Diduga Otak Jaringan Narkoba Jambi, Helen Dian Krisnawati Dituntut Hukuman Mati

Jumat, 25 Juli 2025 - 14:03 WITA

Bagikan artikel ini melalui

Facebook
Twitter
WhatsApp
Telegram
Copy Link

Diduga Otak Jaringan Narkoba Jambi, Helen Dian Krisnawati Dituntut Hukuman Mati

Terdakwa Helen Dian Krisnawati dituntut hukuman mati (Ist)

Zonafaktualnews.com – Kejaksaan Negeri (Kejari) Jambi menuntut hukuman mati terhadap Helen Dian Krisnawati, terdakwa kasus peredaran gelap narkotika yang diduga sebagai pengendali utama jaringan narkoba di Kota Jambi.

Tuntutan tersebut disampaikan Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang di Pengadilan Negeri (PN) Jambi, Rabu (24/7/2025).

Dalam dakwaannya, JPU menyatakan Helen terbukti bersalah secara sah dan meyakinkan, bersama dua terdakwa lainnya, yakni Harifani alias Ari Ambok dan Didin alias Diding bin Tember.

Ketiganya dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 132 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika, yang mengancam pidana maksimal berupa hukuman mati.

BACA JUGA :  Mama Muda Penikmat "Lato-lato" Lapor Polisi, Ngaku Digenjot 8 Anak

Dalam sidang yang dihadiri aparat penegak hukum dan masyarakat tersebut, Helen tampak mengenakan baju tahanan berwarna oranye.

Helen Dian Krisnawati duduk tertunduk diam di kursi terdakwa, dengan wajah tegang.

Suasana ruang sidang berlangsung serius, diikuti secara seksama oleh para pengunjung.

Jaksa membeberkan sejumlah poin pemberat terhadap Helen, antara lain:

  • Berperan sebagai pengendali utama jaringan narkoba di Jambi.
  • Merusak masa depan generasi muda, bertentangan dengan upaya negara dalam memberantas narkoba.
  • Tidak kooperatif dan kerap berbelit-belit selama proses hukum.
  • Tidak ditemukan satu pun hal yang meringankan.
BACA JUGA :  Anggota Ormas di Jambi Habisi Nyawa Polisi dengan Barbel

Sementara dua terdakwa lain ditangani dalam berkas terpisah:

  • Harifani alias Ari Ambok telah divonis 9 tahun penjara.
  • Didin alias Diding dituntut 12 tahun penjara.

Sidang terhadap Helen akan kembali digelar pada Kamis, 31 Juli 2025, dengan agenda pembacaan pledoi atau nota pembelaan dari terdakwa dan kuasa hukumnya. Saat ini, Helen masih ditahan di Lapas Perempuan Jambi.

BACA JUGA :  Begini Tampang Mama Muda Penikmat "Lato-lato" 17 Bocah

Pihak Kejari Jambi menegaskan bahwa tuntutan ini adalah bentuk komitmen penegak hukum dalam memerangi kejahatan narkotika dan menjaga keamanan masyarakat dari ancaman peredaran gelap narkoba.

(Muh Syahrir CFLE/ID)
Follow Berita Zona Faktual News di TikTok

Berita Terkait

Bahlil Tepis Tudingan Penyadapan: Gimana Bisa? Saya Pun Disadap, Abuleke!
Ayah Tiri Mabuk Mengamuk di Gowa, Istri dan Anak Dihajar Pakai Kipas Angin
Daftar Target Penyadapan Bocor, Luhut dan Gibran Tak Masuk, Ada Apa?
Dikabarkan Hilang Usai Listyo Tersangka, Begini Fakta Posisi Seskab Teddy
Diserang di Sidang Roy Suryo, Jokowi Tolak Permintaan Uji Labfor Ulang Ijazah
Jenderal Perusak Negara Bertambah, Eks Kadiv TIK Tersangka Sadap Prabowo
Jokowi Pamer Ijazah SD hingga S1, Roy Suryo Tertawa Nyinyir Sebut Palsu
Diduga Ulah Anak SMPN 26 Makassar, 2 Pelajar Dikeroyok hingga Pipi Bolong