Diduga Ulah Anak SMPN 26 Makassar, 2 Pelajar Dikeroyok hingga Pipi Bolong

Kamis, 5 November 2026 - 15:28 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Diduga Ulah Anak SMPN 26 Makassar, 2 Pelajar Dikeroyok hingga Pipi Bolong

Dua korban pengeroyokan di Makassar menunjukkan luka di bagian pipi dan telinga usai diserang sekelompok remaja bermotor di Kompleks Tabaria. (Foto kolase).

Zonafaktualnews.com – Dua pelajar menjadi korban penganiayaan saat nongkrong di Kompleks Tabaria, Blok G, Kota Makassar.

Kasus dugaan pengeroyokan tersebut kini resmi dilaporkan ke Polrestabes Makassar.

Peristiwa ini bermula saat MZ (15) baru saja pulang sekolah pada Kamis (5/11/2026). Sebelum menuju ke lokasi, ia sempat membeli es teh madu.

MZ kemudian duduk santai bersama teman-teman sekelasnya di bawah pohon dekat lapangan bola Kompleks Tabaria.

Tak lama berselang, suasana mendadak berubah ketika sekitar 10 sepeda motor yang ditumpangi rombongan remaja datang mengepung lokasi.

Para ramaja tersebut datang berboncengan tiga hingga empat orang dalam satu motor. Rombongan itu langsung menghampiri dan mengerumuni MZ.

BACA JUGA :  Terlibat Narkoba, 4 Anggota Polrestabes Makassar Dipecat Tidak Hormat

Salah satu pelaku sempat menanyakan sesuatu kepada MZ. Namun secara tiba-tiba, pelaku lainnya langsung memukul MZ dari arah belakang.

“Saya awalnya hanya duduk bersama teman-teman. Tiba-tiba mereka datang sekitar 10 motor dan langsung mengerumuni saya. Ada yang bertanya, tetapi tiba-tiba salah seorang dari mereka langsung memukul saya dari belakang,” ungkap MZ kepada Wartawan pada Kamis, (5/11/2026).

Saat berbalik, MZ langsung dihajar secara bersamaan oleh sejumlah orang. Salah satu pelaku menduga menggunakan kunci motor untuk memukul pipi kanan MZ hingga mengalami luka berlubang.

“Saya dipukul menggunakan kunci motor di bagian pipi kanan. Saat saya mau lari, saya ditendang sampai jatuh. Setelah berdiri, motor saya juga ditendang lagi. Karena takut dan tidak bisa melawan, saya langsung lari ke sekolah,” tuturnya.

BACA JUGA :  Tim Kuasa Hukum Tersangka Tantang Kasat Reskrim Polrestabes Makassar

Tak hanya MZ, sepupunya yang berinisial MF (14) juga ikut menjadi korban pemukulan kunci motor pada bagian telinga sebelah kiri.

Orang tua korban, Amir Kadir, mendatangi Polrestabes Makassar untuk melaporkan peristiwa tersebut.

Laporan resmi tercatat dengan nomor LP/B/2904/XI/2026/SPKT/Polrestabes Makassar/Polda Sulsel.

Amir mengaku sangat prihatin atas insiden kekerasan yang menimpa anak dan keponakannya tersebut.

“Sebagai orang tua, tentu saya sangat prihatin. Anak saya masih berusia 15 tahun, sementara sepupunya juga baru 14 tahun. Mereka seharusnya bisa beraktivitas dengan aman, bukan justru menjadi korban kekerasan,” ungkap Amir Kadir.

BACA JUGA :  Kasus Laporan Menteri Amran, Penyidik Panggil Paksa Advokat Wawan Nur Rewa

Pihak keluarga berharap aparat kepolisian segera mengidentifikasi dan menangkap seluruh pelaku yang diduga berasal dari SMP Negeri 26 Makassar.

“Kami berharap polisi segera menindaklanjuti laporan ini, mengungkap siapa saja yang terlibat, dan memberikan keadilan bagi anak-anak kami,” tegasnya.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polrestabes Makassar maupun SMP Negeri 26 Makassar terkait dugaan kasus pengeroyokan tersebut.

Editor : Id Amor

Berita Terkait

Geng Solo Tersudut, Dugaan Penyadapan Prabowo Seret Nama Jokowi dan Gibran
Diduga Eksploitasi Pelajar PKL Tameng Chaos Demo, IPM Kecam PDAM Palopo
Usai Jenderal Kuat Tersangka Penyadapan Presiden, Aktor Berinisial J Mulai Dibidik
Kecewa Kasus Tambang Liar Diabaikan, Propam Diminta Evaluasi Polres Lutra
Misteri Inisial L Terkuak, Eks Kapolri Terseret Penyadapan Prabowo Jadi Tersangka
Gempar, 6 Jenderal Polisi Ditangkap Terkait Sadap Prabowo, Siapa Inisial L?
Pengamat Politik Minta Jokowi Jangan “Ngehalu” PSI Bisa Jadi Partai Besar
Ngotot Tantang UAS-UAH, Herri Pras Ditendang Petarung MMA Tanpa Melawan