradisional Bugis, Saoraja Mannagae, Ikbal melihat helm baja tua dan sebuah peti kayu yang tampak tertutup rapat.

BACA JUGA :  Tak Bayar Retribusi, Sopir Truk Ditikam Petugas Dishub

Ketika dibuka, Ikbal mendapati dua granat nanas yang masih utuh serta perlengkapan militer lain.

Adapun isi peti tersebut meliputi dua buah helm baja, satu ransel kecil, satu pilbek, satu penyelesak, empat magaseng senjata standar, dua sarung magaseng, dan satu kotak amunisi.

Barang-barang tersebut langsung dilaporkan kepada pihak keluarga dan aparat setempat.

Putri almarhum, Hj. Andi Cahya (65), membenarkan bahwa barang-barang itu milik ayahnya yang telah pensiun dari TNI sejak tahun 1972 dan meninggal dunia pada 24 November 2022.

BACA JUGA :  Modus Bisnis Skincare, Warga Sidrap Jadi Korban Penipuan

“Sekitar tahun 90-an saya pernah lihat granat itu. Tapi saya kira sudah tidak aktif. Kami simpan karena dianggap bagian dari kenangan beliau,” kata Hj. Cahya.

Serma Purnawirawan Kanto dikenal sebagai salah satu tokoh perjuangan kemerdekaan di wilayah Sidrap.

Ia juga merupakan sahabat seperjuangan Usman Balo, tokoh militer lokal yang berperan penting dalam pertahanan Sulawesi Selatan pasca-kemerdekaan.

Untuk menghindari potensi bahaya, aparat keamanan telah mengamankan lokasi dan melaporkan temuan tersebut ke tim penjinak bahan peledak (Jihandak). Penanganan lebih lanjut direncanakan dilakukan dalam waktu dekat.

BACA JUGA :  Dua Pelaku Pemerasan Bersenjata Badik di SPBU Wala Sidrap Ditangkap Polisi

Situasi di sekitar lokasi penemuan saat ini dalam kondisi aman dan terkendali.

Aparat mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda-benda mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan peninggalan militer.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Ekspor Gas Dibatasi, Politikus Singapura Ancam Potong Kabel Internet Indonesia
Nolong CEO Montok, Dg Bentor Dapat Mata “Tembus Pandang”
Kedua Tangan Diborgol Tali Tis, Mantan Bupati Gowa Dijebloskan ke Tahanan
Geng Motor Tebar Busur Ketiban Sial, Motor Ludes Dibakar Massa di Makassar
Houthi Makin Brutal, Serpihan Rudal Hantam Kawasan 20 Km dari Makkah
Skandal CCTV di Gang Sepi
Jimly Usul Ijazah Capres Dihapus, Netizen Sindir Terapkan di Semua Lembaga
Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?