Disnakertrans Tanggapi TKW yang Nangis Ingin Pulang

Sabtu, 1 April 2023 - 19:51 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Disnakertrans Tanggapi TKW yang Nangis Ingin Pulang

Screenshot video viral, Dede Aisyah yang mengaku diperlakukan seperti budak, diperjualbelikan di Suriah seharga Rp 180 juta

zonafaktualnews.com – Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang akan menindaklanjuti kasus Dede Aisyah yang viral di media sosial

Dede Aisyah wanita asal Karawang, Jawa Barat itu menangis mengaku ingin pulang ke Tanah Air karena sudah dijebak kerja di Suriah

Ia menyebut jika dirinya menjadi korban perdagangan manusia oleh perusahaan yang memberangkatkan dirinya ke Suriah.

Atas hal tersebut Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Karawang akan menindaklanjuti kasus tersebut

“Sudah (menerima laporan). Kemarin semenjak video itu viral soal TKW atas nama Dede Aisyah, kami langsung mengecek nama itu di Sitkom DLN (Sistem Komputer dalam dan Luar Negeri), namun datanya tidak ada,” ujar Kepala Subkor Penempatan Tenaga Kerja Dalam dan Luar Negeri Ijum Junaedi, Sabtu (1/4/2023)

BACA JUGA :  Sial...Curi Kambing, Motor Mogok, 2 Pemuda Lebaran di Sel

Ijum mengungkapkan, bahwa Dede merupakan seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) ilegal atau tidak memiliki prosedur yang berlaku.

Pasalnya, saat Dede menghubungi KBRI tidak mendapatkan respons karena tidak tercatat dalam PMI yang sedang bekerja di luar negeri.

“Dia memang berangkat kesana unprosedural. Makanya dia mengaku sudah menghubungi KBRI tapi tidak ada tindakan, sebetulnya bukan tidak ada tindakan disana mungkin belum ditindak karena berangkatnya unprosedural,” ungkapnya.

Tidak sampai di situ, menurut Ijum, pihak Disnakertrans Karawang pun akhirnya dapat mengetahui bahwa Dede merupakan warga dari Kecamatan Cikampek.

Untuk menindaklanjuti, Disnakertrans juga sudah menyurati Kementrian Tenaga Kerja dan Kementrian Luar Negeri.

BACA JUGA :  Jokowi Geram dengan Kasus Korupsi Proyek Jalur KA di Makassar

“Kami sudah ke kediamannya, ternyata dia warga Desa Dawuan, Kecamatan Cikampek, Kabupaten Karawang. Kami juga telah menyurati Kementerian Tenaga Kerja, dan Kementrian Luar Negeri untuk tindakan lebih lanjut memproses kepulangan Dede Asiyah,” katanya.

“Biasanya kan ada atase Kementrian Tenaga kerja di KBRI, proses kepulangan biasanya memakan waktu satu sampai 3 bulan. Tergantung nanti kan ada negosiasi juga sama majikannya,” sambungnya

Lebih lanjut, Ijum juga mengaku dibuat kerepotan karena perusahaan yang memberangkatkan Dede Asiyah merupakan agen tenaga kerja asal Suriah, sehingga pihaknya sulit meminta pertanggungjawaban pihak agen.

“Sponsornya (perusahaan) kan dari sana (Suriah) kita juga bingung meminta pertanggungjawaban bagaimana. Tapi yang jelas kita sudah memproses,” ujarnya.

BACA JUGA :  Nafsu Sudah di Ubun-ubun, Oknum Dosen Gagal Perkosa Mahasiswi

Sebelumnya diketahui, Dede membuat video mengaku menjadi korban perdagangan manusia sambil merintih tangisan.

Dari video yang beredar, Dede mengaku awalnya akan dipekerjakan di Istanbul Turki. Namun, entah apa yang terjadi Dede akhirnya dibawa dan dipekerjakan di Suriah

“Saya Dede Aisyah tolong saya saya mau pulang, perut saya sakit, jadi awalnya saya diiming-imingi kerja di Turkey gaji USD 600, tapi setelah di Istanbul saya dibawa ke Suriah,” petik suara Dede sambil menangis meminta tolong di video viral.

Editor : Isal

Berita Terkait

Langit Kotim “Muntah” Benda Asing? Cangkang Logam Raksasa Bikin Heboh
Merinding, Langit Palangka Raya Berubah Oranye Pekat Bak Film Kiamat
Ngeri! Rongga Bara Karhutla Kalteng Menganga, Muncul Lubang Api Bawah Tanah
Viral Video AI Prof Djokosoetono di Medsos, dr Mintarsih Buka Borok Blue Bird
Berawal dari Senggol Nama Ortu, 2 Pengantre BBM di Bone Saling Sabet Badik
Heboh, Kepsek dan Guru SD Pekalongan Terciduk “Adu Kelamin” di Ruang Kelas
Hercules Balas Tantangan Habib Bahar: Jangan Diadu Domba, Kita Ini Saudara
Gubernur Sulsel Dikuliti Netizen, Anggaran Sewa Bunga Rp1 Miliar Disoal