Dugaan Penyalahgunaan Anggaran, Tito Karnavian Dilaporkan ke KPK

Rabu, 5 Maret 2025 - 00:31 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Mendagri Tito Karnavian (Foto Instagram)

Mendagri Tito Karnavian (Foto Instagram)

Zonafaktualnews.com – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian resmi dilaporkan ke KPK terkait dugaan penyalahgunaan anggaran dalam penyelenggaraan retreat kepala daerah.

Laporan tersebut diajukan oleh Koalisi Masyarakat Sipil Anti Korupsi pada 28 Februari 2025 di Gedung KPK, Jakarta.

Selain Tito Karnavian, laporan itu juga menyeret beberapa pihak lainnya, termasuk sejumlah politisi serta jajaran direksi dan komisaris PT Lembah Tidar Indonesia (LTI) dan PT Jababeka.

Dugaan penyalahgunaan anggaran dalam acara yang berlangsung pada 21-28 Februari 2025 itu mencapai Rp11 hingga Rp13 miliar.

Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi merespons laporan tersebut dengan menyatakan bahwa pelaksanaan retreat telah berjalan sesuai aturan.

BACA JUGA :  Polisi Seret Ketua Gerindra Sultra Tersangka Kasus Penggelapan

“Melapor itu hak siapa saja, tapi saya pastikan semua sudah sesuai perundang-undangan. Tidak ada yang dilanggar, semuanya bisa dibuka,” ujar Prasetyo setelah rapat dengan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (3/3/2025).

Prasetyo juga menegaskan bahwa PT Lembah Tidar telah melalui proses tender sebelum ditunjuk sebagai pelaksana acara.

“Iya dong, tentu melalui tender,” ujarnya.

Sementara itu, Tito Karnavian memilih bungkam saat dimintai tanggapan mengenai pelaporan dirinya ke KPK.

Saat menghadiri acara taklimat dan buka puasa bersama di Istana Negara, Tito hanya melemparkan senyum dan terus berjalan tanpa memberikan pernyataan.

BACA JUGA :  Megawati Sebut Jokowi Tanpa PDIP Tak Bisa Jadi Presiden

Hal serupa juga dilakukan Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Ribka Haluk, yang awalnya menyapa awak media, tetapi langsung diam saat ditanya soal kasus ini.

Peneliti dari Perkumpulan Bantuan Hukum dan Hak Asasi Manusia Indonesia (PBHI), Annisa Azahra, menegaskan bahwa ada indikasi konflik kepentingan dalam retreat ini.

“Kami mencurigai adanya dugaan konflik kepentingan, karena PT Lembah Tidar dikelola oleh kader Partai Gerindra yang masih aktif berpolitik,” ujarnya di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan.

Selain itu, Annisa juga menyebut bahwa kepala daerah yang mengikuti retreat diduga diminta membayar sejumlah uang.

BACA JUGA :  Cak Imin Pastikan Golkar Berkoalisi dengan PKB dan Gerindra

“Kami menemukan bahwa ada kewajiban bagi kepala daerah untuk membayar biaya keikutsertaan, yang seharusnya tidak terjadi,” ungkapnya.

Hingga kini, KPK belum memberikan keterangan lebih lanjut terkait laporan tersebut.

Publik pun menanti tindak lanjut dari lembaga antirasuah dalam mengusut dugaan penyalahgunaan anggaran yang menyeret nama Mendagri Tito Karnavian.

 

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di Google News

Berita Terkait

Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat
Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi
Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?
Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand
LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal
Gara-gara Abu Vulkanik, Pak RT Salah Masuk Rumah Janda
Sidang Pembunuhan Kodingareng Kuliti Aksi Terdakwa, Saksi Rekam Eksekusi
Mintarsih Ungkap Ancaman Pembunuhan di Balik Perampasan Saham Blue Bird

Berita Terkait

Kamis, 10 September 2026 - 01:44 WITA

Bau Busuk ‘Korupsi’ Revitalisasi 2 SD Takalar Menyengat, Kejari Diminta Sikat

Kamis, 10 September 2026 - 00:08 WITA

Tak Puas Langkah Sekolah, Ortu Siswi Korban Bully di Takalar Lapor Polisi

Rabu, 9 September 2026 - 16:37 WITA

Diduga Genjot Bright Gas, Pertamina Dituding Mainkan Krisis LPG di Sulsel, Benarkah?

Rabu, 9 September 2026 - 01:57 WITA

Influencer Tajir Tewas Usai Jalani Suntik “Burung” di Thailand

Rabu, 9 September 2026 - 00:37 WITA

LPG 3 Kg Langka, Polda Sulsel Didesak Sikat Penimbun hingga Kios Nakal

Berita Terbaru