Granat Tersembunyi Puluhan Tahun Ditemukan di Rumah Pejuang Sidrap

Selasa, 3 Juni 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Detik-detik proses evakuasi granat atau peninggalan senjata di Kelurahan Arateng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan

Detik-detik proses evakuasi granat atau peninggalan senjata di Kelurahan Arateng, Kabupaten Sidrap, Sulawesi Selatan

Zonafaktualnews.com – Dua granat jenis nanas dan sejumlah barang inventaris militer ditemukan tersimpan rapi di dalam peti kayu tua di rumah peninggalan mendiang Serma Purnawirawan TNI Kanto, seorang pejuang kemerdekaan asal Sidrap.

Penemuan granat tersebut terjadi di Kelurahan Arateng, Kecamatan Tellu Limpoe, Kabupaten Sidrap, pada Minggu (1/6/2025).

Barang-barang tersebut pertama kali ditemukan oleh Muhammad Ikbal (22), warga yang sedang memperbaiki atap seng rumah peninggalan almarhum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Saat berada di loteng rumah tradisional Bugis, Saoraja Mannagae, Ikbal melihat helm baja tua dan sebuah peti kayu yang tampak tertutup rapat.

BACA JUGA :  Heboh! Wanita Diduga Asal Sidrap Pamer “Susu” Saat Live di TikTok, Polisi Selidiki

Ketika dibuka, Ikbal mendapati dua granat nanas yang masih utuh serta perlengkapan militer lain.

Adapun isi peti tersebut meliputi dua buah helm baja, satu ransel kecil, satu pilbek, satu penyelesak, empat magaseng senjata standar, dua sarung magaseng, dan satu kotak amunisi.

Barang-barang tersebut langsung dilaporkan kepada pihak keluarga dan aparat setempat.

Putri almarhum, Hj. Andi Cahya (65), membenarkan bahwa barang-barang itu milik ayahnya yang telah pensiun dari TNI sejak tahun 1972 dan meninggal dunia pada 24 November 2022.

BACA JUGA :  Emak-emak Nyaris Diamuk Massa Usai Tertangkap Curi Emas di Pasar Sidrap

“Sekitar tahun 90-an saya pernah lihat granat itu. Tapi saya kira sudah tidak aktif. Kami simpan karena dianggap bagian dari kenangan beliau,” kata Hj. Cahya.

Serma Purnawirawan Kanto dikenal sebagai salah satu tokoh perjuangan kemerdekaan di wilayah Sidrap.

Ia juga merupakan sahabat seperjuangan Usman Balo, tokoh militer lokal yang berperan penting dalam pertahanan Sulawesi Selatan pasca-kemerdekaan.

BACA JUGA :  Modus Tipu-tipu Jual Motor Online, TNI Gadungan di Sidrap Ditangkap

Untuk menghindari potensi bahaya, aparat keamanan telah mengamankan lokasi dan melaporkan temuan tersebut ke tim penjinak bahan peledak (Jihandak). Penanganan lebih lanjut direncanakan dilakukan dalam waktu dekat.

Situasi di sekitar lokasi penemuan saat ini dalam kondisi aman dan terkendali.

Aparat mengimbau masyarakat agar tidak menyentuh atau memindahkan benda-benda mencurigakan, khususnya yang berkaitan dengan peninggalan militer.

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

SPMB “Beleng-beleng”, Data Luar Negeri dan Gunung Es Masuk Zonasi SMAN 1 Parepare
Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital
Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Akui Celah Aplikasi, Disdik-Sekolah Saling Lempar Bola
GOR SMKN 6 Makassar Disewakan, Aset Pendidikan Dituding Jadi “Sapi Perah”
Menakar Kinerja Polrestabes Makassar, Ada Apa di Balik Narasi “Kurang Bukti” Kasus MH?
Isi Chat Sony Sanjaya Terbongkar, Kejagung Kantongi 26 Tokoh di Balik Jatah SPPG
SPMB SMAN 1 Parepare Kacau, Jalur Domisili Diukur Skor, Bukan Jarak Rumah
Bandar Lintas Daerah Diciduk, 421 Gram Sabu Gagal Merusak Maros dan Bone

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:09 WITA

SPMB “Beleng-beleng”, Data Luar Negeri dan Gunung Es Masuk Zonasi SMAN 1 Parepare

Jumat, 12 Juni 2026 - 16:02 WITA

Heboh Video “Batang Membara”, Polisi Tangkap Pelaku dan Telusuri Jejak Digital

Jumat, 12 Juni 2026 - 04:42 WITA

Panitia SPMB SMAN 1 Parepare Akui Celah Aplikasi, Disdik-Sekolah Saling Lempar Bola

Jumat, 12 Juni 2026 - 03:28 WITA

GOR SMKN 6 Makassar Disewakan, Aset Pendidikan Dituding Jadi “Sapi Perah”

Jumat, 12 Juni 2026 - 01:42 WITA

Menakar Kinerja Polrestabes Makassar, Ada Apa di Balik Narasi “Kurang Bukti” Kasus MH?

Berita Terbaru