Dua Anak Demam Panas Terlantar Berjam-jam, Pelayanan Puskesmas Somba Opu Buruk

Kamis, 27 November 2025

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Puskesmas Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Puskesmas Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Zonafaktualnews.com – Seorang ibu rumah tangga (IRT), bernama Wenny menyampaikan keluhannya terkait pelayanan di Puskesmas Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan.

Wenny mendapati kedua anaknya, DN (10) dan CA (6), mengalami demam tinggi sehingga memutuskan membawa keduanya untuk mendapatkan penanganan medis pada Selasa (25/11/2025).

Kepada wartawan, Wenny mengungkapkan bahwa salah satu penyebab kekhawatirannya adalah kondisi gigi sang anak bungsu, CA, yang diketahui goyang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya mendapati anak saya CA gigi atasnya goyang, jadi saya menganggap penyebab demam tingginya faktor itu,” ujar Wenny, Rabu (26/11/2025).

Sesampainya di puskesmas, kedua anaknya diperiksa di ruang berbeda. CA diarahkan ke poli gigi, sementara DN ke poli anak.

BACA JUGA :  Tak Terima Pacar Diremas, Pria Gowa Tewas Dihajar di Makassar

Setelah pemeriksaan, Wenny mengaku kecewa terhadap pelayanan yang diterimanya.

Menurutnya, meski kondisi puskesmas sudah sepi dan tidak ada antrean, ia tetap harus menunggu obat untuk kedua anaknya selama berjam-jam tanpa ada kejelasan.

“Si kecil (CA) di poli gigi dan DN di poli anak, namun saya kecewa. Setelah diperiksa saya menunggu obat di apotik sampai berjam-jam tapi tak kunjung kedua anak saya disebut,” tutur Wenny.

Wenny mengaku bolak-balik antara apotek dan poli lantaran tidak mendapat jawaban pasti mengenai ketersediaan obat.

BACA JUGA :  Pemetik Motor Dicokok, Polisi Sita Hasil Curian dari Gowa, Barru dan Makassar

“Yang saya dapati, pegawai apotek mengatakan belum ada, coba tanyakan ke poli. Tapi setelah saya ke poli, dokternya bilang ‘iye tunggu mi di apotek’.

Jadi saya kembali lagi ke apotek menunggu dan menyampaikan. Setelah menunggu lama, saya bertanya lagi apakah obat anak saya sudah ada, tapi lagi-lagi jawabannya belum ada,” kesalnya.

Wenny berharap kejadian serupa tidak dialami pasien lain, terutama yang membawa anak dalam kondisi darurat.

BACA JUGA :  Lurah Kalaserena ‘Ngehalu’, Sertifikat Tanah BPN Disebut Salah Ukur

Hingga berita ini diturunkan, pihak Puskesmas Somba Opu belum memberikan klarifikasi resmi terkait keluhan tersebut.

 

(MIR/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan Dinilai Janggal, “Investigasi” Netizen Bidik Sang Ayah
DPRD Sulsel Dorong Pemindahan Titik Lokasi Yon TP 872 agar Tak Rugikan Warga
Polemik Lahan Yon TP 872 Temui Titik Temu, DPRD Sulsel Sepakati Pengalihan Lokasi
Hutan Lindung di Malino Gundul, Puluhan Hektare Diduga Dikuasai Mafia Kayu
Siswi SD di Medan Diduga Habisi Ibu Kandung dengan 20 Kali Tusukan Pisau
Jasad Warga Luwu Utara Masih Utuh, Kain Kafan Tetap Bersih Meski 28 Tahun Dikubur
30 Tahun Beroperasi, KOSIPA Sulselbar Diduga Kelola Dana Puluhan Miliar Tanpa Pajak
Mobil MBG Tabrak Barisan Siswa di SD Kalibaru, Puluhan Anak Dilarikan ke Rumah Sakit

Berita Terkait

Sabtu, 13 Desember 2025 - 13:37 WITA

Kasus Anak Bunuh Ibu di Medan Dinilai Janggal, “Investigasi” Netizen Bidik Sang Ayah

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:31 WITA

DPRD Sulsel Dorong Pemindahan Titik Lokasi Yon TP 872 agar Tak Rugikan Warga

Sabtu, 13 Desember 2025 - 10:28 WITA

Polemik Lahan Yon TP 872 Temui Titik Temu, DPRD Sulsel Sepakati Pengalihan Lokasi

Sabtu, 13 Desember 2025 - 00:59 WITA

Hutan Lindung di Malino Gundul, Puluhan Hektare Diduga Dikuasai Mafia Kayu

Jumat, 12 Desember 2025 - 18:18 WITA

Siswi SD di Medan Diduga Habisi Ibu Kandung dengan 20 Kali Tusukan Pisau

Berita Terbaru