Disdik Takalar Diduga Mainkan Skema Licik Alihkan Swakelola ke Rekanan

Senin, 12 Mei 2025 - 12:19 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Disdik Takalar Diduga Mainkan Skema Licik Alihkan Swakelola ke Rekanan

Kantor Dinas Pendidikan Kabupaten Takalar (Ist)

Zonafaktualnews.com – Dugaan praktik manipulasi dalam proyek rehabilitasi sembilan sekolah di Kabupaten Takalar senilai Rp6,7 miliar kian menyeruak.

Proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) 2024 ini seharusnya dikelola secara swakelola oleh pihak sekolah.

Ironisnya, muncul indikasi kuat adanya upaya sistematis untuk mengalihkan pelaksanaan proyek ke pihak ketiga.

“Dinas Pendidikan Takalar disebut-sebut sebagai pihak yang mendorong agar proyek diserahkan ke rekanan tertentu, bukan dikerjakan langsung oleh pihak sekolah sebagaimana aturan swakelola,” bunyi informasi yang diperoleh dari sumber terpercaya. Senin (12/5/2025)

BACA JUGA :  Jukir Liar Makin Beringas di Makassar, PD Parkir Dinilai Gagal Lakukan Penertiban

Dugaan ini diperkuat oleh sikap dua sekolah yang memilih menolak tekanan tersebut. Penolakan itu justru membuka tabir dugaan skema licik yang dimainkan di balik layar proyek pendidikan.

Bukan hanya soal pengalihan pelaksanaan, sumber tersebut juga menyebut adanya permintaan setoran dari oknum Disdik Takalar.

“Oknum di Dinas Pendidikan, melalui perantara tertentu, meminta setoran awal Rp2,5 juta dari setiap kepala sekolah penerima proyek,” ujarnya.

BACA JUGA :  Pemilik Pete-pete di Makassar Resmi Polisikan Oknum Pemeras Sopir

Kepala Bidang Pendidikan Dasar (Kabid Dikdas) Disdik Takalar, Rahmadi Kulle, membantah semua tudingan tersebut.

Rahmadi menegaskan bahwa pelaksanaan proyek tetap berjalan sesuai aturan.

“Kami tidak pernah mengarahkan ke rekanan. Semua tetap sesuai aturan. Kalau ada penyimpangan, silakan buktikan,” kata Rahmadi.

Meski begitu, kesaksian di lapangan justru menunjukkan fakta berbeda. Bahkan, seorang rekanan secara terang-terangan mengaku telah menyetor 10 persen dari nilai proyek kepada kepala sekolah, memperkeruh situasi yang sudah buram.

BACA JUGA :  Petugas PT Pelni Makassar Diduga Pungli, Penumpang Ngamuk

Editor : Id Amor
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bisnis Tambang Ilegal di Bontonompo Gowa Berjalan Mulus, Siapa yang Beri Restu?
Kejati Sulsel Diduga Kangkangi SE JamPIDUM, Suradi Siapkan Aduan ke Jamwas
Tak Jelas Usut Dugaan Korupsi KONI Rp15 M, Kejari Makassar Diseret ke Jamwas
Spill Tipis-tipis Isu Selingkuh Bupati-Ketua DPRD, Admin Lambe Turah Dipolisikan
KPK Siap Terbitkan Surat Jemput Paksa Nusron Wahid yang Masih Ngumpet
GRH Sulsel Minta Polri Jangan Cuma Tangkap Kurir, Sikat dan Miskinkan Bandar Sabu
KPK Tolak “Bisikan” Luhut ke Prabowo Soal Penghapusan Kerugian Negara
AHY Berpeluang Besar Menggantikan Wapres Gibran Bila Tergeser dari Istana